SURABAYA,abadinews.id – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. mewakili Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin, M.A. menerima kunjungan Delegasi Angkatan Darat Jerman dalam rangkaian kegiatan *1st Army Staff Talks German 2025* di Ruang Bung Tomo Makodam V/Brawijaya, Kamis (13/11/2025).
Pertemuan ini menjadi kelanjutan pembahasan hasil *Army Staff Talks* yang telah digelar sebelumnya di Malang-Jatim. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara TNI AD dan Angkatan Darat Jerman dalam menghadapi tantangan pertahanan global yang semakin kompleks.
Baca Juga: Pangdam V/Brawijaya Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-81 Kemerdekaan RI di DPRD Jawa Timur
Kasdam V/Brawijaya menyampaikan sambutan Pangdam V/Brawijaya yang menekankan arti penting kerja sama bilateral untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia militer, terutama dalam bidang intelijen, siber, serta pelatihan bersama dalam kerangka misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB.
Baca Juga: Kembali dengan Selamat, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Dedikasi Prajurit Satgas Yonif 521/DY di Papua
Delegasi Jerman yang dipimpin Colonel (GS) Alfred John Heinrich Gifford Grethe hadir bersama sejumlah perwira, antara lain Colonel Markus Thiel, Lieutenant Colonel Christian Kaiser, dan Major Patrick Staubach. Dari pihak TNI AD turut hadir Paban VIII/Kermalat Non Asia Sopsad, Kolonel Inf Tommy Anderson, M.P.I.C.T. dan beberapa perwira staf Sopsad.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan presentasi, penandatanganan *minutes of meeting*, pertukaran cinderamata, serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan diplomasi pertahanan antara kedua angkatan darat. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan saling menghormati.
Baca Juga: Kasdam V/Brawijaya Pimpin Upacara 17 Juni 2026, Tegaskan Penguatan Kinerja dan Ketahanan Nasional
Kasdam V/Brawijaya berharap, pertemuan ini menjadi pijakan strategis untuk memperluas kerja sama militer yang lebih terarah dan saling menguntungkan, guna mendukung terciptanya stabilitas regional serta peningkatan profesionalisme prajurit kedua negara.(Red)
Editor : Redaksi