<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>AbadiNews.id  - Berita Peristiwa  Hari Ini</title>
                <atom:link href="https://abadinews.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://abadinews.id/</link>
                <description>abadinews.id merupakan media online yang mengedepankan akurasi dan fakta dilapangan tanpa mengurangi nilai-nilai jurnalisme</description>
                <lastBuildDate>Fri, 15 May 2026 21:28:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://abadinews.id/</generator>
                <image>
                    <url>https://abadinews.id/po-content/logo/logo.png?v=072631</url>
                    <title>AbadiNews.id  - Berita Peristiwa  Hari Ini</title>
                    <link>https://abadinews.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Surabaya Sport Fashion Festival 2026 Padukan Sportwear, Wastra Nusantara dan Gaya Hidup Modern]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16038-surabaya-sport-fashion-festival-2026-padukan-sportwear-wastra-nusantara-dan-gaya-hidup-modern</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16038-surabaya-sport-fashion-festival-2026-padukan-sportwear-wastra-nusantara-dan-gaya-hidup-modern</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 21:28:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya – Kota Pahlawan kembali menunjukkan geliat industri kreatif melalui gelaran "Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026*yang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya &ndash; Kota Pahlawan kembali menunjukkan geliat industri kreatif melalui gelaran "Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026*yang resmi digelar pada 15-17 Mei 2026 di Ciputra World Surabaya. Festival yang memadukan dunia olahraga, fashion, budaya dan gaya hidup modern tersebut sukses menarik perhatian pecinta mode, pelaku UMKM hingga komunitas kreatif dari berbagai daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ajang yang digagas Vante Management bersama Ciputra World Surabaya itu hadir sebagai ruang kolaborasi baru bagi desainer lokal untuk mengeksplorasi tren sport fashion berbasis wastra Nusantara. Konsep ini sekaligus menjadi jawaban atas berkembangnya gaya hidup sehat dan kebutuhan busana olahraga yang tetap fashionable serta memiliki identitas budaya Indonesia.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari pertama pelaksanaan SSFF 2026 berlangsung meriah dengan penampilan berbagai desainer dan brand lokal yang menampilkan karya sportwear inovatif di atas runway. Sejumlah nama yang turut ambil bagian di antaranya IMUZ by Imam Mustafa, N.A.R.I by Nano, Desain Fashion Tekstil Petra Christian University, Divabela x Aora, Namira Ecoprint, APPMI hingga Unerd Footwear yang mengusung konsep &ldquo;running with your heart&rdquo;.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Creative Director SSFF, Arif Santoso, mengatakan bahwa festival ini bukan sekadar pertunjukan busana, melainkan upaya menghadirkan identitas baru dalam industri fashion nasional melalui penggabungan unsur olahraga dengan kekayaan tekstil tradisional Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, tren sportwear saat ini berkembang sangat pesat dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Karena itu, SSFF hadir untuk memberikan ruang bagi desainer lokal dan UMKM agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern tanpa meninggalkan karakter budaya Nusantara.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, penggunaan motif etnik dan wastra tradisional pada pakaian olahraga menjadi salah satu daya tarik utama festival tersebut. Selain menghadirkan estetika yang unik, konsep tersebut juga diharapkan mampu memperluas pasar produk fashion lokal hingga ke tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;SSFF menjadi ruang eksperimen kreatif yang mempertemukan tradisi dengan gaya hidup modern. Kami ingin menunjukkan bahwa wastra Nusantara juga bisa tampil dinamis, sporty dan relevan dengan generasi muda,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SSFF 2026 juga dinilai mampu membuka peluang baru bagi pelaku UMKM lokal, khususnya produsen tekstil, ecoprint dan apparel olahraga untuk memperluas jejaring bisnis. Banyak produk lokal yang mendapat perhatian pengunjung karena berhasil memadukan kenyamanan sportwear dengan sentuhan budaya Indonesia yang khas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain menjadi ajang promosi industri kreatif, pelaksanaan SSFF juga memperkuat posisi Surabaya sebagai kota penyelenggara event kreatif dan lifestyle terbesar di Jawa Timur. Festival ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian semarak Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 yang tahun ini mengusung berbagai konsep sportainment dan festival budaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang pembukaan acara. Pengunjung memadati area festival untuk menyaksikan runway show, berburu produk fashion lokal hingga menikmati berbagai pertunjukan hiburan yang disajikan panitia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan konsep kolaboratif antara olahraga, fashion dan budaya, Surabaya Sport Fashion Festival 2026 diharapkan mampu menjadi agenda tahunan berskala nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Kota Surabaya.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Saya berbahagia karena hari ini kita diberi kesempatan untuk bisa berkumpul dalam acara yang sangat luar biasa ini bersama Arif. Menurut saya, selama ini orang memandang olahraga hanya soal prestasi, keringat, dan kompetisi. Namun ide kreatif seperti yang digagas Arif ini menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya tentang prestasi dan keringat, tetapi juga mampu memunculkan identitas,&rdquo; ujar Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, pakaian atau fashion yang digunakan atlet maupun penggiat olahraga saat ini telah menjadi bagian dari identitas diri. Ia menilai perkembangan tren olahraga di masyarakat juga semakin luas, tidak hanya berfokus pada atlet profesional, tetapi juga komunitas olahraga yang terus tumbuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Sekarang bicara olahraga bukan hanya atlet, tetapi juga penggiat olahraga. Kita lihat ada padel, pickleball, lari, dan berbagai aktivitas olahraga lain yang sekarang sudah sangat dekat dengan masyarakat. Hampir setiap hari kita temui di jalan maupun fasilitas olahraga,&rdquo; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Arderio berharap event yang memadukan olahraga dan fashion seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi ruang kolaborasi positif bagi masyarakat olahraga di Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Semoga acara seperti ini bisa terus berkesinambungan, karena kita semua harus berolahraga. Kita perlu badan yang sehat, tetapi kita juga perlu identitas dalam berolahraga. Fashion dan gaya hidup bisa dibawa ke ranah olahraga, dan fashion punya tempat tersendiri di tengah masyarakat olahraga,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Arderio juga membuka peluang kolaborasi antara penyelenggara event dengan KONI Surabaya untuk mendukung agenda olahraga yang lebih besar ke depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Tadi saya juga sempat ngobrol dengan Mas Rinto. Insyaallah beliau nanti akan memegang Tour de Porprov. Kami ingin Tour de Porprov menjadi miniatur Porprov yang akan berlangsung sekitar September atau Oktober nanti. Mungkin Mas Arif, Mas Rinto, dan KONI bisa berkolaborasi agar masyarakat Surabaya melihat olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bagaimana atlet dan penggiat olahraga bisa menunjukkan identitasnya melalui fashion,&rdquo; jelasnya.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img20260515204551.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Surabaya Sport Fashion Festival 2026 Padukan Sportwear, Wastra Nusantara dan Gaya Hidup Modern]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Life Style]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Definitif, Ferina Ketua Pengprov MI Kalsel,Ketum PBMI Ingatkan Atlet Muaythai]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16037-definitif-ferina-ketua-pengprov-mi-kalselketum-pbmi-ingatkan-atlet-muaythai</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16037-definitif-ferina-ketua-pengprov-mi-kalselketum-pbmi-ingatkan-atlet-muaythai</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 17:30:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Banjarbaru - Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat membuka Musyawarah Provinsi Luar Biasa]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Banjarbaru - Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat membuka Musyawarah Provinsi Luar Biasa Muaythai Indonesia Kalimantan Selatan mengingatkan para Atlet dan insan Muaythai Indonesia, termasuk Wasit dan Pelatiih, untuk tidak mengikuti hasutan dan ajakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab agar tidak mengakui kepengurusan PBMI yang sah.</p>
<p>&ldquo;Saya ingatkan kepada para Atlet dan Insan Muaythai lainnya, seperti Wasit dan Pelatih, bahwa Anda semua tidak akan bisa mengikuti pertandingan resmi, baik itu Kerjurnas, Kejurda, PON, dan SEA Games, tanpa didaftarkan oleh PBMI yang diakui oleh KONI Pusat dan KOI serta Induk Federasi Muaythai IFMA,&rdquo; tandas LaNyalla yang hadir didampingi Sekjend PBMI Azwan Karim, Jumat (25/5/2026).</p>
<p>Penegasan itu disampaikan LaNyalla, yang juga Senator Republik Indonesia menyusul adanya sekelompok orang yang mengaku-ngaku sebagai pengurus PBMI yang diduga mengajak para Atlet untuk ikut menolak keberadaan PBMI yang ia pimpin.</p>
<p>&ldquo;Saya juga mengingatkan orang-orang yang mengaku PBMI atau yang mengaku Ketua Umum PBMI yang beraktifitas tanpa SK KONI itu, bahwa yang kalian lakukan selain melanggar hukum pidana karena menggunakan lambang dan nama organisasi tanpa hak, juga hanya menjadi pengganggu pembinaan cabang olahraga di Indonesia,&rdquo; tukasnya.</p>
<p>Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia itu juga mengingatkan bahwa PBMI yang sah di bawah kepemimpinannya adalah PBMI yang diakui KONI Pusat, KOI dan mendapat dukungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI untuk terus melakukan pembinaan cabang olahraga Muaythai di Indonesia.</p>
<p>&ldquo;Dan yang lebih menggembirakan adalah dukungan dari Federasi Internasional Muaythai, melalui Surat yang dikirim Presiden IFMA kepada saya, selaku Ketua Umum PBMI, yang menyatakan bahwa IFMA hanya mengakui PBMI yang saya pimpin, sekaligus sebagai satu-satunya organisasi Muaythai yang ada di Indonesia yang diakui IFMA,&rdquo; ungkap Ketua DPD RI ke-5 itu.</p>
<p>Ketum PBMI masa bakti 2026-2030 itu juga menyampaikan bahwa PBMI, melalui Badan Yudisial yang sudah terbentuk di pusat, dapat menjatuhkan sanksi kepada Insan Muaythai Indonesia berupa sanksi terberat untuk tidak dapat mengikuti pertandingan resmi di dalam dan di luar negeri. &ldquo;Saya ingatkan para Atlet, jika kalian terus melakukan itu, hanya akan merugikan karir kalian,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>Untuk itu, LaNyalla menghimbau para Atlet yang terhasut dengan pihak yang mengaku-ngaku PBMI untuk kembali sebelum menerima sanksi. Kembali ke Pengprov dan Pengkab/Pengkot masing-masing untuk menyongsong Kejurnas 2026, PON Beladiri 2026, Muaythai Championship di Malaysia dan persiapan SEA Games 2027.</p>
<p>*Ketua Terpilih*</p>
<p>Sementara itu, Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) MI Kalimantan Selatan yang diikuti 13 pemilik suara, lengkap seluruh Pengurus Kabupaten/Kota se-Kalimantan, secara aklamasi memilih Ferina sebagai Ketua Pengprov MI Kalimantan Selatan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ferina siap menerima amanah untuk segera melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka sukses program kerja yang telah ditetapkan dalam Rakernas 10 April 2026 di Jakarta, yang dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir dan dihadiri Ketua Umum KONI Pusat Letjend TNI (Purn) Marciano Norman dan jajaran, serta Ketua KOI Raja Sapta Oktohari.</p>
<p>&ldquo;Kami siap mendukung arah kebijakan PBMI bahwa organisasi ini harus fokus melakukan pembinaan Insan Muaythai Indonesia dan menomorsatukan integritas. Sehingga tidak boleh ada kepentingan pribadi yang membonceng organisasi. Kami seluruh pengurus di Provinsi dan Kabupaten/Kota siap menandatangani Pakta Integritas yang dikeluarkan PBMI,&rdquo; ungkap Ferina.</p>
<p>Hadir dalam Musprovlub tersebut, Heru Susmianto, Kepala Bidang Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan dan Hesley Junianto, Wakil Sekretaris KONI Provinsi Kalimantan Selatan.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0242.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Definitif, Ferina Ketua Pengprov MI Kalsel,Ketum PBMI Ingatkan Atlet Muaythai]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Olahraga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tak Sekadar Organisasi, MPC Pemuda Pancasila Surabaya Kini Hadirkan Posbakum di 31 Kecamatan]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16036-tak-sekadar-organisasi-mpc-pemuda-pancasila-surabaya-kini-hadirkan-posbakum-di-31-kecamatan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16036-tak-sekadar-organisasi-mpc-pemuda-pancasila-surabaya-kini-hadirkan-posbakum-di-31-kecamatan</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 16:06:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Surabaya resmi membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di seluruh 31 Pimpinan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya &ndash; Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Surabaya resmi membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di seluruh 31 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila tingkat kecamatan se-Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus memperkokoh konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembentukan Posbakum itu digagas langsung oleh MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya melalui Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) sebagai bentuk penguatan fungsi sosial organisasi di tengah masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya, Baso Juherman, mengatakan keberadaan Posbakum di setiap PAC menjadi bukti keseriusan organisasi dalam memberikan pendampingan, penyuluhan, serta pembelaan hukum kepada masyarakat maupun kader Pemuda Pancasila di tingkat akar rumput.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, Kota Surabaya memiliki kompleksitas persoalan hukum yang cukup tinggi dibanding daerah lain sehingga dibutuhkan pelayanan hukum yang lebih cepat, dekat dan mudah dijangkau masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Surabaya memiliki kompleksitas permasalahan yang sangat tinggi. Karena itu kami berinisiatif membentuk Pos Bantuan Hukum di seluruh PAC Pemuda Pancasila kecamatan se-Surabaya agar pelayanan hukum bisa lebih cepat, tepat dan dekat dengan masyarakat,&rdquo; ujar Baso Juherman saat peluncuran Posbakum tingkat kecamatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, selama ini struktur BPPH hanya berada di tingkat pusat, wilayah dan cabang. Namun MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya mengambil langkah progresif dengan membentuk Posbakum hingga tingkat kecamatan sebagai ujung tombak organisasi dalam menjalankan fungsi sosial dan pembelaan hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Baso, Posbakum bukan hanya berfungsi memberikan bantuan hukum, tetapi juga menjadi sarana pendidikan kader agar memahami tujuan utama organisasi, yakni menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Jangan sampai kita melupakan tujuan utama organisasi. Pemuda Pancasila hadir untuk menjaga NKRI dan membantu masyarakat. Posbakum ini menjadi alat perjuangan organisasi dalam menangani persoalan hukum di tengah masyarakat,&rdquo; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pelaksanaannya nanti, Posbakum akan bergerak di berbagai bidang hukum. Mulai persoalan sosial, sengketa masyarakat, pendampingan warga, persoalan ketenagakerjaan hingga berbagai persoalan hukum lain yang terjadi di lingkungan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Baso Juherman menegaskan seluruh pengurus Posbakum wajib berada dalam garis koordinasi dan instruksi organisasi MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya agar seluruh pelayanan hukum berjalan sesuai aturan organisasi dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Semua harus berjalan sesuai aturan organisasi. Jangan sampai ada pihak lain menggunakan nama Pemuda Pancasila tanpa koordinasi. Karena itu Posbakum ini dibentuk resmi dan memiliki struktur yang jelas,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa ke depan akan diterbitkan surat keputusan serta legalitas resmi bagi pengurus Posbakum tingkat kecamatan agar memiliki tanggung jawab yang jelas dalam menjalankan pelayanan hukum kepada masyarakat.</p>
<p>Peluncuran Posbakum tersebut turut dihadiri Ketua MPW pemuda Pancasila Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Sekertaris MPC pemuda Pancasila kota Surabaya Baso Juherman,pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya, pengurus BPPH, calon pimpinan Posbakum tingkat PAC se-Kota Surabaya, serta sejumlah praktisi hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan itu, para pengurus Posbakum juga mendapatkan arahan terkait mekanisme pendampingan hukum, pola koordinasi organisasi hingga etika pelayanan kepada masyarakat agar keberadaan Posbakum benar-benar memberikan manfaat nyata dan profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan terbentuknya Posbakum di seluruh PAC, MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya berharap organisasi semakin hadir di tengah masyarakat dan mampu menjadi wadah pelayanan, pendampingan serta penyelesaian persoalan hukum secara humanis, profesional dan bertanggung jawab.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img20260515151232.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tak Sekadar Organisasi, MPC Pemuda Pancasila Surabaya Kini Hadirkan Posbakum di 31 Kecamatan]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Khofifah dan Aries Agung Paewai Lepas Peserta Magang Luar Negeri, SMK Jatim Siap Mendunia]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16035-khofifah-dan-aries-agung-paewai-lepas-peserta-magang-luar-negeri-smk-jatim-siap-mendunia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16035-khofifah-dan-aries-agung-paewai-lepas-peserta-magang-luar-negeri-smk-jatim-siap-mendunia</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 13:23:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Tulungagung &ndash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global melalui pelepasan peserta Program Magang Kerja Luar Negeri bagi murid SMK dan alumni pekerja migran di Tulungagung, Jumat (15/5/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan usai rangkaian kunjungan kerja dan peresmian revitalisasi, rehabilitasi, serta pembangunan prasarana SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Dalam agenda tersebut, Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai serta Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prosesi pelepasan berlangsung penuh semangat dan haru. Khofifah secara langsung memasangkan jaket kepada para peserta program yang terdiri dari tujuh putra dan tiga putri sebagai simbol kesiapan generasi muda Jawa Timur untuk memasuki dunia kerja internasional dan membawa nama baik daerah maupun bangsa di kancah global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam program tersebut, para peserta akan diberangkatkan ke berbagai negara tujuan strategis yang selama ini menjadi pusat kebutuhan tenaga kerja terampil dunia, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Jerman, Uni Emirat Arab hingga Arab Saudi. Negara-negara tersebut dinilai memiliki peluang besar bagi lulusan vokasi yang memiliki kompetensi teknis, disiplin kerja, dan kemampuan adaptasi tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khofifah menyampaikan bahwa program magang kerja luar negeri menjadi bagian penting dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri global. Menurutnya, lulusan SMK tidak hanya harus siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing secara profesional di pasar internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang. Anak-anak SMK Jawa Timur harus percaya diri, memiliki kompetensi, karakter, disiplin dan etos kerja yang kuat sehingga mampu bersaing di tingkat global,&rdquo; ujar Khofifah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, keberangkatan peserta magang kerja luar negeri tersebut juga menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur terus mengalami kemajuan signifikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata Khofifah, akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, lembaga pelatihan, serta mitra internasional agar peluang kerja bagi lulusan SMK semakin luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Data tahun 2026 menunjukkan tingginya minat dan kesiapan lulusan SMK untuk mengikuti program kerja luar negeri. Dari wilayah Tulungagung saja tercatat sebanyak 898 pelajar SMK mengikuti program magang kerja dan penempatan luar negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara secara keseluruhan di Jawa Timur, jumlah peserta mencapai 4.920 siswa dan lulusan SMK. Rinciannya, sebanyak 3.186 peserta mengikuti program magang kerja luar negeri dan 1.734 lulusan SMK kembali bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kompetensi, pengalaman internasional, dan penguatan karakter generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Ini bukan hanya soal bekerja di luar negeri, tetapi bagaimana anak-anak SMK Jawa Timur mampu belajar budaya kerja global, meningkatkan keterampilan, dan kembali membawa pengalaman berharga untuk kemajuan daerah,&rdquo; ungkap Aries.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum pelepasan peserta magang kerja luar negeri ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur terus bergerak maju secara berkelanjutan dalam menyiapkan generasi unggul, adaptif, profesional, dan siap menjawab tantangan dunia industri internasional di era persaingan global.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0153.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Khofifah dan Aries Agung Paewai Lepas Peserta Magang Luar Negeri, SMK Jatim Siap Mendunia]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jatim Specialty Coffee &amp; Tobacco 2026 Resmi Digelar, Targetkan 4.000 Pengunjung]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16034-jatim-specialty-coffee-tobacco-2026-resmi-digelar-targetkan-4000-pengunjung</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16034-jatim-specialty-coffee-tobacco-2026-resmi-digelar-targetkan-4000-pengunjung</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 11:37:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[ abadinews.id, Jember - Gelaran “Jatim Specialty Coffee, Tobacco dan UKM/UMKM Fest Vol 3” resmi dimulai pada Jumat (15/5/2026) di Alun-Alun]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;abadinews.id, Jember - Gelaran &ldquo;Jatim Specialty Coffee, Tobacco dan UKM/UMKM Fest Vol 3&rdquo; resmi dimulai pada Jumat (15/5/2026) di Alun-Alun Jember, Jawa Timur. Event tahunan yang menjadi wadah promosi kopi, tembakau serta produk unggulan UMKM tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembukaan festival diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana penuh semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai dimulainya festival yang kini memasuki tahun ketiga penyelenggaraan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Jatim Specialty Coffee & Tobacco 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan maupun kendala teknis selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya event ini. Kami juga memohon maaf apabila ada kesalahan teknis selama pelaksanaan kegiatan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam laporannya, panitia menyebutkan bahwa total terdapat 40 stan atau booth yang ikut meramaikan festival. Sebanyak 13 stan diisi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sedangkan 28 stan lainnya diisi oleh pelaku UMKM lokal dari berbagai sektor usaha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut panitia, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan naik kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah dengan terselenggaranya event ini kita masih bisa membantu UMKM lokal berkembang dan naik kelas,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain menghadirkan pameran produk unggulan, panitia juga menyiapkan berbagai agenda pendukung yang menarik perhatian masyarakat. Di antaranya lomba karaoke antar OPD yang digelar pada Jumat sore hingga malam hari serta kegiatan fun run yang akan dilaksanakan pada Minggu mendatang dengan jumlah peserta mencapai sekitar 2.200 orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Panitia pun menargetkan jumlah pengunjung festival selama pelaksanaan kegiatan dapat menembus lebih dari 4.000 orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua LSM MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah berkembang menjadi agenda tahunan yang mendapat perhatian besar dari Pemerintah Kabupaten Jember maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, Kabupaten Jember memiliki potensi besar sebagai episentrum kopi dan tembakau nasional karena didukung kualitas hasil perkebunan yang unggul serta kekuatan pelaku UMKM lokal yang terus tumbuh dan berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kalau berbicara episentrum kopi dan tembakau, maka Jember adalah daerah yang sangat layak. Ini harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat,&rdquo; kata Heru Satriyo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Jawa Timur yang berhalangan hadir karena harus bertolak ke Jakarta untuk persiapan ibadah haji. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur disebut tetap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kopi dan tembakau di Kabupaten Jember.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Heru Satriyo turut mengapresiasi keterlibatan sejumlah OPD Pemprov Jatim yang ikut berpartisipasi dalam festival tersebut, mulai dari Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Peternakan hingga Dinas Koperasi dan UKM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi langkah strategis dalam membantu UMKM agar mampu berkembang lebih luas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Melalui kolaborasi ini akhirnya 28 pelaku usaha bisa mengikuti pameran secara gratis. Ini bentuk dukungan nyata kepada UMKM,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan festival tersebut murni bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM dan tidak berorientasi pada keuntungan pribadi maupun organisasi tertentu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini adalah karya bersama untuk masyarakat dan pelaku usaha UMKM. Kami ingin harmonisasi antara pemerintah dan pelaku usaha terus terjaga,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Heru Satriyo kembali mengingatkan harapan besar agar program &ldquo;Surga Kopi Indonesia&rdquo; yang pernah disampaikan Bupati Jember pada pelaksanaan festival sebelumnya dapat segera direalisasikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kami berharap launching Surga Kopi Indonesia di Jember benar-benar bisa terwujud sehingga semakin menegaskan bahwa Jember merupakan episentrum kopi dan tembakau Indonesia,&rdquo; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai penutup rangkaian acara pembukaan, dilakukan penyerahan cenderamata kepada sejumlah pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Penyerahan cenderamata dilakukan langsung oleh Heru Satriyo selaku Koordinator MAKI Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dukungan terhadap pengembangan UMKM, kopi dan tembakau di Kabupaten Jember.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0119.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Jatim Specialty Coffee &amp; Tobacco 2026 Resmi Digelar, Targetkan 4.000 Pengunjung]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya Hadirkan Pesta Kuliner dan Gala Dinner Mewah di Usia Ke-3]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16033-whiz-luxe-hotel-spazio-surabaya-hadirkan-pesta-kuliner-dan-gala-dinner-mewah-di-usia-ke3</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16033-whiz-luxe-hotel-spazio-surabaya-hadirkan-pesta-kuliner-dan-gala-dinner-mewah-di-usia-ke3</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 06:54:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Surabaya, 8 Mei 2026 – Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya menggelar rangkaian Anniversary yang ketiga Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya. Mulai]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Surabaya, 8 Mei 2026 &ndash; Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya menggelar rangkaian Anniversary yang ketiga Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya. Mulai dari Pesta Rasa, festival lodeh Surabaya yang diikuti oleh 120 ibu &ndash; ibu PKK dan komunitas di Surabaya hingga Anniversary Gala Dinner di tanggal 8 Mei 2026 memberikan pengalaman unik karena mengangkat tema &ldquo;Warisan Nusantara&rdquo; yang dibawakan dengan ciri khas pelayanan Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara bertajuk Pesta Rasa by Whizteria pada rabu, 7 Mei 2026 di Janaloka Ballroom. Acara yang berkolaborasi dengan She Radio ini mengusung tema Festival Lodeh Porong &ndash; sebuah perayaan cita rasa masakan khas Surabaya yang dikemas dalam format kompetisi kreatif bersama 30 tim PKK dan komunitas Surabaya. Highlight utama acara ini adalah kompetisi plating dan dekorasi Lodeh Porong yang melibatkan 30 tim ibu PKK dan komunitas Surabaya, masing-masing terdiri dari empat peserta.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masing-masing tim membawa masakan Lodeh Porong buatan sendiri dari rumah untuk kemudian ditata dan didekorasi seindah mungkin di meja masing-masing. Penilaian meliputi tiga aspek utama: rasa lodeh, keunikan lauk dan pendamping lodeh, serta estetika plating. Kompetisi ini dirancang untuk menggali kreativitas ibu-ibu PKK sekaligus mengangkat kembali warisan kuliner lokal Surabaya ke ranah yang lebih luas. Selain itu, event ini juga memperkenalkan ke masyarakat luas salah satu signature menu Giri Raos restaurant yaitu Lodeh Porong. Kompetisi ini dimenangkan oleh komunitas Mom Love Cooking asal Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kolaborasi dengan She Radio Surabaya menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam acara ini. She Radio tidak hanya hadir sebagai mitra media, tetapi juga turut aktif memeriahkan jalannya kompetisi melalui yel-yel dan fashion show. Dewan juri kompetisi pun diisi oleh nama-nama yang kredibel dari dua sisi yakni &ndash; Ibu Asrilia dan Mas Yosan dari She Radio Surabaya, serta Chef Eri dan Bapak Teguh Muliawan, General manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;&ldquo;Kompetisi ini bukan semata-mata soal siapa yang menang. Ini tentang kebersamaan, tentang kecintaan kita pada kuliner Nusantara, dan tentang semangat ibu-ibu yang tidak pernah padam untuk terus berkarya dan berkreasi. Kami bangga dan bahagia bisa hadir bersama ibu-ibu semua hari ini&rdquo; ujar Yosan, penyiar radio serta perwakilan dari She Radio Surabaya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>THREASURE, 3rd Anniversary Gala Dinner hadirkan perayaan khas &ldquo;Warisan Nusantara&rdquo;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anniversary Gala Dinner pada Jumat, 8 Mei 2026 di Janaloka Ballroom sebagai momen puncak perayaan ulang tahun ketiga hotel. Mengusung tema Threasure &ndash; perpaduan Three dan Treasure &ndash; malam itu menjadi ajang penuh kehangatan bagi para klien corporate, government, komunitas, influencer serta media yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan hotel. Acara ini menghadirkan serangkaian pertunjukan seni, seremonial syukuran, sesi penghargaan, hingga peluncuran maskot resmi hotel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara dibuka dengan penampilan tari tradisional dari sanggar Sribomantoro, dilanjutkan dengan penampilan angklung bertema Nusantara oleh La Femina Angklung yang terdiri dari 28 personil yang uniknya semua beranggotakan wanita, Suasana khidmat seketika terbangun dan mengantarkan seluruh tamu ke dalam nuansa perayaan yang erat akan kekayaan budaya lokal. Setelah pembukaan spektakuler berupa lighting show, Satria yang merupakan Master of Ceremony membuka secara resmi malam perayaan 3rd Anniversary Gala Dinner Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Malam itu turut dihadiri oleh jajaran pimpinan diantaranya Bapak Teguh Muliawan selaku General manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya dan Bapak David Hosea selaku perwakilan owner dari Intiland Grande. Keduanya menyampaikan sambutan yang penuh apresiasi atas dukungan seluruh mitra dan tamu selama tiga tahun perjalanan hotel. Momen seremonial pun&nbsp;</p>
<p>dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng, didahului dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian tiga tahun yang penuh makna.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu pada malam itu adalah peluncuran resmi maskot Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya yang diberi nama Whizie. Maskot berbentuk beruang teddy berbaju kaos berlogo Whiz Luxe ini hadir untuk pertama kalinya di hadapan publik, diiringi dengan alunan lagu yang dibawakan oleh Sugar daddy Band. Peluncuran Whizie menjadi simbol transformasi hotel menuju babak baru yang lebih segar, dekat dengan tamu terutama anak anak dan keluarga, dan penuh karakter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memasuki sesi Awarding Night, hotel memberikan penghargaan kepada mitra dan klien terpilih yang telah memberikan kontribusi dan kepercayaan luar biasa selama satu tahun terakhir. Sebanyak tujuh kategori penghargaan diserahkan dalam dua sesi, masing-masing diiringi alunan Sugar Daddy Band. Setiap penerima penghargaan mendapatkan boneka Whizie eksklusif beserta pigura dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi yang tulus dari Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Di balik setiap kamar yang tersedia, setiap sajian yang terhidang di meja makan, dan setiap sambutan hangat di lobi hotel kami, ada kerja keras, dedikasi, dan semangat yang luar biasa dari seluruh tim Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya. Saya sangat bangga dan bersyukur bisa memimpin tim yang begitu luar biasa ini&rdquo; Ujar Bapak Teguh Muliawan, General manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang autentik, penuk makna, dan berdampak positif bagi seluruh tamu, mitra, serta masyarakat Surabaya. Untuk mengetahui lebih lanjut promosi atau informasi mengenai Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya dapat menghubungi WhatsApp +62 823-3243-9355 (hotel official) atau +62 823-3304-1242 (Giri Raos) atau melalui Instagram DM @whizluxesurabaya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0036.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya Hadirkan Pesta Kuliner dan Gala Dinner Mewah di Usia Ke-3]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Life Style]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[TPS Hadirkan Perspektif Industri Pelayaran dalam Program Praktisi Mengajar 2026]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16032-tps-hadirkan-perspektif-industri-pelayaran-dalam-program-praktisi-mengajar-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16032-tps-hadirkan-perspektif-industri-pelayaran-dalam-program-praktisi-mengajar-2026</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 06:30:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Surabaya, (14/5) – Di tengah semakin kompleksnya rantai pasok global, peran terminal petikemas tidak lagi sekadar sebagai titik bongkar]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Surabaya, (14/5) &ndash; Di tengah semakin kompleksnya rantai pasok global, peran terminal petikemas tidak lagi sekadar sebagai titik bongkar muat, tetapi menjadi simpul strategis yang menentukan kelancaran arus logistik, baik nasional maupun internasional. Menjawab tantangan tersebut, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menghadirkan perspektif langsung dari pelaku industri pelayaran global melalui program TJSL Praktisi Mengajar 2026..</p>
<p>Program bertajuk &ldquo;Understanding Supply Chain Logistics From The Shipping Line Perspective&rdquo; ini menghadirkan narasumber GUNAWAN, S.Pi., S.H., M.M., Branch Manager perusahaan pelayaran global CMA CGM Surabaya, yang membagikan wawasan praktis mengenai rantai pasok logistik dari perspektif shipping line.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 09.00&ndash;12.00 WIB, bertempat di Toba Meeting Room, Gedung Customer Service TPS Lantai 2.&nbsp;</p>
<p>Program ini diikuti oleh puluhan pemagang internal TPS dari berbagai departemen, antara lain SDM dan Umum, Teknologi Informasi, Keuangan dan Manajemen Risiko, HSSE, Operasi, hingga Komersial dan Sistem Manajemen. Melalui sesi ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga insight aplikatif mengenai bagaimana shipping lines memandang kinerja terminal sebagai faktor kunci dalam menjaga reliabilitas jadwal, efisiensi biaya logistik dan konektivitas global. Para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman komprehensif terkait praktik supply chain modern, khususnya peran penting perusahaan pelayaran dan terminal petikemas seperti TPS dalam mendukung kelancaran arus barang global. TPS memegang peran signifikan dalam ekosistem supply chain, khususnya dalam memastikan keandalan layanan yang menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan pelayaran internasional dalam menentukan rute dan hub logistik mereka. Sinkronisasi antara terminal dan shipping lines menjadi krusial untuk menjaga daya saing logistik nasional di tengah dinamika perdagangan global.</p>
<p>Melalui sesi berbagi pengalaman, Gunawan memaparkan bagaimana dinamika industri pelayaran global, tantangan operasional, serta strategi pengelolaan logistik terintegrasi, menjadi faktor kunci dalam menjaga efisiensi rantai pasok. Perspektif ini dinilai sangat relevan dengan operasional terminal petikemas yang menjadi simpul penting dalam ekosistem logistik nasional.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa program Praktisi Mengajar merupakan bagian dari inisiatif TJSL yang bertujuan untuk memperluas wawasan insan perusahaan melalui kolaborasi dengan praktisi industri berpengalaman.</p>
<p>&ldquo;Melalui program ini, TPS berharap dapat memperkaya wawasan pemagang dengan insight langsung dari pelaku industri, sehingga mampu meningkatkan kapabilitas dan daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan logistik global,&rdquo; ungkap Erika.</p>
<p>Partisipasi aktif peserta dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen TPS untuk terus mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan serta adaptasi terhadap perkembangan industri.</p>
<p>Ke depan, TPS akan terus menghadirkan program serupa dengan berbagai tema strategis untuk mendukung pengembangan SDM unggul dan berdaya saing tinggi di sektor kepelabuhanan dan logistik.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0035.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[TPS Hadirkan Perspektif Industri Pelayaran dalam Program Praktisi Mengajar 2026]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[DPRD Jatim Terima LKPJ Tahun 2025 Gubernur Khofifah: Kolaborasi Strategis Harus Terus Dijaga]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16031-dprd-jatim-terima-lkpj-tahun-2025-gubernur-khofifah-kolaborasi-strategis-harus-terus-dijaga</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16031-dprd-jatim-terima-lkpj-tahun-2025-gubernur-khofifah-kolaborasi-strategis-harus-terus-dijaga</guid>
                    <pubDate>Fri, 15 May 2026 06:23:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD Provinsi Jawa]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya &ndash; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD Provinsi Jawa Timur yang telah menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II di Kantor DPRD Jawa Timur, Surabaya, Rabu (13/5).</p>
<p><br />Menurut&nbsp; Gubernur Khofifah , momentum ini menjadi wujud nyata dari kuatnya harmonisasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Jawa Timur yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.</p>
<p><br />Dalam kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, serta seluruh anggota DPRD Jawa Timur atas berbagai masukan, catatan strategis, dan rekomendasi yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia memastikan bahwa seluruh catatan tersebut akan menjadi evaluasi yang konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang</p>
<p><br />"Semua masukan dan catatan kepada Pemprov Jawa Timur tentu akan menjadi perhatian bagi eksekutif untuk berbenah, melakukan koreksi, evaluasi dan perbaikan berbagai program pembangunan yang akan datang," ujarnya.</p>
<p><br />Khofifah menambahkan, berbagai capaian pembangunan Jawa Timur selama ini tidak dapat dilepaskan dari kuatnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.</p>
<p><br />"Kuncinya itu sinergi. Tidak ada sukses sendirian. Sukses itu karena kita semua bersinergi antara eksekutif dan legislatif, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai elemen strategis di Jawa Timur," tegasnya.</p>
<p><br />Meski demikian, Khofifah menekankan pentingnya menempatkan berbagai catatan dan rekomendasi DPRD sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan agar proses tindak lanjut dapat lebih efektif dan tepat sasaran.</p>
<p><br />Ia pun mencontohkan usulan mengenai bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3 persen yang secara kebijakan merupakan kewenangan pemerintah pusat.</p>
<p><br />Khofifah juga menyoroti persoalan alih fungsi lahan pertanian yang berkaitan dengan status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Menurutnya, isu tersebut berkaitan langsung dengan agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan.</p>
<p><br />Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan terkait mekanisme pengendalian alih fungsi lahan agar tidak mengganggu ketahanan pangan nasional.</p>
<p><br />"Kita sudah komunikasikan dengan Menteri ATR / BPN serta&nbsp; Menko Pangan. Kalau lahan dikonversi dari LP2B atau LSD, harus dilihat&nbsp; dampaknya pada ketahanan pangan nasional&nbsp; mengingat Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional," jelasnya.</p>
<p><br />Sementara di sektor pendidikan, Khofifah menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan&nbsp; Provinsi&nbsp; Jatim berhasil mencapai&nbsp; seratus persen 881 indikator pendidikan yang menjadi kewenangan Pemprov Jawa Timur. Ke depan, Pemprov berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota guna menggenjot indikator makro pendidikan dasar. Beberapa indikator makro seperti rata-rata lama sekolah berada&nbsp; kewenangan pemerintah kabupaten/kota serta provinsi.</p>
<p><br />Khofifah menegaskan bahwa kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berada pada jenjang SMA, SMK, dan SLB, sementara pendidikan dasar dan SMP menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.</p>
<p><br />"Kalau rata-rata lama sekolah masih setara kelas 3 SMP, mohon izin, kewenangannya ada di kabupaten/kota. Jadi harus ditempatkan sesuai makomnya. Tetapi tentu ini tetap harus menjadi komitmen bersama untuk diselesaikan," tegasnya.</p>
<p><br />Terkait sektor kesehatan, Khofifah juga meluruskan sejumlah catatan mengenai stunting dan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).&nbsp; Berkat kerja terukur, angka stunting di Jawa Timur kini tercatat sebagai yang terendah kedua secara nasional (setelah Bali). Selain itu, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Jawa Timur juga menduduki peringkat tertinggi kedua nasional, jauh melampaui rata-rata pencapaian nasional.</p>
<p><br />"Stunting Jawa Timur terendah kedua secara nasional setelah Bali. Jadi jangan kemudian problem di kabupaten tertentu langsung menjadi potret provinsi," katanya.</p>
<p><br />"Kalau untuk PKG, Jatim itu berada pada posisi tertinggi kedua nasional setelah Jawa Tengah dan jauh di atas rata-rata nasional," tambahnya.</p>
<p><br />Pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Khofifah meminta agar penilaian terhadap BUMD dilakukan secara proporsional sesuai karakter dan capaian masing-masing perusahaan daerah. Ia mencontohkan kinerja Bank Jatim tahun 2025 yang dilaporkan pada RUPS 2026&nbsp; berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih laba bersih tertinggi di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia.</p>
<p><br />"BUMD kita yang namanya Bank Jatim laba bersihnya tertinggi di antara seluruh Bank Pembangunan Daerah di Indonesia. Oleh karena itu menilai &nbsp; kinerja BUMD tidak bisa menggeneralisir," ucapnya.</p>
<p><br />Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan&nbsp; bahwa Pemprov Jawa Timur bekerja bukan &nbsp; untuk mengejar penghargaan. Menurutnya, berbagai penghargaan yang diterima merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat Jawa Timur.</p>
<p><br />&ldquo;Di dalam visi misi kami tidak ada target menerima penghargaan sebanyak-banyaknya. Tapi kami bekerja keras, melakukan sinergi dan kolaborasi luar biasa, lalu diapresiasi,&rdquo; katanya.</p>
<p><br />Khofifah mencontohkan penganugerahan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI yang diterima karena Jawa Timur konsisten menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi nasional sejak tahun 2020 hingga 2025.</p>
<p><br />"Kalau kemudian ada yang menerima penghargaan dan yang menerima gubernur, kan harus ada yang mewakili. Sesungguhnya penghargaan itu untuk petani-petani kita yang luar biasa sebagai pahlawan pangan di Jawa Timur," ungkapnya.</p>
<p><br />Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Timur M. Musyafak menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan dan kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama Tahun Anggaran 2025.</p>
<p><br />Ia menegaskan bahwa seluruh fraksi DPRD Jawa Timur menerima LKPJ Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 dengan sejumlah catatan dan rekomendasi perbaikan untuk penyempurnaan kebijakan pembangunan ke depan.</p>
<p><br />"Kesimpulan pendapat akhir dari seluruh fraksi adalah menerima LKPJ tahun 2025. Catatan dan rekomendasi yang kami berikan merupakan wujud dukungan penuh DPRD agar langkah strategis pemerintah ke depan semakin sempurna dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260515-wa0029.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[DPRD Jatim Terima LKPJ Tahun 2025 Gubernur Khofifah: Kolaborasi Strategis Harus Terus Dijaga]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Heru Satriyo Apresiasi Terpilihnya Dhima Akhyar sebagai Direktur PDP Kahyangan]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16030-heru-satriyo-apresiasi-terpilihnya-dhima-akhyar-sebagai-direktur-pdp-kahyangan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16030-heru-satriyo-apresiasi-terpilihnya-dhima-akhyar-sebagai-direktur-pdp-kahyangan</guid>
                    <pubDate>Wed, 13 May 2026 18:49:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Jember – Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan Ketua MAKI korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, atas terpilihnya Dhima Akhyar sebagai Direktur]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Jember &ndash; Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan Ketua MAKI korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, atas terpilihnya Dhima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Kabupaten Jember. Penetapan tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi perusahaan daerah untuk terus berkembang, bertransformasi, serta menghadirkan tata kelola yang profesional dan berdampak bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Heru Satriyo, amanah yang kini diemban Dhima Akhyar bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar dalam membawa PDP Kahyangan menuju perusahaan daerah yang semakin maju, sehat, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Heru menegaskan, sosok pemimpin di tubuh perusahaan daerah harus memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta visi inovatif agar mampu menjawab tantangan zaman, khususnya di tengah tuntutan transparansi dan pelayanan publik yang semakin tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Selamat atas terpilihnya Saudara Dhima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Kabupaten Jember. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi untuk kemajuan perusahaan daerah dan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; ujar Heru Satriyo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya nilai amanah dalam kepemimpinan. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan kerja nyata, komitmen, serta keberanian menghadirkan terobosan baru demi kemajuan perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pernyataannya, Heru menyebut ada empat nilai utama yang diharapkan dapat menjadi fondasi kepemimpinan baru di PDP Kahyangan, yakni amanah dalam memimpin, profesional dalam bekerja, inovatif dalam menghadirkan solusi, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;PDP Kahyangan memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan menjadi kebanggaan daerah. Karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang mampu bekerja secara profesional, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada pelayanan dan kemanfaatan publik,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Heru juga berharap di bawah kepemimpinan baru, PDP Kahyangan dapat memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat, meningkatkan produktivitas, serta mampu memperluas kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Jember.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, ia menilai inovasi menjadi faktor penting agar perusahaan daerah mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan dan dinamika ekonomi yang terus berubah. Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan, PDP Kahyangan diyakini dapat menghadirkan berbagai program maupun langkah strategis yang berdampak positif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Semoga amanah ini membawa keberkahan, keberhasilan, dan kemajuan bagi PDP Kahyangan Kabupaten Jember. Terus berkarya, berinovasi, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat,&rdquo; tutup Heru Satriyo.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/screenshot_2026-05-13-18-44-52-30_7352322957d4404136654ef4adb64504.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Heru Satriyo Apresiasi Terpilihnya Dhima Akhyar sebagai Direktur PDP Kahyangan]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Disdik Jatim dan Universitas Kepanjen Teken MoU, Perkuat Pendidikan Berdampak di Kabupaten Malang]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16029-disdik-jatim-dan-universitas-kepanjen-teken-mou-perkuat-pendidikan-berdampak-di-kabupaten-malang</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16029-disdik-jatim-dan-universitas-kepanjen-teken-mou-perkuat-pendidikan-berdampak-di-kabupaten-malang</guid>
                    <pubDate>Wed, 13 May 2026 18:08:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Malang – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Timur terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. Kepala Dinas Pendidikan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Malang &ndash; Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Timur terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Kepanjen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pendidikan berdampak melalui pengembangan inovasi, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan kompetensi peserta didik maupun tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka ruang sinergi yang lebih luas antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menciptakan program-program pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan global yang terus berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang juga menyerahkan Sertifikat Inovasi kepada Rektor Universitas Kepanjen. Penyerahan sertifikat tersebut disaksikan langsung oleh Aries Agung Paewai sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan di Jawa Timur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi yang terjalin tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya berbagai inovasi pendidikan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar mampu mencetak generasi unggul yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, kerja sama seperti ini diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun pendidikan berbasis kolaborasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum penandatanganan MoU tersebut juga menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional. Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah optimistis penguatan sumber daya manusia di Jawa Timur dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai inovasi pendidikan, program pengembangan kompetensi, hingga penguatan karakter peserta didik yang mampu mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa mendatang.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260513-wa0221.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Disdik Jatim dan Universitas Kepanjen Teken MoU, Perkuat Pendidikan Berdampak di Kabupaten Malang]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kadindik Jatim Tinjau Pameran Karya Pendidikan di Malang, Apresiasi Inovasi Murid dan Guru]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16028-kadindik-jatim-tinjau-pameran-karya-pendidikan-di-malang-apresiasi-inovasi-murid-dan-guru</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16028-kadindik-jatim-tinjau-pameran-karya-pendidikan-di-malang-apresiasi-inovasi-murid-dan-guru</guid>
                    <pubDate>Wed, 13 May 2026 18:06:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Malang – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai melanjutkan rangkaian kunjungannya dengan meninjau berbagai stand]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Malang &ndash; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai melanjutkan rangkaian kunjungannya dengan meninjau berbagai stand pameran hasil karya insan pendidikan Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Malang usai mencicipi produk tata boga karya murid SMA Al-Maahira IIBS Malang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Aries tampak antusias menyaksikan langsung beragam inovasi yang dipamerkan oleh para murid dan guru. Berbagai hasil kreativitas pendidikan dipamerkan, mulai dari program SIKAP, inovasi Double Track SMA, teaching factory SMK, hingga pameran buku karya murid dan guru yang menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kehadiran Kadindik Jatim di setiap stand menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap tumbuhnya budaya kreativitas dan inovasi di lingkungan pendidikan. Aries juga memberikan apresiasi kepada para murid, guru, dan tenaga pendidik di Kabupaten Malang yang dinilai mampu menghadirkan karya-karya inspiratif serta inovatif yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Aries, berbagai hasil karya yang dipamerkan membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang berkembangnya ide, keterampilan, dan inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Beragam inovasi yang ditampilkan menunjukkan bahwa insan pendidikan Jawa Timur memiliki kreativitas dan semangat luar biasa dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, program-program pendidikan berbasis keterampilan dan inovasi seperti Double Track SMA maupun teaching factory SMK perlu terus diperkuat agar mampu mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah tantangan global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum pameran karya pendidikan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan pendidikan di Jawa Timur untuk terus berkarya, berinovasi, dan membangun budaya pembelajaran yang progresif di sekolah masing-masing. Dengan semangat kolaborasi antara murid dan guru, dunia pendidikan Jawa Timur diyakini mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kreatif dan keterampilan yang siap menghadapi perkembangan zaman.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260513-wa02191.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kadindik Jatim Tinjau Pameran Karya Pendidikan di Malang, Apresiasi Inovasi Murid dan Guru]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Viral! Oknum DPRD Jember Diduga Asyik Main Game Saat Rapat Stunting dan Kematian Bayi]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16027-viral-oknum-dprd-jember-diduga-asyik-main-game-saat-rapat-stunting-dan-kematian-bayi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16027-viral-oknum-dprd-jember-diduga-asyik-main-game-saat-rapat-stunting-dan-kematian-bayi</guid>
                    <pubDate>Wed, 13 May 2026 17:46:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya - Polemik dugaan anggota DPRD Jember bermain gim sambil merokok saat rapat resmi yang membahas persoalan kesehatan masyarakat terus]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya - Polemik dugaan anggota DPRD Jember bermain gim sambil merokok saat rapat resmi yang membahas persoalan kesehatan masyarakat terus menuai sorotan publik. Peristiwa yang viral di media sosial itu dinilai mencoreng etika lembaga legislatif sekaligus menunjukkan rendahnya disiplin wakil rakyat dalam menjalankan tugas negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sorotan tajam datang dari berbagai kalangan, termasuk Ketua MAKI Jawa Timur Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Timur, Heru Satriyo atau Heru MAKI. Ia menegaskan bahwa persoalan etika pejabat publik tidak boleh dianggap sepele, terlebih rapat tersebut membahas isu strategis menyangkut kesehatan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasus ini mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan anggota Komisi D DPRD Jember, A. Syahri Assidiqi, diduga bermain gim sambil merokok di ruang rapat ber-AC saat berlangsungnya rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, puluhan kepala puskesmas, serta BPJS Kesehatan pada Senin, 11 Mei 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam rapat itu, para peserta membahas sejumlah persoalan serius di bidang kesehatan, mulai dari kasus campak, tingginya angka kematian ibu dan bayi, hingga persoalan stunting yang menjadi perhatian pemerintah daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, memastikan pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap anggota dewan yang diduga melakukan tindakan tidak disiplin tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang dianggap mencederai marwah lembaga legislatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kasus ini akan diproses karena menyangkut etika lembaga DPRD,&rdquo; ujar Ahmad Halim kepada wartawan, Selasa, 12 Mei 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, sikap anggota dewan tersebut sangat disayangkan karena dianggap tidak menjaga tata krama, perilaku, dan kedisiplinan dalam mengikuti rapat resmi lembaga. Kasus tersebut kini diserahkan kepada Badan Kehormatan DPRD Jember guna dilakukan pemeriksaan etik serta kajian terkait bentuk pelanggaran yang dilakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ahmad Halim menegaskan, sanksi administratif secara kelembagaan akan diberikan sesuai aturan yang berlaku. Tidak hanya itu, partai politik juga disebut akan menjatuhkan sanksi disiplin kepada yang bersangkutan karena merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Tidak hanya sanksi dari DPRD, namun partai juga akan memberikan sanksi disiplin karena yang bersangkutan merupakan anggota fraksi kami dari Partai Gerindra,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa A. Syahri Assidiqi merupakan anggota dewan baru yang disebut belum pernah mengikuti proses kaderisasi partai di Hambalang. Karena itu, persoalan tersebut juga akan dilaporkan kepada pimpinan partai untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme internal organisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain menjalani pemeriksaan etik, yang bersangkutan juga akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan diminta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan yang dinilai tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, hingga kasus ini menjadi perhatian luas publik, A. Syahri Assidiqi belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar di media sosial tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, menilai kasus ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh pejabat publik agar menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah rakyat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Rapat yang membahas persoalan kesehatan masyarakat seperti stunting, angka kematian bayi, dan pelayanan kesehatan adalah agenda penting. Karena itu seluruh pihak harus menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah rakyat,&rdquo; ungkap Heru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap penanganan kasus dilakukan secara terbuka dan objektif agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif tetap terjaga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Jember dan Jawa Timur karena dinilai menyangkut citra lembaga wakil rakyat di tengah tingginya tuntutan publik terhadap integritas, disiplin, dan profesionalisme pejabat negara dalam melayani kepentingan masyarakat.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img_20260513_174845.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Viral! Oknum DPRD Jember Diduga Asyik Main Game Saat Rapat Stunting dan Kematian Bayi]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Bandara Juanda Raih Penghargaan Wisca Terkait K3 Dari World Safety Organization Indonesia ]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16026-bandara-juanda-raih-penghargaan-wisca-terkait-k3-dari-world-safety-organization-indonesia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16026-bandara-juanda-raih-penghargaan-wisca-terkait-k3-dari-world-safety-organization-indonesia</guid>
                    <pubDate>Wed, 13 May 2026 16:38:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Sidoarjo, 13 Mei 2026 – Untuk pertama kalinya, Bandara Internasional Juanda mendapatkan penghargaan pada ajang bergengsi World Safety]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Sidoarjo, 13 Mei 2026 &ndash; Untuk pertama kalinya, Bandara Internasional Juanda mendapatkan penghargaan pada ajang bergengsi World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) dalam kategori Safety Culture Organization.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penerimaan penghargaan ini dilakukan di Jakarta 8 Mei 2026, diserahkan langsung oleh Bapak Sutanto sebagai Board of Advisory WSO Indonesia kepada perwakilan Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Juanda - Bapak Bagus Yuliono selaku Airport Quality & Safety Management System Division Head.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>World Safety Organization Indonesia Safety Culture Award (WISCA) merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh WSO (World Safety Organization) Indonesia sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam membangun Indonesia berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang telah menjalankan program budaya K3, mengukur level budaya K3 dan mengimplementasikan Sistem Manajemen K3.&nbsp;&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses administrasi, verifikasi dan penjurian telah dilaksanakan sejak Maret 2026 dan mendapatkan penghargaan Bintang 4 / 4 Stars / (Gold) untuk kategori Safety Culture Organization.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan Bandara Internasional Juanda untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel dan stakeholder Bandara Internasional Juanda dalam menanamkan budaya keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Kami percaya bahwa keselamatan bukan hanya kewajiban, tetapi telah menjadi budaya kerja yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai salah satu bandara tersibuk di Indonesia, Bandara Internasional Juanda terus memperkuat implementasi sistem manajemen keselamatan melalui berbagai program peningkatan kompetensi, pelatihan rutin, pengawasan operasional, mitigasi risiko, hingga kampanye keselamatan kerja yang melibatkan seluruh stakeholder bandara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260513-wa0210.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bandara Juanda Raih Penghargaan Wisca Terkait K3 Dari World Safety Organization Indonesia ]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ombudsman RI Tinjau Lapangan Sengketa Tanah HPL, Proses Pemeriksaan Masih Berjalan]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16025-ombudsman-ri-tinjau-lapangan-sengketa-tanah-hpl-proses-pemeriksaan-masih-berjalan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16025-ombudsman-ri-tinjau-lapangan-sengketa-tanah-hpl-proses-pemeriksaan-masih-berjalan</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 17:43:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya -Tim Ombudsman Republik Indonesia melakukan pemeriksaan lapangan di kawasan Gunung sari kecamatan Dukuhpakis Surabaya terkait laporan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya -Tim Ombudsman Republik Indonesia melakukan pemeriksaan lapangan di kawasan Gunung sari kecamatan Dukuhpakis Surabaya terkait laporan masyarakat yang tergabung dalam kelompok Pejuang Tanah Jogoloyo mengenai persoalan bidang tanah di kawasan Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pemeriksaan yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir bersama pihak terkait.Selasa(12/5/26)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam keterangannya,Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng menjelaskan bahwa pemeriksaan lapangan hari ini difokuskan pada pengecekan data yuridis dan data fisik tanah guna mencocokkan titik-titik batas yang sebelumnya telah dibahas dalam rapat bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Di BPN tadi kami sudah melihat peta garis kuning, sehingga turun ke lapangan ini untuk memastikan titik-titik pojok batasnya,&rdquo; ujar perwakilan Ombudsman RI Robert saat ditemui di lokasi pemeriksaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan bahwa hingga saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan akhir. Ombudsman masih menunggu tindak lanjut dari berbagai pihak, termasuk BPN dan instansi pemegang HPL terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Ini masih dalam proses, jadi belum ada hasil final. Nanti masih ada tindak lanjut lagi dari BPN maupun pihak HPL,&rdquo; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, Ombudsman menilai proses panjang yang berjalan selama ini mulai menunjukkan titik terang. Menurutnya, berbagai pihak kini mulai membuka ruang penyelesaian yang lebih konstruktif dan objektif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Yang pasti, proses yang cukup panjang ini perlahan mulai menemukan titik terang. Tinggal bagaimana nantinya titik terang itu benar-benar memberikan kejelasan bagi semua pihak,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ombudsman juga menekankan bahwa pihaknya berupaya tetap independen dan objektif dalam melihat persoalan, baik dari sisi pelapor, pemerintah, maupun pihak pengelola HPL. Seluruh data dan fakta di lapangan akan menjadi bahan pertimbangan dalam mencari solusi penyelesaian terbaik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kami berdiri secara objektif dan independen untuk melihat seperti apa posisi pelapor, seperti apa posisi pemerintah, lalu mencari jalan penyelesaiannya,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena proses pemeriksaan masih berjalan, Ombudsman belum dapat menyampaikan detail material perkara secara lengkap kepada publik. Namun pihaknya memastikan seluruh tahapan pemeriksaan akan terus berlanjut hingga mencapai ujung penyelesaian yang jelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Intinya proses terus berjalan dan akan terus kami kawal sampai ada perkembangan lebih lanjut,&rdquo; pungkasnya.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260512-wa0226.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ombudsman RI Tinjau Lapangan Sengketa Tanah HPL, Proses Pemeriksaan Masih Berjalan]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[LaNyalla Kritik Raperda Keolahragaan Jatim: Dinilai Preteli Peran KONI]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16024-lanyalla-kritik-raperda-keolahragaan-jatim-dinilai-preteli-peran-koni</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16024-lanyalla-kritik-raperda-keolahragaan-jatim-dinilai-preteli-peran-koni</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 16:03:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengkritik draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya &mdash; Anggota DPD RI asal Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengkritik draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan Keolahragaan yang tengah disusun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menilai sejumlah pasal dalam draf tersebut berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut LaNyalla, salah satu tugas DPD RI adalah untuk menelaah dan mengevaluasi raperda. Apalagi substansi dalam raperda itu justru berpotensi melemahkan peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di tingkat provinsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Tidak boleh ada pasal yang bertentangan dengan undang-undang yang nantinya melemahkan atau bahkan mereduksi tugas dan wewenang komite olahraga nasional provinsi,&rdquo; ujar LaNyalla, Selasa, yang juga menjabat Ketua PB Muaythai Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mantan Wakil Ketua KONI Jawa Timur periode 2010&ndash;2019 itu mengatakan, sebagai inisiator raperda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur seharusnya tetap mengacu pada ketentuan peraturan yang lebih tinggi. Ia menegaskan, KONI provinsi merupakan bagian dari struktur organisasi KONI pusat yang memiliki kewenangan pembinaan olahraga prestasi di daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Jika KONI pusat memiliki tugas pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di tingkat nasional dan daerah, maka secara mutatis mutandis KONI provinsi juga memiliki tugas serupa dalam lingkup wilayahnya, termasuk di Jawa Timur dan 38 kabupaten/kota,&rdquo; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>LaNyalla menyoroti adanya perbedaan signifikan antara draf raperda baru dengan regulasi sebelumnya, terutama terkait pembatasan tugas KONI provinsi. Ia menilai uraian tugas KONI dalam draf tersebut terlalu terbatas dan terkesan hanya menjadi pelaksana teknis di bawah Dispora Jawa Timur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Pasal 37 ayat 4 huruf b ditegaskan bahwa komite olahraga nasional memiliki tugas melaksanakan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di tingkat nasional dan daerah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kritik juga diarahkan pada Pasal 39 ayat 2 draf raperda. Dalam pasal itu disebutkan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi dilakukan oleh pemerintah provinsi dan induk organisasi cabang olahraga tingkat provinsi tanpa mencantumkan peran KONI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Padahal, dalam Pasal 38 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 disebutkan pengelolaan olahraga di tingkat provinsi dilakukan pemerintah daerah dengan dibantu komite olahraga nasional di provinsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, LaNyalla meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera memperbaiki draf raperda sebelum dibacakan gubernur di DPRD Jawa Timur pekan depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Dispora Jawa Timur saat ini tengah mematangkan Raperda tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan Keolahragaan sebagai pengganti Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan yang dinilai sudah tidak relevan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Raperda tersebut disiapkan untuk memperkuat dasar hukum pengembangan olahraga, pembinaan atlet usia dini, serta legalitas lembaga olahraga di daerah. Pemerintah daerah juga menargetkan terciptanya ekosistem olahraga yang lebih adaptif, peningkatan prestasi atlet, serta keberlanjutan pembinaan olahraga dan kebugaran masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, sejumlah pihak menilai terdapat ketidaksinkronan antara draf raperda dan undang-undang yang lebih tinggi. Kondisi itu dikhawatirkan memicu konflik kewenangan dan mengganggu sistem pembinaan atlet yang selama ini dijalankan KONI, termasuk dalam persiapan ajang multievent seperti Pekan Olahraga Nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejumlah kalangan pun meminta pembahasan raperda dilakukan secara lebih cermat agar selaras dengan Undang-Undang Keolahragaan dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260512-wa0140.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[LaNyalla Kritik Raperda Keolahragaan Jatim: Dinilai Preteli Peran KONI]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Senator]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sekretariat Wapres RI Kunjungi Dispendik Jatim, Soroti Pemanfaatan Interactive Flat Panel di Sekolah]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16023-sekretariat-wapres-ri-kunjungi-dispendik-jatim-soroti-pemanfaatan-interactive-flat-panel-di-sekolah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16023-sekretariat-wapres-ri-kunjungi-dispendik-jatim-soroti-pemanfaatan-interactive-flat-panel-di-sekolah</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 08:43:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya - Kepala Dinas pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menerima kunjungan kerja dari Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia pada]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya - Kepala Dinas pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menerima kunjungan kerja dari Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia pada Senin (11/5/2026) guna membahas transformasi pendidikan digital di Jawa Timur melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis Interactive Flat Panel (IFP) di satuan pendidikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong modernisasi sistem pembelajaran di sekolah. Dalam agenda itu, berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari implementasi penggunaan IFP di ruang kelas, efektivitasnya dalam menunjang proses belajar mengajar, hingga strategi peningkatan literasi digital bagi guru dan peserta didik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aries Agung Paewai menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berbicara soal pengadaan perangkat teknologi, namun juga kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi secara optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, penggunaan Interactive Flat Panel menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut juga dibahas tantangan yang dihadapi sekolah dalam penerapan pembelajaran digital, termasuk pemerataan akses teknologi, kesiapan infrastruktur, hingga penguatan kompetensi guru agar mampu menghadirkan metode pembelajaran inovatif berbasis digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekretariat Wakil Presiden RI memberikan perhatian terhadap langkah progresif Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat digitalisasi pendidikan. Jawa Timur dinilai menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong integrasi teknologi di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain membahas penggunaan IFP, diskusi juga menyoroti pentingnya membangun budaya literasi digital di kalangan pelajar agar teknologi tidak hanya digunakan sebagai alat bantu belajar, tetapi juga mampu membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa di era digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun terus berkomitmen menghadirkan inovasi pendidikan demi mewujudkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img_20260512_084213.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sekretariat Wapres RI Kunjungi Dispendik Jatim, Soroti Pemanfaatan Interactive Flat Panel di Sekolah]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[PLN Terangi Warga Salamwates Trenggalek, Program BPBL Diresmikan Wakil Ketua MPR RI]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16022-pln-terangi-warga-salamwates-trenggalek-program-bpbl-diresmikan-wakil-ketua-mpr-ri</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16022-pln-terangi-warga-salamwates-trenggalek-program-bpbl-diresmikan-wakil-ketua-mpr-ri</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id,Trenggalek, 11 Mei 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id,Trenggalek, 11 Mei 2026 &ndash; PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat hingga pelosok daerah. Melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), PLN menghadirkan sambungan listrik bagi warga Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program BPBL tersebut diresmikan oleh Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan PLN dalam menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Dalam kunjungannya, Ibas turut meninjau langsung rumah warga penerima manfaat dan memastikan bantuan listrik telah terpasang dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, bantuan sambungan listrik secara simbolis diserahkan kepada salah satu penerima manfaat, yakni Pait, warga Dusun Kori, Desa Salamwates. Secara keseluruhan, terdapat 8 pelanggan penerima manfaat Program BPBL di Desa Salamwates yang kini dapat menikmati sambungan listrik secara mandiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, menyampaikan bahwa akses listrik merupakan hak dasar masyarakat yang perlu terus dihadirkan secara merata, termasuk di wilayah terpencil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kita ingin meskipun berada di daerah terpencil, masyarakat tetap bisa menikmati akses listrik secara menyeluruh. Ini adalah hak warga negara. Negara harus hadir dan kami bersama PLN berkomitmen untuk terus memperjuangkannya,&rdquo; ujar Ibas, dikutip dari detikNews.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ibas juga mengapresiasi peran PLN dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat hingga pelosok negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Terima kasih sekali lagi kepada PLN. Ini perusahaan negara, BUMN yang sama-sama kita banggakan. Tugasnya mengaliri listrik di seluruh tanah air. Ini bagian dari keadilan sosial yang perlu kita jaga supaya listrik makin menyala di mana pun masyarakat berada,&rdquo; lanjutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa Program BPBL menjadi langkah penting dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;PLN berkomitmen untuk terus mendukung pemerataan akses listrik, termasuk bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Melalui Program BPBL, kami berharap kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas hidup, pendidikan, produktivitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; ujar Ahmad Mustaqir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan energi yang berkeadilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kami mengapresiasi dukungan pemerintah, DPR RI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi dalam program ini. Semoga listrik yang kini hadir di rumah warga Salamwates dapat menjadi energi baru untuk mendorong aktivitas produktif dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peresmian Program BPBL di Desa Salamwates berlangsung penuh antusias dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran listrik diharapkan mampu menunjang aktivitas rumah tangga, mendukung kegiatan belajar anak-anak, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Program BPBL, PLN UID Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir melayani masyarakat, memperluas akses kelistrikan, dan mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Jawa Timur.(Red)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260512-wa0036.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[PLN Terangi Warga Salamwates Trenggalek, Program BPBL Diresmikan Wakil Ketua MPR RI]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Football Fashion Couture Karya Embran Nawawi Pecah di Festival Rujak Uleg Surabaya]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16021-football-fashion-couture-karya-embran-nawawi-pecah-di-festival-rujak-uleg-surabaya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16021-football-fashion-couture-karya-embran-nawawi-pecah-di-festival-rujak-uleg-surabaya</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 07:09:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya - Dalam semangat perayaan budaya urban yang terus berkembang, Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 menghadirkan warna baru melalui]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya - Dalam semangat perayaan budaya urban yang terus berkembang, Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 menghadirkan warna baru melalui penampilan spektakuler bertajuk *Football Fashion Couture: Anatomy of the Game* karya desainer sekaligus seniman pertunjukan Embran Nawawi. Karya tersebut tampil memukau pada gelaran Festival Rujak Uleg Surabaya yang berlangsung Sabtu, 9 Mei 2026, mengusung tema besar &ldquo;Rujak Phoria.&rdquo;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penampilan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam perjalanan Festival Rujak Uleg Surabaya, sebuah fashion show konseptual karya desainer ditampilkan sebagai bagian dari perayaan budaya tahunan Kota Surabaya. Kehadiran karya Embran Nawawi sekaligus menandai terbukanya ruang baru bagi seni kontemporer untuk berdialog dengan budaya rakyat dalam satu panggung yang inklusif dan progresif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui "Football Fashion Couture: Anatomy of the Game", Embran Nawawi menghadirkan pembacaan ulang terhadap sepak bola sebagai fenomena budaya yang melampaui batas olahraga. Dalam perspektif artistiknya, sepak bola bukan hanya pertandingan di atas lapangan hijau, tetapi sebuah sistem simbolik yang memuat identitas kolektif, emosi massa, struktur peran, hingga representasi sosial yang hidup dalam tubuh, kostum, dan gerak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terinspirasi dari visual jersey klasik era 1970 FIFA World Cup, karya ini mentransformasikan berbagai elemen ikonik sepak bola seperti nomor punggung, garis vertikal jersey, warna kontras, bola, kaus kaki, hingga atribut pertandingan ke dalam bahasa haute couture yang eksperimental, distorsif, dan performatif. Seragam yang semula bersifat fungsional diolah menjadi medium ekspresi artistik yang sarat makna simbolik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tangan Embran Nawawi, jersey tidak lagi dimaknai sebagai uniform semata, melainkan berubah menjadi arsitektur identitas yang merepresentasikan karakter, emosi, dan dinamika sosial dalam dunia sepak bola. Karya ini dibangun melalui delapan figur yang merepresentasikan anatomi permainan, yakni wasit, penjaga gawang, kapten, pelatih, suporter, maskot, hakim garis, dan ball boy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masing-masing figur menghadirkan simbolisme yang berbeda. Wasit merepresentasikan otoritas dan aturan, penjaga gawang melambangkan perlindungan, kapten menjadi simbol kepemimpinan, pelatih mewakili strategi, sementara suporter menghadirkan energi kolektif dan semangat massa. Di sisi lain, maskot menjadi representasi imajinasi dan hiburan, hakim garis mencerminkan keseimbangan permainan, sedangkan ball boy menggambarkan kehadiran kecil yang sering tak terlihat namun memiliki fungsi penting dalam ekosistem pertandingan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara visual, karya ini tampil kuat melalui penggunaan palet monokrom hitam-putih yang tegas dan dramatis. Pilihan warna tersebut tidak hanya merujuk pada seragam wasit dan arsip visual pertandingan sepak bola klasik, tetapi juga memperkuat kesan grafis dan teatrikal dalam keseluruhan pertunjukan. Elemen bola dihadirkan sebagai objek sculptural, sedangkan garis-garis jersey diterjemahkan menjadi komposisi geometris dan drapery yang dinamis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Eksplorasi distorsi siluet, pembesaran proporsi kostum, serta transformasi tekstil menciptakan ketegangan artistik antara disiplin olahraga dan kebebasan ekspresi mode. Hasilnya adalah pertunjukan visual yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga kaya akan pembacaan budaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai seorang seniman pertunjukan, Embran Nawawi tidak berhenti pada penciptaan busana semata. Seluruh karya dihidupkan melalui pendekatan koreografi yang membuat setiap kostum bergerak sebagai tubuh yang memiliki narasi. Gerakan para model menjadi perpanjangan makna dari kostum yang dikenakan, menciptakan perpaduan antara fashion, performance art, teater visual, dan budaya populer dalam satu medan artistik yang interdisipliner.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kehadiran Football Fashion Couture: Anatomy of the Game* di Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 menunjukkan bagaimana festival budaya rakyat mampu berkembang menjadi ruang eksplorasi seni kontemporer yang inovatif. Sebagaimana filosofi rujak uleg yang memadukan beragam rasa dalam satu sajian khas, karya ini juga menyatukan olahraga, mode, seni pertunjukan, dan ekspresi budaya populer menjadi komposisi visual yang segar, energik, dan penuh dinamika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada akhirnya, karya Embran Nawawi menegaskan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang tidak hanya dimainkan, tetapi juga dikenakan, dipertunjukkan, dan dirayakan. Dari lapangan hijau menuju panggung couture, *Football Fashion Couture: Anatomy of the Game* menghadirkan transformasi seragam menjadi simbol, pertandingan menjadi pertunjukan, dan olahraga menjadi karya seni yang hidup di tengah masyarakat modern.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260512-wa0032.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Football Fashion Couture Karya Embran Nawawi Pecah di Festival Rujak Uleg Surabaya]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Life Style]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Senator Lia Istifhama Kritik Pengelolaan MBG: Porsi Besar Tapi Kesiapan SPPG Minim]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16020-senator-lia-istifhama-kritik-pengelolaan-mbg-porsi-besar-tapi-kesiapan-sppg-minim</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16020-senator-lia-istifhama-kritik-pengelolaan-mbg-porsi-besar-tapi-kesiapan-sppg-minim</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 05:11:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya - Viral dan menjadi sorotan publik, dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi pada Senin (11/5/2026). Kali ini]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya - Viral dan menjadi sorotan publik, dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi pada Senin (11/5/2026). Kali ini insiden menimpa 12 sekolah di Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan sekitar 200 siswa harus mendapatkan penanganan medis usai mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan.</p>
<p><br />Para siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing hingga lemas. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan dan penanganan medis di Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya. Sejumlah siswa bahkan sempat dirujuk ke rumah sakit meski sebagian besar dalam kondisi ringan.</p>
<p><br />Kasus ini langsung mendapat perhatian serius dari Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur yang memutuskan menutup sementara operasional SPPG Tembok Dukuh sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.</p>
<p><br />Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, juga melakukan inspeksi mendadak ke dapur penyedia MBG tersebut dan menemukan sejumlah persoalan terkait kebersihan dan pengelolaan dapur.</p>
<p><br />Langkah cepat BGN itu mendapat apresiasi dari anggota DPD RI Komite III, Lia Istifhama. Senator asal Jawa Timur tersebut menilai penutupan sementara SPPG merupakan tindakan tepat demi mencegah risiko lebih besar sambil menunggu hasil laboratorium.</p>
<p><br />&ldquo;Kita sama-sama mendapatkan informasi bahwa sampel makanan sedang diuji laboratorium. Namun tentunya sambil menunggu hasil pun, langkah tegas memang harus dilakukan. Dan yang dilakukan BGN dengan menutup SPPG itu secara sementara sangat tepat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p><br />Meski demikian, Lia memberikan catatan kritis terkait terus berulangnya dugaan keracunan dalam program MBG di berbagai daerah.</p>
<p><br />&ldquo;Dugaan keracunan akibat sajian menu MBG ini bukan peristiwa pertama. Ini sudah kesekian kali dan terjadi di tempat lainnya, bukan hanya Surabaya. Maka yang harus dipahami bersama adalah upaya preventif. Jika penutupan SPPG yang bermasalah itu langkah kuratif,&rdquo; tegasnya.</p>
<p><br />Menurutnya, aspek pencegahan harus menjadi perhatian utama mengingat penerima manfaat program MBG adalah anak-anak dan kelompok rentan seperti ibu hamil.</p>
<p><br />Ia menyoroti kapasitas pengelolaan makanan dalam jumlah besar yang dinilai tidak bisa dilakukan sembarangan.</p>
<p><br />&ldquo;Memasak 3.000 porsi bukan perkara mudah. Jika penyedia makanan tidak memiliki latar belakang usaha kuliner atau catering dalam skala besar, maka potensi kesalahan pengolahan maupun penyajian sangat mungkin terjadi,&rdquo; katanya.</p>
<p><br />Lia juga menyinggung pengakuan sejumlah siswa yang menyebut menu krengsengan yang disajikan memiliki rasa pahit. Menurutnya, hal itu seharusnya bisa terdeteksi sejak awal apabila ada proses kontrol kualitas yang ketat sebelum makanan dibagikan.</p>
<p><br />&ldquo;Nah, apakah SPPG sebelum menyajikan sudah mencoba sampel makanan tersebut? Dan apakah memasak dilakukan 3.000 porsi sekaligus? Misalnya proses pengolahan dilakukan beberapa tahap, maka setiap tahap saat hendak disajikan tentu harus dicoba terlebih dahulu,&rdquo; ujarnya.</p>
<p><br />Ia mengingatkan bahwa kelalaian dalam proses pengecekan kualitas makanan dapat terus memunculkan risiko keracunan massal di kemudian hari.</p>
<p><br />Lebih lanjut, legislator tersebut mengaku sebenarnya telah menyinggung persoalan target 3.000 porsi MBG saat Rapat Dengar Pendapat dengan BGN pada awal 2025 lalu. Ia meminta agar target tersebut tidak dipatok secara kaku.</p>
<p><br />&ldquo;Menurut hemat saya, target 3.000 porsi jangan saklek dan dipatenkan. Skill pengolahan makanan porsi jumbo tidak semua orang bisa, apalagi jika dilakukan setiap hari dan berpacu dengan waktu penyajian. Di sinilah risiko dan potensi keracunan bisa muncul jika oknum SPPG tidak memiliki kemampuan khusus,&rdquo; tandasnya.</p>
<p><br />Kasus dugaan keracunan MBG di Surabaya ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Hasil laboratorium terhadap sampel makanan akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut sekaligus menentukan langkah evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG ke depan.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260512-wa0006.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Senator Lia Istifhama Kritik Pengelolaan MBG: Porsi Besar Tapi Kesiapan SPPG Minim]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Senator]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dugaan Keracunan Siswa Penerima MBG, AWS Sebut Quality Control Lemah]]></title>
                    <link>https://abadinews.id/baca-16019-dugaan-keracunan-siswa-penerima-mbg-aws-sebut-quality-control-lemah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://abadinews.id/baca-16019-dugaan-keracunan-siswa-penerima-mbg-aws-sebut-quality-control-lemah</guid>
                    <pubDate>Mon, 11 May 2026 20:23:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator><![CDATA[abadinews.id]]></dc:creator>
                    <description><![CDATA[abadinews.id, Surabaya - Dugaan kasus keracunan makanan yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya, menuai]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>abadinews.id, Surabaya - Dugaan kasus keracunan makanan yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya, menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Insiden tersebut dinilai mencerminkan lemahnya pengelolaan program nasional yang seharusnya dijalankan secara profesional dan berbasis kompetensi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Aliansi Wartawan Surabaya, Kiki Kurniawan, mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Menurutnya, program pemenuhan gizi yang memiliki tujuan mulia justru dapat mencoreng kepercayaan publik apabila tidak dikelola dengan standar yang ketat dan pengawasan menyeluruh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kenapa harus terjadi seperti ini? Padahal jika ditangani tenaga ahli gizi dan tim yang memang berpengalaman dalam produksi makanan, kejadian seperti ini seharusnya bisa dicegah. Saya menduga proses produksi dilakukan secara asal-asalan karena tidak ada tahapan quality control yang maksimal setelah menu diproduksi,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menilai, pengawasan terhadap proses produksi makanan harus menjadi prioritas utama agar program nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat tidak berubah menjadi ancaman bagi para penerima manfaat. Menurutnya, setiap tahapan mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, distribusi hingga penyajian harus berada di bawah pengawasan ketat tenaga profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, AWS juga meminta pemerintah bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap lalai dalam menjalankan program tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya para pelajar penerima manfaat program, tidak boleh dikorbankan akibat lemahnya pengawasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Kami kurang puas dengan pola penanganan seperti ini. Pemerintah harus memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran besar yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Ini bukan persoalan yang bisa ditutup-tutupi dengan kepentingan politis. Program ini menggunakan uang rakyat untuk menyehatkan generasi bangsa, bukan justru membahayakan,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecaman serupa juga disampaikan Ketua Lembaga Pemantau dan Analisis Strategis, Iwan Suga. Ia meminta Badan Gizi Nasional mengambil langkah tegas terhadap SPPG yang dinilai tidak kompeten dalam menjalankan tugas pelayanan gizi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;BGN harus tegas. Sekretaris BGN bahkan sudah menutup kurang lebih 1.200 SPPG yang dianggap tidak kompeten. Ini bukan proyek coba-coba, melainkan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kalau memang tidak mampu, lebih baik ditutup saja,&rdquo; tegas Iwan Suga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasus dugaan keracunan makanan ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Surabaya. Banyak pihak berharap evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap sistem pengelolaan dan pengawasan program pemenuhan gizi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemerintah juga didorong untuk lebih selektif dalam menentukan mitra pelaksana program, sehingga kualitas makanan dan keselamatan penerima manfaat benar-benar terjamin.(Red)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://abadinews.id/po-content/uploads/202605/img-20260511-wa0231.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dugaan Keracunan Siswa Penerima MBG, AWS Sebut Quality Control Lemah]]></media:title></media:content><category><![CDATA[Berita]]></category></item></channel></rss>