FORKI Jatim Bangkit! Tiga Medali Dibawa Pulang dari Kejurnas Karate 2026

Reporter : Dani

abadinews.id, Bandung – Kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Jawa Timur sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Nasional Karate 2026 dengan membawa pulang tiga medali dari berbagai nomor pertandingan. Raihan tersebut terdiri atas satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu yang menjadi modal positif bagi kebangkitan karate Jawa Timur di bawah kepengurusan baru.

 

Medali emas dipersembahkan karateka muda asal Inkai Jember, Reihan Ezza Pratama, yang tampil impresif pada nomor kumite +70 kilogram kadet putra. Penampilan disiplin dan agresif Reihan sepanjang pertandingan membuatnya sukses berdiri di podium tertinggi dan mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional.

 

Sementara itu, medali perak berhasil diraih Anastasya Rosaline Aurellia Wawoh dari BKC Kabupaten Malang pada nomor kumite -66 kilogram junior putri. Meski harus puas di posisi kedua, Anastasya menunjukkan performa luar biasa dan menjadi salah satu atlet putri potensial yang dimiliki Jawa Timur.

 

Adapun medali perunggu dipersembahkan Dewangga Haikal dari Inkanas Kabupaten Kediri di nomor kumite -55 kilogram under 21 putra. Perjuangan Dewangga menambah koleksi medali sekaligus mempertegas daya saing karateka Jawa Timur di level nasional.

 

Capaian tersebut dinilai cukup membanggakan mengingat persiapan kontingen FORKI Jawa Timur berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Jawa Timur memberangkatkan total 47 atlet yang terdiri dari 27 atlet putra dan 20 atlet putri untuk berlaga di Bandung.

 

Persiapan menuju kejurnas dilakukan usai pelaksanaan seleksi daerah (Selekda). Bahkan, pemusatan latihan hanya berlangsung sekitar satu pekan sebelum keberangkatan. Kondisi tersebut juga bertepatan dengan masa awal kepemimpinan Ketua FORKI Jatim yang baru terpilih, Johanes Koento.

 

Johanes Koento mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan pelatih yang telah bekerja keras selama kejuaraan berlangsung. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi awal positif bagi perjalanan FORKI Jawa Timur ke depan.

 

“Terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang dengan maksimal sehingga mampu meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Terima kasih juga kepada para pelatih yang telah mendampingi. Hasil ini cukup baik mengingat persiapan yang sangat singkat,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

 

Johanes menegaskan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan karateka terbaik hasil seleksi daerah dan telah menunjukkan mental bertanding serta semangat juang tinggi selama kejurnas berlangsung.

 

“Hasil ini diperoleh melalui perjuangan keras. Ini menjadi awal yang baik bagi FORKI Jatim karena mampu membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu,” tambahnya.

 

Dalam klasemen akhir Kejuaraan Nasional Karate 2026, Jawa Timur menempati posisi ke-14 nasional. Sementara posisi juara umum diraih perguruan Inkai, disusul Inkanas di peringkat kedua dan DKI Jakarta pada posisi ketiga. Sulawesi Selatan menempati peringkat keempat, KKI di posisi kelima, serta Jawa Barat berada di urutan keenam.

 

Meski belum masuk jajaran papan atas nasional, raihan tiga medali tersebut menjadi sinyal positif bagi kebangkitan karate Jawa Timur. Dengan pembinaan yang lebih matang dan waktu persiapan yang lebih panjang, FORKI Jatim optimistis mampu meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya sekaligus melahirkan karateka potensial yang dapat bersaing di level nasional maupun internasional.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru