Surabaya,abadinews.id - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia(MAKI) koorwil Jawa Timur Menyoroti adanya kejanggalan yang di lakukan oleh walikota Surabaya, terhadap sekelompok orang yang mendirikan Tenda penggalangan massa di pelataran Taman Apsari Surabaya yang telah memasuki hari ke 4 dan belum ada tindakan penertiban apapun yang dilakukan KaSatpol PP Surabaya.
Baca juga: MAKI Jatim Bongkar Dugaan Afiliasi dan Mark Up Proyek KDMP, Desak Aparat Usut hingga Aktor Utama
Dikutip dari Makinews.com Heru Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa pendirian tenda di pelataran Taman Apsari Surabaya telah melanggar Perda No 2 Tahun 2020 tentang kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan ketentraman Masyarakat.Bahkan cenderung ada upaya pembiaran oleh Walikota Surabaya tanpa mengindahkan saran dan masukan terutama dari MAKI Jatim secara kelembagaan.ucap Heru
“Insya Allah Senin 25 Agustus besok saya dan jajaran koordinator bidang hukum MAKI Jatim akan ngeluruk ke Kepala Satpol PP Surabaya,Pak Zaini untuk mempertanyakan secara langsung bagaimana proses penegakan Perda Surabaya Nomer 2 tahun 2020 berkaitan dengan pendirian tenda di pelataran Taman Apsari yang sudah 4 hari ini berdiri dengan tegak,”jelas Heru MAKI.
Heru MAKI menegaskan juga akan menanyakan langsung dengan mendatangi kantor Walikota Surabaya berkaitkan dengan langkah nyata dalam penegakan Perda Surabaya nomer 2 tahun 2020.
Baca juga: MAKIJatim Tantang KPK Ungkap Dalang Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Jangan Berhenti di Tiga Tersangka
Heru MAKI memastikan bahwa apabila pendirian tenda tersebut bukan merupakan pelanggaran,maka MAKi Jatim juga akan melakukan pendirian tenda dukungan ke Pemprov Jatim disana.
“Kalau hasil dari audiensi ternyata memang tidak ditemukan pelanggaran Perda,maka saya pastikan MAKi Jatim akan mendirikan tenda dukungan ke Pemprov Jatim juga disana,Catat itu,”tegas Heru MAKI.
Lambannya respon dari Walikota Surabaya tersebut tentunya menimbulkan pertanyaan dan narasinya yang sifatnya multi tafsir.
Baca juga: Ketua Maki Korwil Jatim: Pancasila Adalah Jiwa dan Identitas Bangsa yang Harus Terus Dijaga
Heru MAKi menanyakan “ada apa dengan Walikota Surabaya” ketika dirasakan sangat lamban dalam merespon apa yang menjadi pertanyaan dan keresahan MAKI Jatim secara kelembagaan.
“Yang pasti saya tidak akan mengait ngaitkan apapun karena MAKI Jatim murni merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat,tetapi kebetulan saya sebagai Ketua MAKI Koorwil Jatim masuk dalam bidang fakultas Sarjana Ilmu Politik,”canda Heru MAKI.(Red)
Editor : Redaksi