Dian Susanti Pimpin IBCA MMA Surabaya, Siap Bidik Prestasi Nasional dan Internasional

avatar abadinews.id

abadinews.id,Surabaya – Pengurus Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) sebagai langkah melanjutkan roda organisasi pasca pengunduran diri Ketua IBCA MMA Kota Surabaya sebelumnya. Pelaksanaan Muskotlub tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

 

Baca Juga: Kejurprov IBCA MMA Jatim 2026 Piala Wali Kota Surabaya, Ajang Lahirkan Petarung Muda Berprestasi

Melalui agenda tersebut, IBCA MMA Kota Surabaya juga mengajukan permohonan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya agar memberikan persetujuan, arahan, serta dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Kota Luar Biasa. Dukungan dari KONI Kota Surabaya diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, demokratis, serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan berprestasi.

 

Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang digelar pada Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB di SMK Nur Medika tersebut menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kota yang memiliki kewenangan untuk memilih dan menetapkan kepengurusan baru IBCA MMA Kota Surabaya untuk masa bakti berikutnya. Forum ini sekaligus menjadi momentum penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan memperkuat pembinaan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Kota Pahlawan.

 

Pelaksanaan Muskotlub berlangsung dengan semangat kebersamaan, transparansi, serta menjunjung tinggi nilai demokrasi organisasi. Selain menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, forum tersebut juga menjadi sarana konsolidasi guna menyusun program kerja yang lebih terarah demi meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta prestasi olahraga bela diri campuran di Surabaya.

 

Dari hasil Musyawarah Kota Luar Biasa tersebut, Dian Susanti, S.St.Gr., M.M.Kes resmi terpilih dan dipercaya untuk menakhodai IBCA MMA Kota Surabaya. Terpilihnya Dian Susanti diharapkan mampu membawa semangat baru bagi organisasi dalam menjalankan fungsi pembinaan, pengembangan atlet, serta memperkuat sinergi dengan KONI Kota Surabaya dan berbagai pihak terkait.

 

Kepemimpinan baru ini juga diharapkan dapat semakin memperkuat eksistensi IBCA MMA Kota Surabaya dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan tingkat regional, nasional, hingga internasional. Dengan dukungan seluruh pengurus, pelatih, atlet, serta insan olahraga bela diri di Surabaya, organisasi ini optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan olahraga Mixed Martial Arts di Indonesia.

 

Ketua terpilih, Dian Susanti, S.St.Gr., M.M.Kes, diharapkan mampu membawa IBCA MMA Kota Surabaya menuju pencapaian yang lebih tinggi serta mengharumkan nama Kota Surabaya di kancah nasional maupun internasional. Semangat persatuan dan kebersamaan yang terbangun dalam Muskotlub menjadi modal penting bagi organisasi untuk terus melahirkan atlet-atlet unggulan dan memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga bela diri di Tanah Air.

 

Seluruh jajaran pengurus dan anggota IBCA MMA Kota Surabaya berharap hasil Musyawarah Kota Luar Biasa ini menjadi awal baru bagi organisasi untuk semakin solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga Mixed Martial Arts di masa mendatang.

 

Ketua Pengprov IBCA MMA Jawa Timur, Arief Budi Prasetyo, S.H., M.H., mengatakan pelaksanaan Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) IBCA MMA Kota Surabaya merupakan langkah organisasi yang sah dan penting untuk menjaga kesinambungan kepengurusan setelah adanya pengunduran diri ketua sebelumnya.

 

"Pelaksanaan Muskotlub ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang harus dijalankan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik, demokratis, serta menghasilkan kepengurusan yang solid demi kemajuan IBCA MMA Kota Surabaya," ujar Arief.

 

Ia menegaskan, Pengprov IBCA MMA Jawa Timur mendukung penuh upaya pembenahan organisasi di tingkat kota agar program pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga Mixed Martial Arts di Surabaya dapat terus berjalan secara optimal.

 

"Yang terpenting adalah roda organisasi tetap berjalan, pembinaan atlet tidak terhenti, dan IBCA MMA Kota Surabaya semakin kuat dalam mencetak prestasi serta berkontribusi bagi kemajuan olahraga bela diri campuran di Jawa Timur," tambahnya.(Red)

 

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal