GRESIK, Abadinews.id - Polres Gresik menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama pemuda dan pelajar dalam rangka pencegahan serta penanggulangan Radikalisme dan Terorisme di ruang call center, Kamis (25/03/21).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Gresik KOMPOL Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.SI., Kasat Binmas AKP Ach. Said, S.H., KBO Satintelkam IPDA Anang Fathoni, 7 Anggota Satbinmas dan 75 orang pelajar.
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan

Baca Juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"
Kapolres Gresik dalam sambutanya di wakili Wakapolres menyampaiakan kegiatan ini sangat penting terutama peran pelajar sebagai generasi muda dalam mencegah atau menangani radikalisme. Perkembangan radikalisme saat ini semakin besar dan ekstrim terutama dengan adanya media sosial.
Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat
Semua agama tidak pernah mengajarkan tentang kekerasan jika ada seseorang yang menggunakan agama sebagai tameng untuk berbuat kekerasan itu akan sangat berbahaya sehingga saya berharap jangan sampai adik-adik sekalian terpapar oleh paham radikalisme, pelajar harus menjadi corong dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia yang damai, tutupnya. (AD1)
Editor : hadi