abadinews.id.surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya terus memantapkan langkah menghadapi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Rabu (29/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda kepartaian ke depan.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, serta dihadiri jajaran pengurus harian DPD, para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK), dan sejumlah kader yang akan terlibat dalam kepanitiaan maupun pelaksanaan Rakerda.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Kota Surabaya untuk memastikan seluruh kesiapan organisasi, baik dari sisi struktur, program kerja, maupun aspek teknis pelaksanaan Rakerda yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
Dalam rapat terungkap bahwa DPD Partai Golkar Kota Surabaya telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 31 kecamatan dan Musyawarah Kelurahan (Muslur) di 153 kelurahan se-Kota Surabaya.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian strategis yang menandai selesainya proses restrukturisasi kepengurusan hingga tingkat paling bawah sekaligus menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan tahapan pembinaan organisasi secara lebih terarah.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menegaskan bahwa setelah seluruh proses Muscam dan Muslur selesai dilaksanakan, fokus organisasi kini diarahkan pada penguatan konsolidasi internal agar seluruh jajaran memiliki kesamaan visi, semangat, dan arah perjuangan.
"Setelah Muscam dan Muslur selesai, kita harus kembali mengonsolidasikan organisasi sampai ke tingkat kelurahan. Program-program kerja dan visi misi partai harus semakin diperkuat agar seluruh kader memiliki semangat dan arah perjuangan yang sama," ujar dr. Akmarawita Kadir.
Menurutnya, konsolidasi merupakan tahapan yang sangat penting untuk memastikan setiap struktur organisasi mampu menjalankan tugas secara efektif sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai organisasi yang solid tidak hanya dibangun melalui pembentukan kepengurusan, tetapi juga melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang berkesinambungan, serta komitmen seluruh kader dalam menjalankan kebijakan partai.
Karena itu, seluruh pengurus diminta aktif membangun sinergi mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan agar berbagai program Partai Golkar dapat terlaksana secara maksimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya.
Selain membahas penguatan organisasi, rapat koordinasi juga memfokuskan pembahasan pada persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang menjadi agenda strategis Partai Golkar Kota Surabaya tahun ini.
Rakerda direncanakan digelar pada September 2026, namun jadwal pelaksanaannya masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Koordinasi tersebut dilakukan agar pelaksanaan Rakerda Kota Surabaya tidak berbenturan dengan agenda organisasi di tingkat provinsi maupun agenda nasional Partai Golkar yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Dengan sinkronisasi jadwal tersebut diharapkan seluruh rangkaian kegiatan organisasi dapat berjalan selaras, sekaligus memberikan kesempatan kepada jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur untuk hadir dan memberikan arahan dalam pelaksanaan Rakerda.
Bagi Partai Golkar Kota Surabaya, Rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan partai pada periode mendatang.
Melalui forum tersebut, seluruh jajaran pengurus akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja sebelumnya, menyusun berbagai program prioritas, sekaligus menetapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik dan pembangunan Kota Surabaya.
Rakerda juga akan menjadi ruang penyamaan persepsi seluruh struktur partai mengenai strategi penguatan kelembagaan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pengembangan kaderisasi, serta optimalisasi peran Partai Golkar dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam rapat koordinasi diperkirakan pelaksanaan Rakerda akan diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai unsur organisasi, mulai dari pengurus DPD Kota Surabaya, pimpinan kecamatan, pimpinan kelurahan, organisasi sayap Partai Golkar, hingga unsur pendukung lainnya.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, panitia mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis secara matang.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penentuan lokasi kegiatan, penyusunan kepanitiaan, registrasi peserta, akomodasi, penyediaan perlengkapan sidang, hingga penyusunan materi-materi yang akan dibahas dalam forum Rakerda.
Persiapan sejak dini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, efektif, lancar, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu memperkuat arah organisasi ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD bersama jajaran pengurus juga mengajak seluruh kader Partai Golkar untuk terus menjaga semangat kebersamaan, soliditas, dan loyalitas terhadap organisasi.
Seluruh kader diharapkan aktif memberikan saran, masukan, serta kontribusi positif kepada panitia demi menyukseskan pelaksanaan Rakerda sebagai forum strategis yang akan menentukan langkah organisasi pada masa mendatang.
Menurut pengurus, kekompakan seluruh elemen partai merupakan modal utama dalam menjaga eksistensi Partai Golkar di Kota Surabaya sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Melalui Rakerda Tahun 2026, DPD Partai Golkar Kota Surabaya berharap mampu menghasilkan berbagai kebijakan dan program strategis yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, memperkuat sinergi antarstruktur organisasi dari tingkat kota hingga kelurahan, serta meningkatkan kualitas kaderisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Rakerda juga diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkokoh kesiapan Partai Golkar Kota Surabaya menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang, sekaligus mempertegas komitmen organisasi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Kota Surabaya melalui kerja nyata, penguatan kelembagaan, serta pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.(Red)
Editor : Redaksi