Rakerda 2026, Golkar Surabaya Mantapkan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Kecamatan

avatar abadinews.id

abadinews.id,Surabaya — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 yang dirangkai dengan pengukuhan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Surabaya masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi dinamika politik dan pembangunan Kota Surabaya ke depan.Minggu(13/9/26) Bertempat di Hotel wyndam Surabaya 


Mengusung semangat penguatan konsolidasi, Rakerda tersebut dihadiri sejumlah tokoh, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kota Surabaya, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, organisasi sayap dan hasta karya Partai Golkar, para ketua PK se-Kota Surabaya beserta jajaran pengurusnya, serta perwakilan partai politik di Kota Surabaya.

Baca Juga: Jelang Rakerda, Partai Golkar Surabaya Perkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Pemilu 2029


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap peran Partai Golkar dalam pembangunan Kota Surabaya. Menurutnya, berbagai perkembangan positif yang terjadi di Surabaya tidak terlepas dari sinergi berbagai elemen, termasuk kontribusi dan masukan dari Partai Golkar.


Eri menyinggung sejumlah capaian pembangunan yang menurutnya menunjukkan perkembangan positif, mulai dari penurunan angka stunting, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga berbagai indikator pembangunan lainnya.


“Ketika di Surabaya ada penurunan stunting, ada peningkatan pertumbuhan ekonomi, itu tidak lepas dari pergerakan dan sinergi seluruh elemen di Kota Surabaya,” ujar Eri.


Ia menilai Partai Golkar selama ini terus hadir memberikan masukan dan arahan mengenai berbagai upaya untuk menjadikan Surabaya lebih baik. Menurutnya, kontribusi tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat kota, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional.


Eri berharap Rakerda Partai Golkar Kota Surabaya mampu menghasilkan berbagai gagasan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga seluruh Kota Surabaya.


Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergitas dalam menjalankan amanah organisasi maupun jabatan politik.


“Jabatan kita, kalau kita tidak bisa memberikan amal jariyah dalam kehidupan Kota Surabaya, maka untuk apa? Yang penting bagaimana kita selalu menebar kebaikan,” katanya.


Menurut Eri, setiap manusia memiliki kekurangan. Karena itu, kebersamaan dan sinergi menjadi kekuatan penting untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat.


“Perbedaan dan kekurangan manusia harus dikuatkan dengan kebersamaan dan sinergitas. Itulah yang akan menguatkan kita untuk memberikan apa yang kita punya bagi yang terbaik untuk Kota Surabaya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya dr. Akmarawita Kadir, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda 2026 memiliki dua agenda penting, yakni evaluasi program kerja sekaligus penguatan konsolidasi organisasi melalui pengukuhan pimpinan kecamatan masa bakti 2026–2031.


Ia menyebut Rakerda merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan, sekaligus merumuskan langkah taktis dan strategis dalam menghadapi tantangan politik ke depan.


“Surabaya adalah kota yang sangat dinamis, maju dan masyarakatnya heterogen. Karena itu, kita harus terus melakukan konsolidasi dan merumuskan strategi yang tepat,” ujarnya.


Konsolidasi internal, kata dia, tidak boleh berhenti di tingkat DPD atau kecamatan. Partai Golkar harus mampu memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput, termasuk RT dan RW.


Selain itu, kader Partai Golkar juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam mengawal pembangunan Kota Surabaya agar tetap sejalan dengan garis perjuangan partai.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kota Surabaya yang baru dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031.


Menurutnya, pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian jabatan organisasi. Para pimpinan kecamatan memiliki amanah dan tanggung jawab politik yang besar karena berada di garis terdepan dalam bersentuhan langsung dengan masyarakat.


“Saudara-saudara semua adalah ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di akar rumput. Karena itu, bagaimana metode teman-teman memberikan solusi terbaik terhadap persoalan warga menjadi sangat penting,” katanya.


Ia menegaskan bahwa peningkatan perolehan suara Partai Golkar pada pemilu mendatang sangat bergantung pada tiga hal utama, yakni soliditas, kerja keras dan kedekatan kader dengan masyarakat.


“Kibarkan panji-panji Partai Golkar di setiap sudut kota. Rebut hati rakyat dengan kerja nyata, kepedulian sosial dan politik yang selalu santun, sehingga Golkar Surabaya selalu di hati arek Suroboyo,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas arahan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mukhni beserta jajaran yang terus memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi Partai Golkar di Surabaya.


Salah satu perhatian yang turut ditekankan dalam pengukuhan tersebut adalah peningkatan keterlibatan perempuan dalam struktur partai. Komposisi Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kota Surabaya disebut telah memberikan ruang lebih dari 30 persen bagi perempuan.


Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat regenerasi sekaligus membuka ruang lebih besar bagi kader perempuan dan generasi muda untuk berkembang di Partai Golkar.

 


Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Jawa Timur I, Surabaya-Sidoarjo, Adela Kanasya Adies turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Rakerda DPD Partai Golkar Kota Surabaya.


Adella yang menjadi anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) menggantikan Adies Kadir tersebut menilai Rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan, menyusun program ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi dan kekompakan seluruh kader.


“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPD Partai Golkar Kota Surabaya yang telah mempersiapkan acara Rakerda ini dengan sangat baik,” ujarnya.


Ia meminta seluruh kader mulai mempersiapkan diri dengan memperkuat struktur organisasi dan menjaga soliditas. Hal tersebut dinilai penting agar Partai Golkar senantiasa hadir dan semakin dekat dengan masyarakat.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Perkuat Basis Relawan, Siapkan Program Baru untuk Surabaya-Sidoarjo


Adella juga menyoroti pentingnya regenerasi di tubuh Partai Golkar. Menurutnya, komposisi masyarakat dan pemilih ke depan akan semakin banyak diisi oleh generasi muda.


Karena itu, Partai Golkar harus mampu memberikan ruang kepada kader-kader muda untuk bergabung, aktif dan berkarya.


“Regenerasi di Partai Golkar Kota Surabaya menjadi sangat penting. Sejauh ini saya melihat sudah banyak kader yang mulai bergabung, mulai aktif dan berkarya bersama Partai Golkar. Ini perlu terus kita dorong,” katanya.


Menurut Adella, Partai Golkar harus semakin terbuka terhadap gagasan-gagasan baru dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Namun, keterbukaan tersebut tetap harus dibarengi dengan pembelajaran dari pengalaman para senior partai.


“Saya juga belajar dari para senior. Banyak yang saya kenal sebagai mentor dan senior, termasuk teman-teman dari ayah saya. Secara tidak langsung saya belajar cara-cara berpolitik dari mereka,” tuturnya.


Selain regenerasi, Adella menekankan pentingnya peningkatan peran perempuan di dalam organisasi. Ia berharap semakin banyak perempuan yang aktif dan diberikan kesempatan untuk berkembang di Partai Golkar.


“Kita harus mampu mempersiapkan kader-kader perempuan yang berkualitas dan siap mengambil peran, baik dalam organisasi maupun dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa kekuatan Partai Golkar tidak hanya ditentukan oleh besarnya struktur organisasi, tetapi juga oleh kekompakan kader dan sejauh mana keberadaan partai dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.


Karena itu, ia berharap Rakerda menghasilkan program-program yang konkret, terukur dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Surabaya.


“Kepada seluruh kader, para pengurus kecamatan dan organisasi sayap, mari terus kita jaga kekompakan dan semangat untuk menjemput kemenangan Partai Golkar pada pemilu yang akan datang,” katanya.

 

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi dalam arahannya menekankan pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas dalam tubuh Partai Golkar. Menurutnya, Partai Golkar memiliki banyak kader dengan kapasitas dan kemampuan yang luar biasa.


Namun, kualitas sumber daya manusia tersebut harus disatukan dengan kesamaan cara berpikir agar dapat menjadi kekuatan organisasi yang solid.


“Golkar adalah partai politik yang di dalamnya banyak sumber daya manusia yang luar biasa. Sumber daya manusia yang luar biasa ini tidak akan bisa bersatu dan menjadi satu barisan kalau tidak ada jalan berpikir yang sama,” ujarnya.


Menurutnya, organisasi partai memiliki fungsi penting untuk menyatukan berbagai pemikiran dari kader-kader yang memiliki latar belakang dan kemampuan berbeda.

Baca Juga: DPD Partai Golkar Surabaya Bergerak,Adela Pastikan PIP, KIP Kuliah,dan Aspirasi Warga Jadi Prioritas


Ia menilai independensi berpikir menjadi hal penting bagi setiap kader. Namun, setelah proses berpikir dan pertimbangan dilakukan, keputusan organisasi harus dapat dijalankan secara bersama-sama.


“Jalan berpikir itu penting untuk menyatukan pikiran orang-orang hebat ini agar secara bersama-sama dapat memutuskan apa yang menjadi kepentingan kita,” katanya.


Ia juga mengingatkan pentingnya doktrin karya dan kerja nyata sebagai bagian dari strategi Partai Golkar. Baginya, kekuatan politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah sumber daya yang dimiliki, tetapi juga kemampuan menyusun strategi dan menggerakkan seluruh potensi kader.


“Doktrin karya adalah strategi kita,” tegasnya.


Ia mendorong seluruh jajaran Partai Golkar di Surabaya untuk terus memperkuat organisasi, menciptakan kader-kader berkualitas serta memastikan setiap keputusan yang telah disepakati dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.

 

Rakerda DPD Partai Golkar Kota Surabaya 2026 dan pengukuhan Pimpinan Kecamatan masa bakti 2026–2031 pada akhirnya menjadi momentum konsolidasi organisasi dari tingkat kota hingga akar rumput.


Penguatan struktur, regenerasi kader, peningkatan keterlibatan perempuan dan generasi muda, serta kedekatan dengan masyarakat menjadi sejumlah agenda penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.


Dengan struktur kecamatan yang telah dikukuhkan, Partai Golkar Surabaya diharapkan tidak berhenti pada penguatan organisasi secara administratif. Para kader dituntut mampu menerjemahkan program dan garis perjuangan partai melalui kerja nyata di tengah masyarakat.


Sinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya juga menjadi salah satu pesan yang mengemuka. Kehadiran Wali Kota Eri Cahyadi dalam Rakerda tersebut menunjukkan adanya ruang komunikasi dan kerja sama antara partai politik dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan kota.


Bagi Partai Golkar Surabaya, konsolidasi bukan hanya persoalan memperkuat struktur internal, melainkan juga bagaimana seluruh kader mampu hadir menjawab persoalan masyarakat.


Dengan semangat tersebut, pengurus Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kota Surabaya masa bakti 2026–2031 diharapkan menjadi motor penggerak partai di wilayah masing-masing, memperluas kedekatan dengan warga, serta membawa Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat Surabaya.


Rakerda pun diharapkan melahirkan program-program yang konkret dan terukur, sekaligus menjadi pijakan bagi Partai Golkar Kota Surabaya dalam menghadapi dinamika politik dan agenda pemilu mendatang.(Red)

 

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal