Gerakan Kolaboratif Peduli Lingkungan: Penanaman Mangrove Sambut Hari Bumi dan HJKS Surabaya

avatar abadinews.id

abadinews.id,Surabaya – Baksos'e Suroboyo kolaborasi bersama lintas komunitas dan institusi PT.Terminal Peti kemas Surabaya(TPS) kembali digaungkan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. menyampaikan komitmen bersama untuk menggelar aksi nyata penanaman 10,000 bibit mangrove di wilayah pesisir Surabaya yang di adakan pada bulan Mei Selasa(21/4/26)

 

Baca Juga: Keluarga Besar Baksos 'e Suroboyo Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Dalam sambutannya,Ketua Baksos'e Suroboyo Bambang Udi Ukoro menyampaikan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut tidak semata atas inisiatif pribadi, melainkan dorongan dari berbagai pihak, yang memberikan motivasi untuk kembali aktif dalam kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan. Ia menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari komitmen komunitas “Baksos e Suroboyo” yang selama ini tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan UMKM serta pelestarian lingkungan.

 

“Kami ingin menggerakkan kembali semangat kepedulian lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang berkelanjutan. Apalagi momentum ini bertepatan dengan Hari Bumi dan juga menyongsong Hari Jadi Kota Surabaya,” ujarnya.

 

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai elemen, di antaranya perwakilan komunitas, Forum Lintas Komunitas, tokoh masyarakat, serta organisasi profesi seperti Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur. Selain itu, dukungan juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN), yang telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.

 

Rencana kegiatan ini akan dipusatkan di kawasan pesisir, dengan konsep kolaboratif yang melibatkan ratusan relawan. Pengalaman sebelumnya dalam penanaman mangrove di wilayah Asemrowo menjadi referensi penting, di mana kegiatan serupa mampu menggerakkan hingga 500 personel dalam satu aksi terpadu yang diawali dengan apel dan pembukaan seremonial.

 

Baca Juga: Ramadhan 1447 H, Baksos’e Suroboyo Santuni Anak Yatim Lewat Sahur Bersama di Kelurahan Sawunggaling

Tidak hanya fokus pada aspek lingkungan, kegiatan ini juga akan dikemas secara kreatif dengan sentuhan nilai seni dan budaya. Beberapa komunitas bahkan berencana menghadirkan atraksi unik seperti pengibaran bendera di tengah laut, sebagaimana pernah dilakukan sebelumnya dengan dukungan relawan kebencanaan.

 

Sementara itu, perwakilan PT. Terminal Peti kemas Surabaya(TPS) Sri, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program lingkungan yang dijalankan. Ia berharap kerja sama yang terjalin bukan hanya sebatas penanaman 10,000 bibit mangrove, tetapi juga mencakup perawatan dan pengelolaan jangka panjang.

 

“Kami ingin bermitra dengan pihak-pihak yang benar-benar serius. Tidak hanya menanam, tetapi juga merawat. Ini yang menjadi tantangan sekaligus harapan kami ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga: 400 Paket Nasi Di Bagikan Pekerja Dini Hari,Baksos'e Suroboyo Gelar Sahur On The Road

 

Antusiasme dari berbagai pihak menjadi sinyal positif bahwa gerakan ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak nyata bagi lingkungan pesisir Surabaya. Ke depan, koordinasi lanjutan akan dilakukan untuk menentukan titik lokasi penanaman serta teknis pelaksanaan kegiatan agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara komunitas, pemerintah, dunia usaha, dan akademisi dalam membangun lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Kota Surabaya.

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal