abadinews.id,Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya terus berinovasi dalam menggerakkan roda perekonomian sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah berbagai tantangan fiskal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Isoplus melalui penyelenggaraan event lari berskala nasional yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Debindo Mitra Tama Gelar Pameran Terbesar Surabaya Expo 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa event lari bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi menjadi instrumen penting dalam menggerakkan sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, pariwisata, hingga pelaku UMKM. Pada tahun sebelumnya, kegiatan ini berhasil menarik sekitar 9.000 peserta dari berbagai daerah, yang berdampak signifikan terhadap okupansi hotel serta peningkatan kunjungan wisata di Kota Pahlawan.
“Tahun ini kami menargetkan lebih dari 10.000 pelari datang ke Surabaya. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi bagaimana kita menggerakkan ekonomi daerah agar tetap tumbuh, sehingga program-program prioritas seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis tetap bisa berjalan optimal,” ujarnya pada saat konferensi pers Kamis(16/4/26)
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemkot Surabaya telah menyiapkan berbagai aspek teknis, mulai dari kenyamanan rute lari hingga sistem pengamanan yang terintegrasi. Jalan-jalan yang akan dilalui pelari dipastikan dalam kondisi aman dan nyaman. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dilakukan, termasuk rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan selama acara berlangsung.
Pemkot juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar turut mendukung dan memahami manfaat dari kegiatan tersebut. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta, serta masyarakat, diharapkan event ini mampu memperkuat citra Surabaya sebagai kota tujuan sport tourism, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih jauh, dampak ekonomi dari kegiatan ini diharapkan dapat dirasakan hingga ke tingkat kampung. Pergerakan ekonomi tidak hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga menyentuh masyarakat secara langsung, termasuk pelaku usaha kecil di lingkungan perumahan.
Baca Juga: Ciptakan SDM Unggul Pemkot Surabaya dan BKKBN Jatim Wisuda 2.419 Lulusan SOTH
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar memberikan efek domino bagi perekonomian warga. Dari hotel, transportasi, kuliner, hingga usaha kecil di kampung-kampung bisa ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sebagai bentuk kesiapan, panitia juga akan menyediakan layanan verifikasi peserta serta fasilitas kesehatan yang memadai. Bahkan, akan dibuka pos pemeriksaan kesehatan dan pendaftaran yang melibatkan tenaga medis profesional untuk memastikan seluruh peserta dalam kondisi prima sebelum mengikuti lomba.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Sepakati PKS Tripartit Bersama DJP dan DJPK
Pemkot Surabaya pun mengajak seluruh pelari dari berbagai daerah untuk datang dan merasakan pengalaman berlari di kota ini. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Surabaya optimistis mampu menghadirkan event lari yang nyaman, aman, dan berkesan.
“Kami mengundang seluruh pelari untuk datang ke Surabaya. Siapkan kondisi fisik untuk mengikuti marathon maupun full marathon. Kami akan menyambut dengan tangan terbuka dan memastikan pengalaman berlari di Surabaya menjadi sesuatu yang tak terlupakan,” pungkasnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan kota demi kesejahteraan seluruh warganya.
Editor : Redaksi