Asap Tebal, Ratusan Petugas Gabungan Robohkan Pagupon di Lahan Kosong

avatar abadinews.id
Lahan kosong tempat perjudian burung dara dipenuhi asap bekas kayu pagupon yang dibakar
Lahan kosong tempat perjudian burung dara dipenuhi asap bekas kayu pagupon yang dibakar

Surabaya, Abadinews.id - Kepulan asap membumbung di lahan kosong yang letaknya di jalan Karang Asem Surabaya, Senin sore (01/11/21).

Asap itu berasal dari kobaran api pagupon yang dirobohkan paksa oleh petugas gabungan Tiga Pilar Kecamatan Tambaksari dan Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Hoax, Muncul Pemberitaan Penangkapan Narkoba Tanpa Klarifikasi di Sidoarjo

Pagupon-pagupon itu kemudian dibakar usai dirobohkan petugas.

Sementara itu ditempat terpisah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan menyebut jika kegiatan penertiban itu dilakukan setelah banyak desakan masyarakat yang resah terhadap aktifitas dugaan perjudian di lokasi tersebut.

"Komitmen Tiga Pilar Kota Surabaya terutama Kepolisian, akan tetap memberangus keberadaan penyakit masyarakat. Tidak tebang pilih. Informasi sekecil apapun dari bawah akan kami tindak lanjuti," tutur Yusep.

Setidaknya ada sekitar 17 pagupon yang berada di lokasi lahan kosong tersebut.

Baca Juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Toko Emas Pacar Keling

Pagupon-pagupon itu kemudian dibongkar dan dirobohkan kemudian dimusnahkan petugas.

Mantan Dirkrimsus Polda Jatim ini juga menegaskan, bakal melakukan penertiban tersebut secara berkala agar tidak ada kegiatan yang diduga praktik perjudian tersebut, apalagi menimbulkan kerumunan ditengah pandemi.

Sementara, lokasi pagupon tersebut berada tak jauh dari pemukiman penduduk.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gelar Bazar Penerimaan Barang Bukti,1050 Unit Sepeda Motor Siap Di Serahkan

Bahkan, ada puluhan warung yang berjajar di sekitar lokasi.

Karena harus dibakar, petugas kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran Kota Surabaya untuk mengantisipasi rembetan api.

"Kawasan ini dekat dengan pemukiman penduduk. Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kota untuk menerjunkan mobil pemadam kebakaran guna antisipasi rembetan api. Mengingat banyak bangunan semi permanen di lokasi ini," pungkasnya.(Bejo)

Editor : hadi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal