Surabaya, Abadinews.id - Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta telah menindak lanjuti arahan dari bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan memerintahkan seluruh jajaran Polda Jatim, bekerjasama dengan stakeholder dalam penanganan Covid-19 di Jatim. Rabu (02/06/21)
Polda Jatim juga menurunkan batalyon vaksinator untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ke zona merah.
Baca Juga: Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Udara Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Aman dan Kondusif
"Mengoptimalkan peran PPKM Mikro untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan pelaksanaan 3T, serta melaksanakan mikro lockdown terhadap wilayah zona merah, kesiapan rumah sakit yang menyediakan PCR, serta kapasitas tempat tidur, dan peningkatan vaksinasi melalui door to door," tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain itu, Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan untuk optimalisasi pos penyekatan di perbatasan, baik jalur toll maupun jalur arteri.
Baca Juga: Rekrutmen Anggota Polri 2026 di Polda Jatim Dimulai, Peserta Dimbau Tak Percaya Calo
Di pos penyekatan tersebut telah disiapkan penyediaan antigen, guna mengantisipasi penyebaran virus masuk di Jatim.
Pasalnya dari data akumulasi seluruh Indonesia, hasil penyekatan terhadap pemudik dan PPKM Mikro selama tanggal 15 sampai dengan 30 Mei lalu telah dilakukan pemeriksaan swab secara random, dan diperoleh hasil 5.393 pemudik positif Covid-19.
Baca Juga: Kejurprov Bola Voli Indoor U-18 Antar Klub se Jatim Tahun 2026 Dibuka, Ajang Gali Potensi Atlet Muda
"Memaksimalkan pos penyekatan di 3 titik, diantaranya jalur Toll Ngawi - Solo, Bojonegoro - Cepu, dan Tuban - Rembang, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 masuk di Jatim," jelasnya.
"Kita juga memaksimalkan tim pemburu Covid Hunter, yang siap menjemput dan memberi pelayanan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19," tutup Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (AD1)
Editor : hadi