HUT ke-22 DPD RI, Ning Lia Dorong Politik Humanis dan Perlindungan Anak Down Syndrome

avatar abadinews.id

abadinews.id, Surabaya – Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menekankan pentingnya politik humanis, peningkatan partisipasi generasi muda, serta penguatan perlindungan anak dalam momentum peringatan HUT ke-22 DPD RI di Gedung DPD RI Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026).

 

Baca Juga: Di Balik Karya Seni, Ada Kreativitas yang Layak Mendapat Apresiasi

Ning Lia mengapresiasi kepemimpinan DPD RI yang dinilainya turut memperkuat keterhubungan Jawa Timur di tingkat pimpinan. Ia juga berharap DPD RI terus meningkatkan kinerja dan memperluas sosialisasi mengenai peran serta fungsi lembaga kepada masyarakat.

 

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam mendekatkan lembaga perwakilan daerah kepada publik. Ia juga mendorong generasi muda agar tidak apatis terhadap politik, melainkan berani menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi aktif dalam demokrasi, termasuk dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI.

Baca Juga: Kepemimpinan Khofifah-Emil di HUT ke-81 Jatim, Lia Istifhama Tekankan Semangat Inklusivitas

“Kita berharap DPD RI semakin memiliki kinerja yang semakin bagus karena kita berbicara tentang kepentingan daerah,” ujar Ning Lia.

Selain itu, Ning Lia menyoroti pentingnya pencegahan perundungan (bullying), khususnya terhadap anak berkebutuhan khusus.yang berdasarkan informasi dalam kasus tersebut berujung pada meninggalnya korban. Peristiwa semacam ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar perlindungan terhadap anak, khususnya anak yang berada dalam kondisi rentan, dapat diperkuat.

Ia mendorong penguatan tanggung jawab orang tua dalam pengasuhan dan pengawasan anak, termasuk kemungkinan penerapan sanksi apabila terbukti terdapat kelalaian sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga: Aspirasi Desa dan Pelestarian Budaya Keris Jadi Perhatian Senator Lia

“Saya berharap ada perhatian terhadap penegakan sanksi bagi orang tua juga, ketika memang ada kelalaian. Bukan berarti kita ingin bersikap keras, tetapi ini untuk memberikan efek jera. Kita tidak ingin ada lagi anak-anak yang menjadi korban,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan anak membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Melalui momentum HUT ke-22 DPD RI, Ning Lia berharap penguatan kelembagaan, politik yang humanis, dan kepedulian terhadap persoalan sosial dapat berjalan beriringan demi memperjuangkan aspirasi daerah serta mewujudkan masyarakat yang inklusif dan aman bagi anak.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal