IBCA MMA Jatim Tancap Gas! Adu Wani Jadi Ajang Pembuktian Petarung Terbaik Nusantara

avatar abadinews.id

abadinews.id,Madiun – Kejuaraan IBCA Mixed Martial Arts (MMA) 2026 Piala Walikota Madiun bertajuk "Adu Wani"sukses digelar selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Juli 2026. Ajang yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan atmosfer kompetisi yang penuh semangat, sportivitas, dan persaudaraan antaratlet dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Baca Juga: Porkab IBCA MMA Sidoarjo Meledak! Rivalitas 9 Camp Membara Demi Tiket Porprov 2027

Sebanyak 200 atlet MMA dengan kategori youth junior, junior hingga senior,ambil bagian dalam kejuaraan ini. Tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, para peserta juga datang dari sejumlah provinsi lain di Indonesia. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga Mixed Martial Arts terus mengalami perkembangan pesat dan semakin diminati masyarakat.

 

Kejuaraan "Adu Wani" menjadi wadah bagi para atlet untuk menguji kemampuan teknik, strategi, dan mental bertanding dalam atmosfer kompetisi yang sehat. Selain mengejar prestasi, ajang ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkomunitas bela diri sekaligus memperluas jaringan pembinaan atlet di tingkat nasional.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun,F. Bagus Panuntun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, bermental kuat, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

 

Ia juga menilai penyelenggaraan kejuaraan berskala nasional di Kota Madiun memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga peserta ke Kota Pendekar.

 

Sementara itu Ketua IBCA MMA Jawa Timur Arief Budi Prasetyo, S.H.,M.H yang turut hadir mengatakan penyelenggaraan Kejuaraan "Adu Wani" merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membina dan mengembangkan olahraga MMA, khususnya di Jawa Timur.

 

"Kejuaraan ini kami selenggarakan sebagai ajang pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengukur kemampuan mereka melalui pertandingan yang kompetitif. Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta yang datang tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia," ujar Arif Budi.Jumat(24/7/26)

 

Baca Juga: Menuju Kejuaraan Dunia Abu Dhabi, IBCA MMA Jatim Perkuat Kesiapan Atlet

Menurutnya, meningkatnya jumlah peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa perkembangan olahraga MMA di Indonesia semakin pesat dan mendapat perhatian luas, baik dari kalangan atlet, pelatih, maupun masyarakat.

 

Arif menegaskan, kejuaraan semacam ini memiliki peran strategis dalam mencetak atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Selain meningkatkan kemampuan teknik dan fisik, pertandingan juga menjadi sarana membangun mental juara serta menanamkan nilai sportivitas di setiap atlet.

 

"Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang rutin, dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, IBCA MMA Jawa Timur akan terus menghadirkan kejuaraan-kejuaraan yang berkualitas sebagai bagian dari proses pembinaan atlet," tambahnya.

 

Sepanjang dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi fair play. Para atlet menampilkan kemampuan terbaik mereka di berbagai kelas yang dipertandingkan. Teknik striking, grappling, hingga strategi bertanding yang matang menjadi tontonan menarik bagi para penonton yang memadati arena pertandingan.

Baca Juga: Ketua IBCA MMA Jawa Timur Tegaskan Target Lima Emas pada Pesta Olahraga Nasional 2028 NTB-NTT

 

Sorak sorai dan dukungan dari suporter semakin menambah semarak jalannya kompetisi. Setiap pertandingan berlangsung kompetitif dengan tetap mengedepankan keselamatan atlet sesuai regulasi yang berlaku.

 

Panitia berharap Kejuaraan IBCA MMA "Adu Wani" dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar di Kota Madiun. Selain menjadi sarana pencarian bibit atlet potensial, kejuaraan ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga bela diri di Indonesia serta meningkatkan kualitas atlet melalui kompetisi yang berjenjang.

 

Dengan semakin banyaknya kejuaraan yang diselenggarakan secara profesional, peluang bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk berkembang, meraih prestasi, dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional akan semakin terbuka. Kejuaraan "Adu Wani" pun menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga bela diri di Indonesia terus bergerak maju dengan semangat kompetisi, persaudaraan, dan prestasi.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal