Komite III DPD RI Puji Kinerja Kemenhaj, Haji 2027 Dibidik Raih Labaytum Excellence Award

avatar abadinews.id

abadinews.id, jakarta – Komite III DPD RI memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilai berlangsung lebih tertata, terkoordinasi, dan menunjukkan berbagai kemajuan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang membahas evaluasi menyeluruh pelaksanaan haji 2026 sekaligus menyiapkan strategi peningkatan kualitas layanan untuk penyelenggaraan haji 2027.

 

Baca Juga: Dari Istitaah hingga Syarikah, Ning Lia Beberkan Catatan Penting Haji 2026

Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah dan DPD RI untuk menyamakan langkah dalam memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia.

 

Dalam forum tersebut, Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan berbagai pembenahan dengan target meraih "Labaytum Excellence Award",sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan kualitas layanan haji Indonesia di tingkat internasional.

 

Salah satu anggota Komite III DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama menyampaikan bahwa hasil evaluasi harus menjadi dasar dalam menyempurnakan pelayanan haji pada tahun mendatang.

 

Menurutnya, terdapat empat aspek utama yang perlu menjadi perhatian serius pada penyelenggaraan Haji 2027. Pertama adalah peningkatan kebersihan fasilitas umum, khususnya toilet pada fase Armuzna yang menjadi titik dengan mobilitas jemaah sangat tinggi.

 

"Terkait kebersihan, khususnya pada fase Armuzna, kami berharap syarikah dapat mengoptimalkan ketersediaan petugas kebersihan, mengingat tingginya penggunaan fasilitas umum seperti toilet oleh jemaah," ujarnya.

 

Selain itu, Lia juga menyoroti pentingnya penguatan integrasi data istithaah kesehatan melalui penataan layanan pemeriksaan kesehatan (medical check-up), sehingga proses penentuan kelayakan kesehatan calon jemaah dapat berlangsung lebih efektif dan terintegrasi.

 

Aspek berikutnya adalah perlunya sosialisasi yang lebih komprehensif mengenai skema tanazul mandiri agar seluruh jemaah memahami mekanisme layanan tersebut secara utuh sebelum keberangkatan.

 

Tak kalah penting, Lia juga mendorong adanya peningkatan kualitas konsumsi bagi jemaah melalui penambahan variasi menu makanan.

 

Baca Juga: Antrean SPBU Makin Parah, Ning Lia Beberkan Penyebab Sulitnya Solar Subsidi

"Perlu adanya penambahan variasi menu konsumsi pada penyelenggaraan haji 2027 agar kualitas pelayanan semakin meningkat dan selaras dengan semangat pelayanan haji dari hati," katanya.

 

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf,menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan Komite III DPD RI. Ia menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya.

 

"Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah di masa mendatang," tegasnya.

 

Sebagai bentuk tindak lanjut, Kementerian Haji dan Umrah RI telah menetapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya memperketat pengawasan terhadap penyelenggara haji khusus maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), melakukan penertiban identitas atau akses masuk ke tenda Arafah dan Mina, meningkatkan pengawasan terhadap praktik pungutan liar yang merugikan jemaah, serta memperkuat sinergi dengan KBIHU sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada calon jemaah.

 

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sekaligus memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian pelayanan bagi seluruh jemaah.

Baca Juga: Lia Istifhama: Lindungi Generasi Bangsa, Perangi Narkoba dengan Sinergi dan Kepedulian Bersama

 

Komite III DPD RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap proses perbaikan penyelenggaraan ibadah haji agar semakin berkualitas serta mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.

 

Melalui sinergi yang kuat antara DPD RI, Kementerian Haji dan Umrah RI, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan Haji 2027 dapat menjadi penyelenggaraan yang lebih baik, semakin membanggakan Indonesia di mata dunia, dan memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, serta bermartabat bagi seluruh jemaah.

 

Semangat "Haji Mabrur, Pelayanan dari Hati"menjadi landasan bersama dalam mewujudkan pelayanan haji Indonesia yang semakin prima sekaligus mengantarkan Indonesia menuju target meraih Labaytum Excellence Award pada penyelenggaraan haji mendatang.(Red)

 

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal