Ketua Judes Dukung AWS Kampanyekan Kebebasan Pers di Tengah Gempuran Kepentingan

avatar abadinews.id

abadinews.id,Surabaya — Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim sekaligus Ketua Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes), Inyong Maulana menyatakan dukungannya terhadap langkah Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) yang terus mengampanyekan pentingnya kebebasan pers di tengah derasnya gempuran kepentingan politik, kelompok tertentu, hingga perkembangan platform media sosial yang kian masif.

 

Baca Juga: Ketua PWI Jatim Apresiasi AWS Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Internasional

Menurut Inyong, peringatan Hari Kebebasan Pers selama ini kerap hanya menjadi agenda seremonial tanpa implementasi nyata dalam memperjuangkan independensi dan profesionalisme kerja jurnalistik di lapangan.

 

“Kami mendukung AWS mengampanyekan Hari Kebebasan Pers,” kata Inyong, Minggu (17/5/2026).

 

Ia menilai, kebebasan pers harus diwujudkan melalui kerja-kerja jurnalistik yang profesional, objektif, dan berpihak pada kepentingan publik. Karena itu, ia mendorong AWS agar terus berani mengimplementasikan semangat kebebasan pers melalui pemberitaan yang berimbang dan tidak mudah terseret kepentingan tertentu.

 

Di tengah perkembangan era digital saat ini, lanjutnya, tantangan insan pers semakin kompleks. Kehadiran media sosial yang begitu cepat menyebarkan informasi membuat jurnalis dituntut lebih cermat dalam melakukan verifikasi data dan menjaga objektivitas pemberitaan.

 

Baca Juga: Di Tengah Ramainya Surabaya Vaganza, Ketua Komisi B DPRD Surabaya Pilih Bersama Insan Pers AWS

“Kita tahu, pers hari ini mendapat gempuran dari berbagai lini. Baik platform medsos maupun kepentingan-kepentingan yang membuka peluang untuk tidak bersikap objektif dalam menganalisa, menulis, dan menyampaikan berita. Ini berat. Belum lagi beragam intervensi yang kerap diterima pekerja jurnalistik,” ujarnya.

 

Inyong menegaskan bahwa independensi pers menjadi pondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, jurnalis harus tetap memegang teguh kode etik profesi di tengah tekanan kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan kelompok tertentu yang berpotensi memengaruhi arah pemberitaan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa tugas utama seorang wartawan adalah menyampaikan fakta dan kebenaran kepada publik secara jujur dan bertanggung jawab. Oleh sebab itu, seluruh organisasi pers diharapkan dapat bersatu memperkuat komitmen dalam menjaga kebebasan pers dan profesionalisme jurnalistik.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Digelar Meriah, AWS Libatkan Puskesmas dan Hotel Dafam Pacific Caesar

 

“Mari kita menyampaikan kebenaran dalam berita adalah salah satu rukun menjadi seorang jurnalis,” pungkasnya.

 

Dukungan terhadap kampanye kebebasan pers tersebut menjadi sinyal penting bahwa insan media di Surabaya terus berupaya menjaga independensi jurnalistik di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis. Dengan kolaborasi antarkomunitas dan organisasi pers, diharapkan semangat kebebasan pers tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik jurnalistik sehari-hari.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal