abadinews.id, Surabaya - Akuatik Indonesia Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi olahraga renang sejak usia dini. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan event bertajuk “Swimming Colt Vol.1 – Fun, Fair, Fearless in the Water!” yang digelar pada 2 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang diinisiasi bersama Training Ground Sport Academy (TGSA) Fun Swimming Vol.1 sebagai wadah pencarian dan pengembangan bakat atlet muda di bidang olahraga air. Dengan mengusung konsep fun competition, ajang ini menyasar peserta non NISDA dan non NISNAS, sehingga memberi ruang luas bagi pemula untuk merasakan atmosfer kompetisi.
Sebanyak 483 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini, melampaui target awal panitia yang hanya mematok 300 peserta. Antusiasme tinggi ini menjadi indikator positif berkembangnya minat masyarakat terhadap olahraga renang bukan hanya Surabaya tapi peserta juga dari kota Semarang yang merupakan peserta paling jauh untuk lomba ini.
Kompetisi dibagi ke dalam enam kelompok umur, mulai dari usia 4 hingga 15 tahun. Nomor yang dipertandingkan meliputi 25 meter kick bebas, gaya bebas, gaya dada, hingga gaya kupu-kupu. Selain itu, panitia juga memberikan apresiasi khusus bagi klub dengan jumlah peserta terbanyak.
Perwakilan Akuatik Indonesia Kota Surabaya djuniarno Djoko Purwanto menyampaikan bahwa peran utama organisasi adalah mendampingi penyelenggaraan kegiatan agar sesuai standar teknis. Mulai dari penyediaan juri bersertifikasi, timer, hingga pengawasan jalannya lomba, semua dilakukan untuk menjaga kualitas kompetisi.
“Kami ingin memastikan setiap event berjalan sesuai standar. Tidak hanya soal lomba, tapi juga pembelajaran bagi atlet pemula agar ke depan bisa masuk ke jalur prestasi,” ujar djuniarno
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pengelola kolam renang, pelatih, dan organisasi olahraga. Menurutnya, pembinaan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus terintegrasi agar menghasilkan atlet yang berkualitas.
Ketua pelaksana, Nisa Hamidah Nur Azisah menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan cabang olahraga renang di bawah naungan akademi. Event ini juga dirancang sebagai pintu masuk bagi anak-anak untuk bergabung dalam program pembinaan berkelanjutan.
“Ke depan, event ini direncanakan berlangsung tiga kali dalam setahun. Untuk volume berikutnya, kami targetkan digelar pada September mendatang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dari ajang ini akan dilakukan proses talent scouting. Para peserta yang dinilai memiliki potensi akan menjalani tes lanjutan, baik dari sisi teknik maupun kondisi fisik, untuk diarahkan menjadi atlet prestasi.
Dengan tingginya partisipasi dan dukungan berbagai pihak, Swimming Colt Vol.1 diharapkan menjadi titik awal lahirnya bibit-bibit atlet renang masa depan dari Kota Surabaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak dini dapat berjalan efektif jika didukung oleh kolaborasi yang solid antara organisasi, pelatih, dan masyarakat.(Red)
Editor : Redaksi