abadinews.id,Surabaya — Ketua Umum DPP Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN), Raden Mohammad Ali Zaini, menegaskan bahwa pelantikan jajaran pengurus DPD LPKAN Jawa Timur bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah deklarasi sikap untuk memperkuat komitmen dalam menjaga integritas, keberanian, dan pengawasan di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya di hadapan para tokoh akademisi, narasumber, serta seluruh jajaran pengurus LPKAN Indonesia, mulai dari Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Ketua OKK, dewan penasihat, dewan pakar, hingga pembina di tingkat DPD Provinsi Jawa Timur,Mohammad Ali Zaini menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca Juga: Pelantikan DPD LPKAN Jatim Jadi Momentum Penguatan Integritas Pengawasan
“Saya tidak ingin berbicara panjang lebar. Saya ingin berbicara tegas, jelas, dan apa adanya. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, ini adalah deklarasi sikap,” tegasnya.Pada saat pelantikan pengurus DPD LPKAN jatim(19/4/26)
Ia menyoroti kondisi bangsa saat ini yang dinilai tidak dalam situasi biasa. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi semakin menurun, integritas kerap diperdagangkan, dan keberanian menjadi sesuatu yang langka. Bahkan, para aktivis hukum dan pejuang keadilan kerap menghadapi intimidasi, teror, hingga kekerasan.
“Ini bukan sekadar peristiwa, ini adalah peringatan keras bagi bangsa Indonesia bahwa kebenaran masih dianggap ancaman dan kejujuran masih dianggap berbahaya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LPKAN tidak boleh menjadi penonton, apalagi alat kepentingan kelompok tertentu. Organisasi ini harus berdiri independen dan berpihak pada kepentingan rakyat demi terwujudnya keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan.
“Kalau kita hanya ingin aman, jangan bicara pengawasan. Kalau kita takut tekanan, jangan bicara integritas. Pengawasan tanpa keberanian adalah kepalsuan, integritas tanpa tindakan adalah omong kosong,” tegasnya kembali.
Baca Juga: Wibisono: OTT KPK Tetap Harus Dilakukan, Sebagai Whistleblowing System
Kepada para pengurus yang baru dilantik, ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang akan diuji oleh berbagai tekanan dan tantangan.
Dalam arahannya, Mohammad Ali Zaini juga menyampaikan sejumlah prinsip fundamental yang harus dipegang teguh oleh seluruh jajaran LPKAN, antara lain menjaga independensi, menjalankan pengawasan berbasis data dan fakta, menegakkan disiplin organisasi, membuka saluran pengaduan masyarakat, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga dengan aparat penegak hukum.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga organisasi agar tidak terjebak dalam kepentingan politik praktis, karena hal tersebut dapat meruntuhkan kepercayaan publik secara instan.
Selain itu, upaya pencegahan tindak pidana korupsi harus terus digencarkan melalui sosialisasi yang konsisten, khususnya oleh lembaga penegak hukum seperti KPK, baik di tingkat kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
Baca Juga: Formas Ajak Warga Surabaya Menjaga Keamanan dan Ketertiban dari Serangan Gangster
“LPKAN harus menjadi kekuatan moral, kekuatan intelektual, dan kekuatan sosial dalam mengawal kinerja aparatur negara. Kita tidak mencari musuh, tapi kita tidak takut menghadapi siapa pun yang merusak integritas negara,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran LPKAN Indonesia untuk tetap teguh di jalan kebenaran dan tidak gentar menghadapi tantangan.
“Sejarah tidak mencatat siapa yang paling aman, tetapi siapa yang paling berani. Jangan takut, jangan ragu, dan jangan pernah mundur dari jalan kebenaran. Karena ketika integritas runtuh, yang hancur bukan hanya lembaga, tetapi masa depan bangsa,” pungkasnya.(Red)
Editor : Redaksi