abadinews.id, Surabaya – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sektor pendidikan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Dalam rangkaian peresmian revitalisasi sejumlah sekolah di wilayah Surabaya dan Sidoarjo, sekaligus penutupan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Jawa Timur Tahun 2026, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada insan pendidikan prasejahtera berprestasi, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: RIS Gelar Sarasehan Dukung Bapaslon Gubernur Jatim Risma dan Gus Han
Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Benjamin Kristianto, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Momentum tersebut menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan para pendidik tetap mendapatkan dukungan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat material, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi para pendidik untuk terus berdedikasi dalam mencetak generasi unggul.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyadari bahwa peran tenaga pendidik sangat strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Oleh karena itu, dukungan kepada insan pendidikan harus terus diperkuat,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Dukungan terhadap tenaga pendidik, khususnya yang berada dalam kondisi prasejahtera, dinilai sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa.
“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas generasi mendatang,” tambahnya.
Baca Juga: Peringati HKG PKK ke-52, Pj. Gubernur Jatim: Pernikahan Dini dan KDRT
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan saat ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur.
“Semangat kolaborasi ini harus terus dijaga. Dengan kebersamaan, kita optimistis dapat menghadirkan pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan penuh harapan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” ungkap Aries.
Baca Juga: Pj. Gubernur Ajak WP Jatim Segera Lapor SPT Tahunan
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur seperti revitalisasi sekolah, tetapi juga melalui penguatan kapasitas dan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai pilar utama pendidikan.
Dengan komitmen yang berkelanjutan, diharapkan sektor pendidikan di Jawa Timur semakin maju, inklusif, dan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan.(Red)
Editor : Redaksi