abadinews.id, Surabaya - Kompetisi pembinaan bola basket usia dini kembali bergulir melalui ajang Liga Jatim Zona Utara Sesi 1 yang akan dilaksanakan pada 28 Maret hingga 2 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan atlet muda yang berada di bawah koordinasi Asprov PERBASI Jawa Timur.Sabtu(28/3/26) Bertempat di Sport center Pasar Atom Surabaya
Turnamen ini akan mempertandingkan beberapa kelompok usia, yakni KU10, KU12 putra dan putri, serta KU14 putri. Sejumlah sekolah basket dan akademi dari berbagai daerah di Zona Utara Jawa Timur dipastikan ambil bagian dalam ajang ini, menjadikannya sebagai salah satu kompetisi pembinaan paling bergengsi di tingkat regional.
Baca Juga: Basket Jawa Timur Bangkit, Ketua DPD Perbasi Fokus Benahi Infrastruktur
Liga Jatim selama ini dikenal sebagai salah satu wadah strategis dalam membangun fondasi olahraga bola basket sejak usia dini. Tidak hanya berorientasi pada prestasi, kompetisi ini juga menitikberatkan pada pengembangan teknik dasar, pemahaman taktik permainan, serta pembentukan karakter, disiplin, dan sportivitas para pemain muda.
Kategori KU10 menjadi tahap awal bagi pemain dalam mengenal atmosfer kompetisi secara lebih terstruktur. Sementara itu, KU12 diharapkan mampu menampilkan kualitas permainan yang lebih matang dari sisi teknik maupun kerja sama tim. Adapun kategori KU14 putri menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan bola basket putri di Jawa Timur.
Ketua PERBASI Jawa Timur, Grace Evi Natali, menyampaikan bahwa kompetisi ini akan diikuti oleh tim-tim dari berbagai daerah di Zona Utara, seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, Sumenep, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Bojonegoro, serta Tuban.
“Kehadiran peserta dari daerah-daerah dengan tradisi bola basket yang kuat diharapkan mampu menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus berkualitas,” ujarnya.
Pertandingan akan berlangsung selama enam hari dengan sistem kompetisi yang disesuaikan pada masing-masing kelompok usia. Panitia pelaksana memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai regulasi yang berlaku, serta mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh peserta.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Liga Jatim Zona Utara Sesi 1 juga menjadi momentum penting bagi para pelatih dan pemandu bakat untuk mengidentifikasi pemain-pemain potensial yang dapat dibina lebih lanjut menuju level yang lebih tinggi.
Melalui penyelenggaraan ini, diharapkan akan lahir generasi pebasket muda yang tidak hanya berprestasi tetapi juga di yang memiliki karakter kuat dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. Liga Jatim pun menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem pembinaan bola basket yang berkelanjutan di Jawa Timur.(Red)
Editor : Redaksi