Arderio Hukom Tegaskan Tidak Maju Lagi, Dorong Regenerasi Kepemimpinan PASMA Jatim

avatar abadinews.id

Surabaya,abadinews.id — Ketua PASMA Pemuda Pancasila Jawa Timur, Arderio Hukom, menegaskan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri dalam musyawarah kepemimpinan PASMA Pemuda Pancasila Jawa Timur. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen terhadap pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi kepemudaan tersebut.

Arderio menjelaskan bahwa kepemimpinannya saat ini telah memasuki musim ketiga sejak PASMA Pemuda Pancasila resmi berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). 

Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Muhammad Agung Rizky Pimpin Sapma PP Periode 2025- 2029


Menurutnya, satu kali kepemimpinan sudah cukup, dan sudah saatnya estafet perjuangan organisasi diserahkan kepada kader-kader penerus yang telah dipersiapkan.


“Regenerasi adalah sebuah keniscayaan dalam organisasi. Saya berharap musyawarah hari ini dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa PASMA Jawa Timur semakin maju, namun tetap membumi dan dekat dengan masyarakat,” ujar Arderio pada saat wawancara bersama Awak media.(13/12/25)


Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) PASMA Pemuda Pancasila Jawa Timur terbuka lebar bagi seluruh kader. Namun demikian, Arderio mengingatkan bahwa memimpin PASMA tidak cukup hanya bermodalkan semangat, melainkan harus dibarengi dengan dedikasi, komitmen, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.


Menurutnya, PASMA merupakan organisasi yang tidak berorientasi pada profit, sehingga ketua terpilih nantinya dituntut memiliki keikhlasan dan kesungguhan dalam mengabdi kepada organisasi dan masyarakat. “Memimpin PASMA adalah soal pengabdian. Ini bukan organisasi yang menjanjikan keuntungan materi, tetapi nilai perjuangan dan kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Baca Juga: Muswil ke-III SAPMA Pemuda Pancasila Jawa Timur Resmi Dibuka Ketua Umum Aulia Arief   


Lebih lanjut, Arderio berharap ketua terpilih mampu menjaga marwah organisasi, menghindari sikap eksklusif, serta menjadikan PASMA sebagai organisasi yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan. Ia menekankan pentingnya peran PASMA sebagai wadah kaderisasi pemuda yang responsif terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.


“PASMA harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk anggotanya sendiri. Sikap inklusif dan kerja-kerja nyata harus terus diperkuat agar keberadaan PASMA benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.


Sementara itu, berdasarkan informasi dari panitia musyawarah kepemimpinan, hingga saat ini telah tercatat satu bakal calon yang mendaftar sebagai calon Ketua PW PASMA Pemuda Pancasila Jawa Timur, yakni Muhammad Agung Rizki. Ia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum PASMA Pemuda Pancasila Jawa Timur.

Arderio berharap dinamika musyawarah dapat berjalan secara kondusif, demokratis, dan dilandasi semangat persaudaraan antar kader. Ia juga mengajak seluruh peserta musyawarah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi serta menjaga persatuan demi keberlangsungan dan kemajuan PASMA di Jawa Timur.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam musyawarah. Namun persaudaraan dan soliditas organisasi harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal