Polres Gresik

Polsek Menganti Ungkap Kasus Pengeroyokan dan Amankan Pelaku

avatar abadinews.id
Kapolsek Menganti Gresik AKP Roni Ismullah
Kapolsek Menganti Gresik AKP Roni Ismullah

Abadinews.id, Gresik - Polsek Menganti Polres Gresik berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang menimpa warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik.

Kedua tersangka yang diamankan bernama DT (20) warga Laban, Menganti, Gresik. Kemudian ANA masih di bawah umur asal Menganti.

Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan

"Modus operandi pelaku memukul korban Muhammad Ari mengunakan alat ruyung kemudian melakukan pengrusakan kaca jendela rumah milik korban Rizky Ardiansyah," tutur Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah.

Lebih lanjut, asal mula kronologi korban akan menonton cek sound saur di TKP, tepatnya pada Hari Selasa tanggal 09 April 2024. Sekira pukul 03.15 WIB, tiba -tiba datang pelaku DT dan temannya kurang lebih 10 orang konvoi naik sepeda motor langsung menghampiri korban.

Baca Juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"

Kemudian DT langsung turun dari motor dan memukul korban Muhammad Ari Kurniawan sebanyak satu kali hingga mengenai jari tengah dan telujuk sebelah kanan dan mengalami luka, selanjutnya korban Ega Maulana dipukul oleh pelaku hingga mengenai pundak sebelah kiri dengan menggunakan alat berupa ruyung hingga mengalami luka.

Setelah melakukan pemukulan terhadap para korban, pelaku DT dan teman temnannya melakukan pengerusakan kaca jendela rumah milik Rizky Ardiansyah hingga pecah dan rusak. Setelah melakukan pemukulan dan pengerusakan di TKP, terlapor DT dan teman- temannya pergi meninggalkan tempat kejadian.

Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat

Akibat kejadian tersebut para korban dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menganti.

"Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP barang siapa secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan," pungkasnya.(4U)

Editor : hadi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal