Abadinews.id, Surabaya - Beredar video viral berisi penganiayaan oleh sekelompok warga terhadap petugas pemilu ( KPPS ) sehingga di salah satu TPS tidak bisa melaksanakan pemungutan suara.
Disebutkan di Madura 1 Desa tidak bisa milih karena tidak mendapat kartu dan Ketua PPS nya didatengin ke rumahnya lalu dibacok.
Baca Juga: Arisan Meow Rp2 Miliar Disorot, Mourin Sebut Juanda Pengirim Dana, Ara Justru Melapor
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombespol Dirmanto menegaskan bahwa informasi terkait KPPS dibacok itu adalah Hoaks.
Kombespol Dimanto meminta agar Masyarakat tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya.
Kalaupun menerima informasi baik itu melalui group-group WA ataupun medsos lainya, agar tidak disebarkan sebelum kebenarannya informasi itu diketahui.
Baca Juga: Dua Surat Penetapan Tersangka Beda Tanggal,Kuasa Hukum Adukan Penyidik Polsek Tegalsari ke Propam
“Video terkait kasus KPPS yang dibacok itu adalah informasi hoaks, tolong jangan disebarkan,” tutur Kombespol Dirmanto.
Ia menegaskan, hingga saat berita ini ditulis, suasana di Desa tersebut sudah kondusif setelah mediasi berjalan lancar. Pemungutan suara di TPS tersebut juga berjalan aman.
Baca Juga: Terkuak! Komplotan Love Scamming Internasional Beroperasi di Jatim, Puluhan Korban Tertipu
Kabidhumas Polda Jatim kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat, agar tidak menyebarkan informasi – informasi hoaks.
“Saring dulu sebelum sharing, pastikan kebenarannya,” pungkas Kombespol Dirmanto.(4U)
Editor : hadi