Abadinews.id, Gresik - Sebanyak 26 pesilat yang diamankan karena nekat melawan petugas gabungan di Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik akhirnya dipulangkan.
Mereka terlebih dahulu menginap sehari semalam di Mapolres Gresik sejak Jum'at (21-07) malam hingga Sabtu (22-07) malam. Mereka baru dipulangkan dengan catatan dijemput orang tua.
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan
Halaman Mapolres Gresik menjadi saksi permohonan maaf 26 pesilat kepada orang tuanya masing-masing, sebelum kembali dipulangkan mereka diminta untuk push up, jalan jongkok keliling halaman Mapolres hingga hormat bendera.
Baca Juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"
"Kebijakan dari Kapolres Gresik mereka kami pulangkan, dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Kalau kedapatan melakukan tindak pidana atau mengulangi hal yang sama mereka tidak bisa mengurus SKCK seumur hidup. Database-nya kami sudah ada," tutur Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.
Dari 26 pesilat itu, ada yang berstatus sebagai mahasiswa, pekerja dan pelajar. Polres Gresik akan mengirim surat pemberitahuan resmi bahwa yang bersangkutan terlibat konvoi pesilat melawan petugas. Surat akan dikirimkan ke kepala sekolah, rektor hingga direksi perusahaan mereka bekerja. Sementara itu, kepada para orang tua pesilat agar mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan hal seperti ini lagi.
Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat
"Kami juga sudah memberikan himbauan kepada orang tua di rupatama SAR Polres Gresik," pungkasnya.(AD1)
Editor : hadi