Ratusan Atlet Unjuk Kemampuan di Kejurprov IBCA MMA Jatim Sirkuit 3 Blitar

Reporter : Dani

abadinews.id, Blitar — Pembinaan atlet Mixed Martial Arts (MMA) di Jawa Timur terus bergulir. Pengurus Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA MMA) Jawa Timur kembali menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Jawa Timur 2026 Sirkuit 3 di Kota Blitar.

 

Baca juga: IBCA MMA Jatim Gelar Rakerprov 2026, Matangkan Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Kejurprov yang berlangsung di GOR Sukarno Hatta, Jumat (18/9/2026), tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

 

Gelaran Sirkuit 3 ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan atlet yang dilakukan IBCA MMA Jatim secara berkelanjutan. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mengukur perkembangan prestasi masing-masing.

 

Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurprov Sirkuit 3 juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pemetaan dan regenerasi atlet Jawa Timur. Para atlet potensial diharapkan dapat terus berkembang dan diproyeksikan memperkuat kontingen Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.

 

Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme daerah terhadap perkembangan olahraga MMA di Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi IBCA MMA Jatim dalam membangun ekosistem pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan.

 

Melalui kompetisi yang digelar secara rutin, proses pembinaan diharapkan tidak berhenti pada pencarian juara, tetapi juga menghasilkan basis data dan pemetaan kemampuan atlet di berbagai daerah.

 

Ketua IBCA MMA Jawa Timur, Arief Budi Prasetyo, S.H., M.H., mengatakan pihaknya terus mematangkan agenda pembinaan serta persiapan atlet sepanjang 2026.

 

Menurut Arief, rangkaian kompetisi yang digelar menjadi bagian dari persiapan menghadapi sejumlah agenda olahraga bela diri, baik di level nasional maupun internasional.

 

"Kami terus melakukan pembinaan dan persiapan atlet sepanjang tahun 2026, baik untuk menghadapi kejuaraan tingkat nasional maupun internasional," ujar Arief.

 

Baca juga: Pemkot Blitar Dukung Penuh Pelatda IBCA MMA Jatim, Siapkan Atlet Tangguh Berprestasi

Ia mengatakan, para atlet Jawa Timur juga dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Dunia yang dijadwalkan berlangsung di Abu Dhabi pada November 2026.

 

Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum bagi atlet Jawa Timur untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional. Hasil dari berbagai kejuaraan yang diikuti akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pembinaan IBCA MMA Jatim.

 

"Setiap kejuaraan menjadi bahan evaluasi sekaligus pemetaan kekuatan atlet Jawa Timur. Dari sana kami bisa melihat perkembangan atlet dan kebutuhan pembinaan selanjutnya," katanya.

 

Selain agenda internasional, Jawa Timur juga bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Divisi MMA yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

 

Namun, hingga saat ini lokasi pelaksanaan Kejurnas tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum ditentukan secara resmi.

Baca juga: IBCA MMA Jatim Tancap Gas! Adu Wani Jadi Ajang Pembuktian Petarung Terbaik Nusantara

 

Arief menegaskan, berbagai agenda tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kompetisi tingkat provinsi menjadi salah satu tahapan penting untuk menjaga regenerasi sekaligus menemukan atlet potensial dari berbagai daerah.

 

"Seluruh program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mempersiapkan atlet Jawa Timur agar mampu berprestasi pada berbagai event nasional maupun internasional," tegasnya.

 

Dengan berlangsungnya Kejurprov Sirkuit 3 di Blitar, IBCA MMA Jatim berharap kompetisi tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan atlet MMA di Jawa Timur.

 

Semangat sportivitas, kompetisi sehat, dan pembinaan berjenjang diharapkan terus terjaga sehingga semakin banyak atlet muda yang memiliki kesempatan berkembang dan membawa nama Jawa Timur pada level yang lebih tinggi.(Red)

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru