abadinews.id,Surabaya – Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kota Surabaya pada Senin pagi menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Kondisi tersebut mengakibatkan perlambatan arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di beberapa kawasan terdampak.
Baca juga: Eri Cahyadi: Event Lari Jadi Strategi Jaga Ekonomi dan Program Sosial Surabaya
Genangan yang terjadi kembali memunculkan perhatian terhadap kondisi dan kinerja sistem drainase di Kota Pahlawan. Meski berbagai upaya penanganan banjir telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, curah hujan tinggi masih menjadi tantangan yang memerlukan penanganan berkelanjutan serta evaluasi menyeluruh terhadap kapasitas saluran air di sejumlah titik rawan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemimpin Redaksi Abadinews.id menyampaikan bahwa persoalan genangan dan banjir yang terjadi saat hujan deras seharusnya menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya bagi Pemerintah Kota Surabaya, untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur drainase dan sistem pengendalian banjir.
“Peristiwa ini hendaknya menjadi bahan evaluasi dan pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Surabaya. Sistem drainase yang ada perlu terus ditingkatkan agar mampu mengantisipasi tingginya curah hujan dan meminimalisasi dampak genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Debindo Mitra Tama Gelar Pameran Terbesar Surabaya Expo 2024
Menurutnya, keberadaan saluran drainase yang memadai dan terpelihara dengan baik menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan. Selain pembangunan infrastruktur, diperlukan pula perawatan rutin, normalisasi saluran, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun saluran air.
Ia juga berharap pemerintah dapat melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang kerap mengalami genangan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran. Dengan demikian, ketika curah hujan tinggi terjadi, dampaknya terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.
Baca juga: Ciptakan SDM Unggul Pemkot Surabaya dan BKKBN Jatim Wisuda 2.419 Lulusan SOTH
“Surabaya sebagai kota metropolitan tentu membutuhkan sistem drainase yang semakin modern dan responsif terhadap perubahan cuaca. Harapannya, evaluasi dan pembenahan terus dilakukan agar persoalan banjir dan genangan tidak terus berulang setiap musim hujan,” tambahnya.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang tergenang serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mendukung upaya pencegahan banjir di Kota Surabaya.(Red)
Editor : Redaksi