Piala Wali Kota Surabaya 2026 Resmi Di Buka,Jadi Ajang Adu Gengsi Atlet Muay Thai

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya — Kejuaraan Liga Muay Thai Jawa Timur seri II Piala Wali Kota Surabaya 2026 cabang olahraga muay thai resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Ajang bergengsi ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet sekaligus memperkuat sportivitas di kalangan insan olahraga.Jumat(24/4/26) 

 

Baca juga: Persiapan Matang! Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 dan Liga Jatim Seri II Siap Digelar

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus ketua Muay Thai Surabaya Hendry Lianto,, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut kejuaraan ini diikuti sebanyak 140 atlet dari 24 kontingen yang akan bertanding dalam beberapa kategori, mulai dari kelas pra-junior, junior, hingga senior.

 

“Kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet muay thai di Kota Surabaya menuju Porprov 2027, menjadi ajang pembinaan atlet usia dini, mempererat persaudaraan antar kontingen, serta sebagai wadah seleksi atlet potensial untuk kejuaraan yang lebih tinggi,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak akan berjalan sukses tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Surabaya, KONI Surabaya, Pengprov Muay Thai Jawa Timur, sponsor, serta seluruh panitia dan official yang terlibat.

 

Ketua Pengprov Muay Thai Jawa Timur, Baso Juherman, turut mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini. Ia menjelaskan bahwa selain menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kota Surabaya, ajang ini juga merupakan bagian dari Liga Muay Thai yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali.

 

“Kompetisi ini menjadi wadah penting untuk membentuk mental bertanding atlet. Persaingan semakin ketat, dan ini menjadi bekal penting menuju Porprov 2026 yang akan digelar di Surabaya,” ungkapnya.

 

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi atlet Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional, termasuk capaian medali pada ajang SEA Games, serta peluang besar atlet muay thai untuk meraih karier di institusi seperti TNI dan Polri.

 

Baca juga: Rakernas PB Muaythai Indonesia 2026 Dorong Perubahan AD/ART

Sementara itu, Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Piala Wali Kota yang kini digelar secara serentak untuk berbagai cabang olahraga.

 

“Dengan dukungan penuh pemerintah kota, kini ada 42 cabang olahraga yang ikut serta dalam Piala Wali Kota. Ini menjadi langkah besar dalam pembinaan atlet menuju Porprov,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya mental bertanding bagi para atlet. Menurutnya, kemenangan sejati adalah ketika atlet mampu mengalahkan dirinya sendiri.

 

“Bertandinglah untuk diri sendiri. Mengalahkan lawan itu mudah, tapi mengalahkan diri sendiri adalah tantangan terbesar,” pesannya kepada para atlet.

Baca juga: Gresik Menggila di Kejurnas Muaythai 2025, Atlet Sumbang 4 Emas dan 2 Perak

 

Mewakili Wali Kota Surabaya, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Hery Purwadi, secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet untuk mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat internasional.

 

“Kami berharap kejuaraan ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga atlet yang menjunjung tinggi sportivitas dan mampu membawa nama Indonesia ke kancah dunia,” katanya.

 

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter atlet yang disiplin, tangguh, dan berprestasi, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di Indonesia.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru