Surabaya,abadinews.id - Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya masa khidmat 2024-2029 bertempat di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). dengan Tema Pelantikan"Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Kemaslahatan Umat"Sabtu(5/7)24)
Baca juga: Ketua PCNU Surabaya dukung Presiden Tunjuk Listyo Sebagai Kapolri
Acara yang dihadiri oleh jajaran PBNU, PWNU Jatim, Forkopimda Surabaya, dan seluruh MWCNU se-Kota Surabaya Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan,Kapolres Tanjung perak AKBP Wahyu Hidayat dan Komandan Kodim 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Ha,turut hadir pada acara pelantikan pengurus PC NU Surabaya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Surabaya terpilih, Masduki Toha, berharap pelantikan ini dapat berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi umat di Kota Surabaya .Pelantikan ini sebenarnya sudah dijadwalkan setahun lalu, namun terkendala beberapa hal
"Masduki Toha juga mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk kelancaran acara pelantikan ini. Dengan tema "Membangun Sinergi untuk Mewujudkan Kemaslahatan Umat", diharapkan PCNU Surabaya dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Surabaya setelah pelantikan ini.
Pelantikan Pengurus PCNU Surabaya dilantik oleh PBNU dengan Ketua PCNU Surabaya, Masduki Toha, yang menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni, melainkan membawa tanggung jawab besar bagi para pengurus untuk bekerja secara maksimal.
Masduki Toha menjabarkan bahwa salah satu amanah utama dari para pimpinan NU adalah merangkul semua komponen masyarakat tanpa memandang latar belakang, serta fokus pada penguatan perekonomian warga dan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, berharap pelantikan PCNU Surabaya bisa menjadi inspirasi bagi PCNU lainnya, terutama di Jawa Timur, karena Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur. Agar bisa menekankan bahwa soliditas dan sinergi merupakan kunci utama dalam membangun NU yang berpengaruh dan memberi maslahat bagi umat, dengan bersinergi bersama komponen internal NU maupun eksternal seperti pemerintah dan organisasi keagamaan lainnya.ucap KH.Miftachul Akhyar(Dn)
Editor : Redaksi