Gresik, Abadinews.id - Terealisasi Tahun 2022, pada era kemajuan teknologi digital saat ini memang perlu ada standart data yang dapat digunakan seluruh OPD dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, oleh sebab itu dengan diadakan sosialisasi satu data ini diharapkan untuk OPD agar dapat segera memperbaiki atau mengupdate data data yang dimiliki saat ini sehingga tercipta Satu Data yang akurat dan ketika ada program bantuan maupun pelayanan dari Pemerintah bisa tepat sasaran sesuai informasi dari satu data yang sudah tervalidasi.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si., mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka program menargetkan sistem one data di Gresik dapat terealisasi di tahun 2022. Hal ini disampaikan Bupati Yani saat menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi Forum Satu Data, Jum’at (10/12) di Aula Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik.
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan
“Mudah-mudahan tahun depan, sistem data Kabupaten Gresik menjadi One Data, One Portal, One Access,” tutur Bupati.
Melalui sosialisasi Forum Satu Data ini nantinya tidak akan timbul permasalahan permasalahan yang bisa menghambat program Kerja Pemerintah, mulai dari tingkat Desa sampai dengan tingkat Kota.
Baca Juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"
Bupati Gresik berharap kedepan data ini dapat menjadi satu, mulai dari data pendidikan, data kesehatan dan data lainnya dapat terkelola dengan baik, dan tentunya ketersediaan data ini harus benar benar yang berkualitas dan terupdate bukan hanya copy paste.
Gus Yani menambahkan, penyimpanan data juga harus diperhatikan, harus benar benar aman dan jangan sampai mudah diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat
Sementara Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pihaknya mendukung penuh program Pemerintah, mudah mudahan kegiatan Satu Data ini tidak ada halangan maupun hambatan sehingga dapat terealisasi mulai Tahun 2022.
Dalam penyelenggaraan forum satu data perlu didukung dengan SDM yang khusus untuk menjadi petugas pengelola satu data ini agar dalam pelaksanaannya bisa lebih fokus sehingga tercipta valid Data, pungkas Gus Yani.(Beji)
Editor : hadi