Bukan Sekadar Pajangan, Mobil Hemat Energi Nogogeni ITS Jadi Magnet di GIIAS Surabaya 2026

avatar abadinews.id

abadinews.id Surabaya - Jangan heran jika booth Tim Nogogeni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 tak pernah benar-benar sepi.

 

Baca Juga: Prajurit TNI AL Ikuti Kursus Peningkatan Ketrampilan Dasar Instruksional 2023

Bukan tanpa alasan. Di tengah deretan kendaraan dan teknologi otomotif yang dipamerkan, karya mahasiswa ITS justru mencuri perhatian. Salah satu yang menjadi magnet pengunjung adalah Nogogeni Go-Kart, kendaraan inovatif yang menggabungkan desain futuristis dengan teknologi hemat energi.

 

Pengunjung tak hanya datang untuk melihat bentuknya. Mereka juga dibuat penasaran dengan cerita di balik kendaraan tersebut yang telah mengantongi prestasi di ajang kompetisi kendaraan hemat energi.

 

Nogogeni Go-Kart sebelumnya berhasil meraih Juara 2 kategori Rancang Bangun Go-Kart dalam kompetisi PLN ICE 2025. Capaian itu menjadi bukti bahwa kendaraan karya mahasiswa ITS tersebut bukan sekadar menarik secara visual, tetapi juga memiliki kemampuan rekayasa yang diperhitungkan.

 

Di GIIAS Surabaya 2026, kendaraan tersebut menjadi salah satu karya yang diperkenalkan Tim Nogogeni ITS kepada masyarakat. Kehadirannya sekaligus membawa pesan bahwa inovasi otomotif masa depan tidak selalu lahir dari industri besar. Mahasiswa pun mampu melahirkan kendaraan dengan konsep efisiensi energi dan keberlanjutan.

Sederet trofi yang dibawa ke area pameran menjadi bukti perjalanan panjang tim dalam mengembangkan kendaraan hemat energi. Pada ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), Tim Nogogeni ITS bahkan berhasil memborong dua gelar Juara 1 sekaligus.

Masing-masing melalui kategori Urban Listrik dan Urban Ethanol.

Dua kemenangan tersebut mempertegas konsistensi mahasiswa ITS dalam menciptakan kendaraan hemat energi yang kompetitif. Tidak hanya di tingkat nasional, kemampuan tim juga telah diuji dalam persaingan internasional.

Salah seorang anggota Tim Nogogeni ITS, Noval, mengatakan capaian terbaru tim menjadi kebanggaan karena kembali membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

Salah satunya melalui ajang Shell Eco-marathon Asia Pacific & Middle East 2026. Dalam kompetisi bergengsi yang mempertemukan tim kendaraan hemat energi dari berbagai negara tersebut, Nogogeni ITS sukses meraih Juara 2 kategori Urban Electric.

“Tahun ini, Tim Nogogeni ITS kembali mengharumkan nama Indonesia. Yakni pada ajang internasional Shell Eco-marathon Asia Pacific & Middle East 2026 dengan meraih Juara 2 kategori Urban Electric,” kata Noval.

Baca Juga: ITS Gandeng Korem 084/BJ Pelatihan PKBN

Jum'at (28/8/26)

Prestasi itu menjadi capaian penting bagi tim. Sebab, mereka harus berhadapan dengan tim-tim dari berbagai negara yang sama-sama membawa teknologi dan strategi terbaik dalam pengembangan kendaraan hemat energi.

Persaingan ketat tersebut justru menjadi pembuktian bahwa karya mahasiswa ITS mampu berbicara di level internasional.

Bagi Tim Nogogeni ITS, kompetisi bukan semata-mata soal mengejar trofi. Setiap perlombaan menjadi ruang untuk menguji desain, efisiensi, teknologi, hingga kemampuan mahasiswa dalam memecahkan persoalan teknis di dunia otomotif.

Karena itu, kehadiran mereka di GIIAS Surabaya 2026 juga memiliki misi yang lebih besar.

Tim Nogogeni ITS ingin mengajak masyarakat melihat bahwa transformasi sektor otomotif menuju kendaraan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan membutuhkan inovasi sejak sekarang.

“Tapi mengedukasi masyarakat tentang pentingnya transisi menuju energi bersih di sektor otomotif,” imbuh Noval.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika industri otomotif dunia terus bergerak menuju teknologi yang lebih efisien dan rendah emisi. Di tengah perubahan tersebut, mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi yang akan melanjutkan pengembangan teknologi transportasi di masa depan.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Gagas Bisnis MPASI Berbahan Dasar Buah Mangrove

 

Melalui Nogogeni Go-Kart dan sederet kendaraan hemat energi lainnya, Tim Nogogeni ITS menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa tidak berhenti di ruang laboratorium atau lintasan kompetisi.

 

Karya tersebut kini hadir di tengah masyarakat, dipamerkan di salah satu ajang otomotif bergengsi, sekaligus menjadi bukti bahwa anak muda Indonesia mampu merancang kendaraan, meraih prestasi, dan membawa nama Merah Putih hingga panggung internasional.

 

Dari booth GIIAS Surabaya 2026, Nogogeni ITS tak hanya membawa kendaraan dan trofi.

Mereka membawa pesan bahwa masa depan otomotif Indonesia juga sedang dirancang oleh tangan-tangan mahasiswa.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal