Ribuan Pecatur Serbu Piala Wali Kota Surabaya 2026, Budi Leksono Soroti Minimnya Atlet Putri

avatar abadinews.id

abadinews.id,SURABAYA – Turnamen Catur Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai kategori usia berlangsung meriah dan lancar. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet catur masa depan Kota Pahlawan.


Mantan Ketua Percasi kota Surabaya,Budi Leksono yang akrab di panggil Buleks,mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mengikuti turnamen. Menurutnya, kehadiran ribuan peserta, khususnya dari kalangan pelajar, menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.


"Alhamdulillah, meskipun saat ini kepengurusan Percasi Surabaya masih mengalami kekosongan, Turnamen Catur Piala Wali Kota Surabaya tetap bisa berjalan dengan lancar. Ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat dan para pecinta catur di Surabaya sangat luar biasa," ujarnya.

Kamis(25/6/26)


Budi mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan atlet catur saat ini adalah masih minimnya jumlah atlet perempuan yang menekuni cabang olahraga tersebut. Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk mendorong putri-putrinya agar mulai mengenal dan mencintai olahraga catur sejak usia dini.


"Kami berharap para peserta yang sudah ikut bisa mengajak saudara, tetangga, dan teman-temannya untuk bermain catur. Terutama untuk atlet putri, karena selama ini kami memang masih kesulitan mencari dan membina atlet perempuan. Minatnya masih perlu ditingkatkan," katanya.


Menurut Budi, semakin banyak atlet yang terlibat dalam kompetisi, maka semakin besar pula peluang untuk melahirkan juara-juara baru yang mampu mengharumkan nama Surabaya di tingkat provinsi maupun nasional.


Ia menilai pembinaan usia dini menjadi kunci utama dalam membangun prestasi catur jangka panjang. Karena itu, berbagai turnamen dan kompetisi harus terus digelar secara berkelanjutan agar anak-anak memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan mereka.


"Anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi masa depan Surabaya. Mereka harus terus diberikan kesempatan bertanding dan berkembang. Karena itu event-event seperti ini harus terus diperbanyak," ungkapnya.


Budi juga berharap adanya dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia usaha, hotel, dan sponsor sangat penting untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi catur yang berkesinambungan.


"Kami mengajak para pengusaha dan sponsor untuk ikut mendukung pembinaan olahraga catur. Dengan dukungan yang kuat, anak-anak akan semakin termotivasi untuk berprestasi," tambahnya.


Di sisi lain, Budi menyoroti pentingnya kepastian organisasi di tubuh Percasi Surabaya. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur, KONI Jawa Timur, hingga PB Percasi juga mengetahui kondisi kevakuman yang saat ini terjadi di Kota Surabaya.


Karena itu, ia berharap proses penetapan dan pembentukan kepengurusan definitif Percasi Surabaya dapat segera terealisasi agar roda organisasi dan pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.


"Kami berharap KONI dan pihak terkait segera memberikan kepastian mengenai kepengurusan Percasi Kota Surabaya. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, yang terpenting organisasi bisa bergerak cepat untuk membina atlet dan meningkatkan prestasi catur Surabaya," tegasnya.


Meski demikian, Budi menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga semangat pembinaan atlet muda yang telah terlihat melalui tingginya partisipasi peserta dalam Turnamen Catur Piala Wali Kota Surabaya 2026.


Ia optimistis dari ribuan peserta yang mengikuti kompetisi tersebut akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu membawa nama Surabaya meraih prestasi di berbagai kejuaraan mendatang.


"Kami melihat semangat luar biasa dari anak-anak sekolah yang ikut bertanding. Mudah-mudahan dari ajang ini lahir generasi pecatur hebat yang dapat mengharumkan nama Kota Surabaya. Kami mohon dukungan seluruh masyarakat agar pembinaan catur di Surabaya terus berkembang dan semakin berprestasi," pungkasnya.(Red)

 

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal