Samsurin Murka! IMI Surabaya Soroti IIMS Road Challenge 2026 yang Dinilai Abaikan Regulasi

avatar abadinews.id

abadinews.id,surabaya- Polemik dunia otomotif di Kota Surabaya memanas. Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya, Samsurin, melontarkan kecaman keras terhadap penyelenggaraan event 2026 IIMS Road Challenge yang digelar oleh Dyandra Promosindo bersama Indonesia International Motor Show.

 

Baca Juga: HJKS Ke-733, IMI Surabaya Gelar Event Otomotif Terbesar di Sirkuit Bung Tomo

Event otomotif bertajuk 2026 IIMS Road Challenge tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026 mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WIB dengan titik start dan finish di Grand City Surabaya.

 

Dalam poster resmi acara, peserta diajak menjelajahi Kota Surabaya dengan konsep tantangan otomotif berhadiah jutaan rupiah. Penyelenggara juga menawarkan berbagai fasilitas seperti snack, makan siang, goodie bag, atribut race, hingga subsidi bahan bakar minyak (BBM).

 

Namun di balik kemeriahan acara tersebut, IMI Surabaya justru menilai kegiatan itu sebagai bentuk pengabaian terhadap organisasi resmi otomotif di daerah.

 

“IMI Kota Surabaya sangat menyayangkan adanya kegiatan otomotif di Surabaya yang tidak melibatkan IMI Surabaya sebagai organisasi resmi yang selama ini membina komunitas otomotif Kota Pahlawan,” tegas Samsurin melalui siaran persnya, Jumat (28/5/2026).

 

Menurut Samsurin, penyelenggaraan IIMS Road Challenge 2026 bukan sekadar persoalan hiburan otomotif, melainkan menyangkut tata kelola serta regulasi dunia otomotif nasional.

 

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti road challenge, slalom, hingga agenda otomotif lain yang memiliki unsur kompetisi maupun regulasi seharusnya tidak digelar tanpa koordinasi dengan IMI sebagai induk organisasi kendaraan bermotor di Indonesia.

 

“Kalau sekadar pameran mobil dan motor silakan. Tapi kalau sudah masuk kegiatan otomotif yang memiliki regulasi resmi, IMI wajib dilibatkan. Jangan membuat event seolah dunia otomotif ini milik kelompok tertentu,” ujarnya.

 

Samsurin bahkan secara terbuka menyebut pihak penyelenggara tidak menghormati etika penyelenggaraan kegiatan di Surabaya.

 

“Kalian datang ke rumah orang sebagai tamu, tapi tidak menjunjung pepatah ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Ini bentuk ketidaketisan penyelenggara,” katanya.

Baca Juga: Gaspol! Eri Cahyadi Perintahkan Bangun Sirkuit Grasstrack & Motocross Demi Porprov 2027 Surabaya

 

 

Kecaman IMI Surabaya semakin menguat lantaran event tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya yang selama ini identik dengan berbagai agenda otomotif resmi di Sirkuit Bung Tomo.

 

Menurut Samsurin, Sirkuit Bung Tomo seharusnya menjadi pusat kegiatan otomotif kota agar ekosistem serta fasilitas yang telah dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

“Kalau semua event otomotif digelar di sembarang tempat, maka fungsi Sirkuit Bung Tomo menjadi tidak maksimal. Ini merugikan masyarakat dan Pemerintah Kota Surabaya,” tegasnya.

 

Ia menilai langkah penyelenggara menggelar event di luar skema pembinaan IMI dapat memecah ekosistem komunitas otomotif yang selama ini telah dibangun bersama.

 

Baca Juga: Puluhan Komunitas Ramaikan Sunmori IMI Surabaya di Momentum HJKS ke -733

IMI Surabaya mengaku telah melayangkan surat resmi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) serta meminta Ikatan Motor Indonesia Jawa Timur melakukan evaluasi terhadap kegiatan tersebut.

 

Samsurin juga meminta adanya tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap Pedoman Nasional Organisasi Kendaraan Bermotor.

 

“Kami meminta Disporapar dan IMI Jawa Timur turun tangan. Kalau kegiatan ini melanggar aturan organisasi kendaraan bermotor, maka harus dibatalkan,” tandasnya.

 

Di akhir pernyataannya, Ketua IMI Kota Surabaya itu kembali menegaskan sikap organisasinya terhadap penyelenggara event otomotif tersebut.

 

“IMI Kota Surabaya mengecam IIMS dan Dyandra Promosindo karena dinilai tidak beretika dalam menjalankan kegiatan otomotif di Surabaya,” pungkas Samsurin.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal