Akses Ketat Turnamen Domino Nasional Picu Kritik,Transparansi Dipertanyakan

avatar abadinews.id

abadinews.id, Surabaya – Turnamen domino nasional berhadiah Rp200 juta di Surabaya berubah jadi sorotan. Event yang digelar Persatuan Olahraga Domino Indonesia bersama Higgs Games Island ini diprotes karena membatasi akses pengurus dan wartawan.

 

Baca Juga: Raih Rekomendasi KONI, Pordi Jatim Mantap Gelar Kejuaraan Domino Tingkat Nasional

Sejumlah pengurus PORDI mengaku tidak dapat memasuki area acara meski mengenakan atribut resmi organisasi. Mereka ditolak oleh petugas karena tidak mengantongi ID card panitia, meskipun hadir dalam kapasitas sebagai bagian dari struktur organisasi.

 

“Ini aneh. Kami bagian dari PORDI, tapi justru tidak bisa masuk. Tidak semua pengurus itu panitia,” ungkap salah satu pengurus.Sabtu(18/4/26)

 

Tak hanya itu, wartawan yang hendak meliput juga mengalami hambatan serupa. Meski telah memperkenalkan diri sebagai jurnalis, akses tetap dibatasi dengan alasan tidak memiliki identitas resmi dari penyelenggara.

 

Baca Juga: Kantongi Rekomendasi KONI, Pordi Jatim Siap Gelar Turnamen Domino Se-Indonesia

Kondisi ini memunculkan kritik terhadap profesionalisme penyelenggaraan event, terutama karena kegiatan tersebut bersifat terbuka dan membawa label nasional.

 

Sorotan juga mengarah pada aspek kelembagaan. PORDI disebut-sebut belum resmi terdaftar sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi penyelenggaraan event olahraga yang mengatasnamakan organisasi tersebut.

 

Baca Juga: ‎H. Muhammad Alyas, SH Menyerahkan SK Pordi Kepada Ketua Pordi Kabupaten Pacitan

Di tengah polemik tersebut, turnamen tetap berlangsung dengan partisipasi peserta dari berbagai daerah. Namun, ketatnya akses dan minimnya transparansi dinilai berpotensi mencederai semangat inklusivitas dalam pengembangan olahraga domino di Indonesia.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia maupun Ketua PORDI Jawa Timur, H. Muhammad Alyas, SH, MH, terkait berbagai keluhan yang mencuat di lapangan.(Red)

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal