abadinews.id, Surabaya - Kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, dalam agenda peninjauan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di SMKN 5 Surabaya menghadirkan momen penuh apresiasi terhadap kreativitas peserta didik. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen RI, Tatang Muttaqin, serta Direktur SMK, Arie Wibowo Khurniawan.
Baca Juga: Khofifah dan Aries Agung Paewai Tinjau Kesiapan Layanan SPMB di Surabaya
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung berbagai booth pameran karya siswa. Para pimpinan melihat dari dekat inovasi yang dihasilkan, salah satunya produk perawatan tubuh dan wajah karya siswa jurusan teknik kimia. Produk ini dibuat dari hasil pengolahan limbah yang berhasil diubah menjadi barang bernilai ekonomis tinggi.
Selain itu, siswa juga menampilkan produk holder handphone berbahan dasar sampah plastik. Berbagai karya tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di SMK tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendorong kreativitas dan jiwa kewirausahaan.
Aries Agung Paewai mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para siswa. Ia menilai inovasi yang ditampilkan menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan vokasi dalam mencetak generasi yang adaptif dan siap bersaing di masa depan.
Baca Juga: SMKN 3 Surabaya Sembelih 6 Hewan Kurban, Kadindik Jatim Tinjau Langsung Pelaksanaan Iduladha
“Karya ini bukan sekadar hasil praktik, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari para pemangku kebijakan serta dedikasi tenaga pendidik menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.
Baca Juga: Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan LAN RI Bahas Penguatan Kapasitas di Era Digital
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat inovasi dan kreativitas siswa terus berkembang, sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi.(Red)
Editor : Redaksi