abadinews.id, Boyolangu - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur memberikan arahan kepada para guru di SMAN 1 Boyolangu terkait pentingnya menanamkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan kepada siswa dan seluruh tenaga pendidik.
Baca Juga: Komitmen Pemerintah Perkuat Pengembangan Atlet Muda melalui Pendidikan Terintegras
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran pribadi masing-masing individu. Menurutnya, perubahan besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tidak dapat terwujud tanpa adanya komitmen dari setiap warga sekolah. Oleh karena itu, setiap guru diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam membangun kebiasaan positif tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kesadaran menjaga kebersihan perlu ditanamkan secara konsisten dan berkelanjutan. Hal ini penting agar nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi benar-benar melekat dan berkembang menjadi budaya bersama di lingkungan sekolah. Dengan demikian, seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa hingga tenaga kependidikan, dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan.
Baca Juga: Jatim Konsisten Terdepan SNBP, Musrenbang 2027 Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif
Ia juga menyoroti bahwa lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan tertata memiliki dampak signifikan terhadap kenyamanan proses belajar mengajar. Suasana yang kondusif akan mendorong siswa lebih fokus dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, lingkungan yang terjaga dengan baik juga mencerminkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui arahan ini, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur berharap para guru dapat menjadi teladan nyata bagi siswa dalam menjaga kebersihan. Tidak hanya melalui tindakan, tetapi juga melalui edukasi yang berkelanjutan mengenai pentingnya lingkungan yang sehat. Guru diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari di sekolah.
Baca Juga: Revitalisasi Sekolah di Sidoarjo Diresmikan,Komitmen Jatim Wujudkan Pendidikan Layak dan Inklusif
Dengan adanya komitmen bersama, diharapkan SMAN 1 Boyolangu dapat menjadi contoh sekolah yang berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih, sehat, dan nyaman. Pada akhirnya, kondisi ini akan mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal serta membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.(Red)
Editor : Redaksi