Dispendik Jatim Gandeng TNI AL, Kurikulum Bela Negara Diperkuat di SMK Maritim Lamongan

avatar abadinews.id

abadinews.id, Surabaya — Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara resmi mengesahkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI Angkatan Laut dalam rangka penguatan kurikulum bela negara di SMK Maritim Lamongan. Kolaborasi strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik di sekolah berbasis kemaritiman.

 

Baca Juga: Semangat Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H:Inspirasi Kepedulian Kepala Dinas Pendidikan Jatim

Kerja sama tersebut bertujuan menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi keahlian di bidang maritim, tetapi juga membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Melalui penguatan kurikulum bela negara, diharapkan para siswa mampu menginternalisasi nilai tanggung jawab, kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air sejak dini.

 

Dalam kesempatan tersebut, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pendidikan vokasi, khususnya di sektor kemaritiman, memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut akan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif bagi siswa, baik dari sisi keterampilan teknis maupun pembentukan karakter.

 

“Pendidikan tidak hanya soal kemampuan akademik dan keahlian teknis, tetapi juga bagaimana kita membentuk generasi muda yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan. Melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Laut, kami berharap siswa SMK Maritim Lamongan dapat tumbuh menjadi generasi yang profesional sekaligus memiliki jiwa bela negara,” ujar Aries.

 

Baca Juga: Dinas Pendidikan Jawa Timur Himbau Masyarakat Waspada Situs Phishing yang Mengatasnamakan SPMB

Program penguatan kurikulum bela negara ini akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan kedisiplinan, pembinaan karakter, pengenalan wawasan kebangsaan, hingga kegiatan edukasi kemaritiman yang melibatkan langsung personel TNI Angkatan Laut. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama tim.

 

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan negara dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang maritim. Dengan dukungan TNI AL, siswa akan mendapatkan wawasan lebih luas mengenai pentingnya menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia, sekaligus memahami peran strategis sektor kemaritiman bagi masa depan bangsa.

 

Baca Juga: Gubernur Jawa Timur Resmikan Edhotel SMKN 1 Jombang, Perkuat Pembelajaran Praktik Perhotelan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai bahwa sinergi lintas sektor seperti ini merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Terlebih, Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan potensi maritim besar membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalisme.

 

Dengan diresmikannya kerja sama ini, SMK Maritim Lamongan diharapkan dapat menjadi salah satu model penguatan pendidikan vokasi berbasis karakter dan bela negara di Indonesia, sekaligus melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan sektor kemaritiman nasional.

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal