abadinews.id, Magetan — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi atas kebersihan dan keasrian lingkungan di SMAN 2 Magetan. Lingkungan sekolah yang tertata rapi, bersih, dan hijau dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan semangat positif bagi seluruh warga sekolah.
Baca Juga: Komitmen Pemerintah Perkuat Pengembangan Atlet Muda melalui Pendidikan Terintegras
Dalam kunjungan Jumat (6/3/26) Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa kondisi lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, sekolah yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan secara fisik, tetapi juga mampu membangun suasana psikologis yang kondusif bagi siswa maupun guru dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.
“Lingkungan sekolah yang bersih dan hijau seperti yang kita lihat di SMAN 2 Magetan ini sangat mendukung terciptanya suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini tentu menjadi salah satu faktor penting dalam membangun semangat belajar siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Selain meninjau kondisi lingkungan sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur juga menyempatkan diri menyapa para siswa yang sedang beraktivitas di lingkungan sekolah. Suasana hangat terlihat ketika beliau berdialog secara langsung dengan para siswa, menanyakan kegiatan belajar mereka, serta memberikan motivasi agar terus bersemangat dalam meraih cita-cita.
Tidak hanya kepada siswa, motivasi juga disampaikan kepada para guru agar terus menjaga semangat dalam mendidik dan membimbing generasi muda. Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk karakter siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Juga: Jatim Konsisten Terdepan SNBP, Musrenbang 2027 Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif
Menurut Aries Agung Paewai, kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah bukan sekadar soal penataan fisik semata, tetapi juga mencerminkan budaya positif yang tumbuh di lingkungan pendidikan. Budaya menjaga kebersihan dan keindahan sekolah, kata dia, merupakan bagian dari proses pembentukan karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.
“Kebersihan dan kerapian sekolah mencerminkan kedisiplinan serta komitmen seluruh warga sekolah. Ini merupakan budaya positif yang harus terus dijaga karena berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Ia juga berharap semangat menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekolah yang telah terbangun di SMAN 2 Magetan dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur. Lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan tertata dengan baik diyakini mampu mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan inspiratif.
Baca Juga: Revitalisasi Sekolah di Sidoarjo Diresmikan,Komitmen Jatim Wujudkan Pendidikan Layak dan Inklusif
Melalui lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan penuh semangat, diharapkan dapat lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman, sehat, dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah. Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, serta siswa, diharapkan kualitas pendidikan di Jawa Timur dapat terus meningkat dan menghasilkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing.(Red)
Editor : Redaksi