PERSINAS ASAD Jawa Timur Gelar Musyawarah Provinsi VI,Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi 

avatar abadinews.id

abadinews.id, Surabaya - Perguruan Silat Nasional (PERSINAS) Ampuh Sehat Aman Damai (ASAD) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) VI, yang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi.Sabtu(31/1/26)

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, melakukan evaluasi program kerja, serta merumuskan arah kebijakan dan kepemimpinan PERSINAS ASAD Jawa Timur ke depan.

Baca Juga: Kapolres Tulungagung Hadir dan Berikan Materi di Seminar Kebangsaan

 

Musprov VI PERSINAS ASAD Jawa Timur mengusung tema “Membangun Pesilat Jawa Timur yang Profesional, Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur.” Tema tersebut mencerminkan komitmen PERSINAS ASAD Jawa Timur dalam membina pesilat yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga memiliki integritas moral, menjunjung tinggi nilai budaya bangsa, serta berkarakter luhur sesuai dengan jati diri pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.

 

Musyawarah Provinsi VI diikuti oleh jajaran pengurus provinsi, perwakilan pengurus cabang dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur, serta unsur pembina dan peninjau organisasi. Agenda utama Musprov meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pembahasan dan penetapan program kerja, penyempurnaan tata kelola organisasi, serta pemilihan kepengurusan PERSINAS ASAD Provinsi Jawa Timur untuk masa bakti selanjutnya.

 

Ketua Umum PERSINAS ASAD, Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si (Han), menyampaikan bahwa Musyawarah Provinsi merupakan wadah demokrasi organisasi yang mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat. Melalui forum ini diharapkan lahir keputusan-keputusan strategis yang mampu menjawab tantangan perkembangan pencak silat di era modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar perguruan.

 

Baca Juga: Polres Tulungagung Apresiasi Perguruan Silat, Bongkar 16 Tugu Secara Sukarela

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen PERSINAS ASAD Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pelatih, dan wasit, memperkuat prestasi di tingkat regional, nasional, maupun internasional, serta membangun karakter pesilat yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Profesionalisme organisasi menjadi fokus utama agar PERSINAS ASAD mampu berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam pengembangan olahraga pencak silat di Jawa Timur.

 

“Musyawarah Provinsi VI ini juga diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarpesilat, memperkuat soliditas organisasi, serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun PERSINAS ASAD Jawa Timur yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Ketua Umum.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikatan Pencak Silat  Indonesia (IPSI) Ir. H. Bambang Haryono Soekartono, menyampaikan bahwa berbagai kejuaraan pencak silat yang akan digelar di Jawa Timur, termasuk kejuaraan tingkat daerah serta event Kapolres Cup dan Kapolda Cup, diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus edukasi hukum bagi para atlet, sehingga pencak silat tetap menjadi olahraga yang berprestasi dan bermartabat.

Baca Juga: Kapolres Tulungagung Ajak Paguyuban Pencak Silat Selalu Guyub Rukun

 

Ia juga menegaskan dukungan terhadap upaya pencak silat untuk terus tampil di kancah internasional, termasuk target jangka panjang menuju eksibisi Olimpiade. Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya bangsa, PERSINAS ASAD optimistis dapat memberikan kontribusi besar bagi kejayaan pencak silat Indonesia.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Provinsi VI ini, seluruh elemen organisasi diharapkan dapat bersinergi dan berkomitmen melaksanakan hasil-hasil musyawarah secara konsisten demi kemajuan perguruan, peningkatan prestasi pesilat, serta pelestarian nilai-nilai budaya pencak silat sebagai jati diri bangsa Indonesia.

 

Editor : Redaksi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal