Abadinews.id, Gresik - Satlantas Polres Gresik telah menindak 50 truk pengangkut limestone yang kedapatan tidak menggunakan penutup muatan di sepanjang jalur utama menuju pelabuhan.
Tindakan tegas ini menindaklanjuti banyaknya keluhan warga mengenai debu dan material batu yang beterbangan, mengancam kesehatan dan keselamatan pengendara lainnya. Rabu (07/08).
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau,6 Tersangka Diamankan
Banyak warga mengaku sangat terganggu dengan debu dari truk-truk tersebut. Dikarekanan tak memasang penutup terpal saat melintas.
“Setiap hari saya harus membersihkan warung saya dari debu batu. Saya berharap dengan adanya tindakan ini, jalanan akan lebih bersih dan aman,” tutur salah satu warga yang berjualan di pinggir jalan.
Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi serupa secara rutin.
Baca Juga: Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama"
“Kami tidak hanya memberikan sanksi tilang, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada para pengemudi dan pemilik armada. Kami berharap dengan kerjasama semua pihak, masalah ini dapat teratasi secara tuntas,” jelasnya.
Setiap hari, ratusan truk melintas di jalanan Gresik. Sayangnya, tidak semua pengemudi mematuhi aturan. Truk-truk yang mengangkut batu kapur sering kali tidak menggunakan terpal, sehingga batu-batu kecil beterbangan dan membahayakan pengendara lain. Akibatnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi, bahkan ada yang menyebabkan korban jiwa.
Satlantas Polres Gresik tidak tinggal diam. Mereka telah menindak tegas puluhan truk yang melanggar aturan. Selain membahayakan pengendara lain, batu kapur yang berjatuhan juga mencemari lingkungan.
Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat
Kasat lantas Polres Gresik mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan di jalan raya.
“Laporkan jika anda melihat ada truk yang tidak menggunakan terpal. Bersama-sama kita bisa menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman,” pungkasnya.(4U)
Editor : hadi