Kejurnas AKTI 2026 Sukses Digelar,300 Atlet Kungfu Tradisional dari Seluruh Indonesia Bertanding

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) 2026 sukses digelar di Surabaya dengan menghadirkan ratusan atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 300 peserta dari berbagai perguruan kungfu yang tergabung dalam AKTI ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di Mall City of Tomorrow (CITO) Surabaya pada 3–5 Juli 2026.

 

Ajang nasional ini menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga kungfu tradisional sekaligus mempererat tali persaudaraan antaratlet, pelatih, wasit, dan pengurus perguruan dari berbagai provinsi.

 

Kejurnas berlangsung meriah dengan diikuti kontingen dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai nomor pertandingan, baik kategori seni (taolu) maupun pertarungan (sanda), dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kekeluargaan.

 

Sejak hari pertama pelaksanaan, antusiasme peserta maupun masyarakat terlihat begitu tinggi. Pertandingan berlangsung kompetitif dengan kualitas atlet yang semakin merata, sehingga menghadirkan laga-laga menarik yang mendapat apresiasi dari para penonton.

 

Ketua DPD AKTI Jawa Timur, Subiyantono, mengatakan Kejurnas AKTI bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan bagian dari proses pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit unggul yang nantinya diharapkan mampu membawa nama Indonesia di tingkat internasional.

 

"Kejuaraan ini menjadi wadah bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua KORMI Provinsi Jawa Timur, Debi Sisilia Samoa, SE, mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Menurutnya, keberadaan Kejurnas AKTI tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga.

 

"Melalui olahraga kita dapat menjaga kebugaran sekaligus meraih prestasi. Kami berharap Kejurnas AKTI mampu mendorong semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai olahraga," katanya.

 

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Jawa Timur, Cheppy Syukur Laksana. Ia mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Kejurnas AKTI di Surabaya serta mengingatkan seluruh peserta agar terus menjaga disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

 

Selain menjadi arena kompetisi, Kejurnas AKTI 2026 juga dimanfaatkan sebagai forum silaturahmi dan bertukar pengalaman antar pelatih, wasit, serta pengurus perguruan dari berbagai daerah. Interaksi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan kungfu tradisional secara berkelanjutan di seluruh Indonesia.

 

Ketua Umum AKTI,Gunawan Wibowo, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, panitia, dan pengurus daerah yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Kejurnas 2026 di Surabaya.

 

Menurutnya, Kejurnas bukan hanya menjadi ajang mencari juara dan prestasi, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan AKTI.

 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, dan pengurus daerah sehingga Kejuaraan Nasional AKTI 2026 dapat terlaksana dengan baik. Kejurnas bukan hanya ajang pencarian bakat dan prestasi, tetapi lebih dari itu menjadi sarana mempererat silaturahmi sesama keluarga besar AKTI sehingga tercipta hubungan yang sehat, harmonis, dan penuh semangat persaudaraan," ujar Gunawan.

 

 

 

Melalui Kejurnas AKTI 2026, diharapkan olahraga kungfu tradisional semakin berkembang dan diminati masyarakat luas. Kejuaraan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga bela diri tradisional di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif dengan lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai daerah.

 

Berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan menjadi awal bagi para juara untuk terus meningkatkan prestasi menuju level internasional. Sementara bagi atlet yang belum berhasil naik podium, Kejurnas AKTI menjadi pengalaman berharga untuk terus berlatih, memperbaiki kemampuan, dan kembali tampil lebih baik pada kompetisi mendatang.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru