Lia Istifhama Soroti Peningkatan Layanan Haji, Jemaah Kini Lebih Nyaman dan Terlayani

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya - Anggota DPD RI Komite III, Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan layanan haji yang dirasakan langsung oleh jemaah Indonesia pada musim haji tahun ini. Menurutnya, transformasi pelayanan yang dilakukan pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan ibadah haji yang lebih nyaman, manusiawi, dan berkualitas bagi seluruh jemaah, khususnya para lansia.

Salah satu peningkatan yang paling dirasakan adalah penempatan hotel jemaah di kawasan strategis Kota Madinah. Lokasi penginapan yang lebih dekat dengan pusat ibadah dinilai sangat membantu jemaah dalam menjalankan aktivitas selama di Tanah Suci. Dengan akses yang lebih mudah dan waktu tempuh yang lebih singkat, jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman tanpa harus mengalami kelelahan berlebih.

Baca juga: Lia Istifhama Ajak Masyarakat Bangkit Bersama di Hari Kebangkitan Nasional 2026

Selain lokasi hotel yang semakin baik, kualitas konsumsi jemaah juga mengalami peningkatan signifikan. Meski biaya katering mengalami efisiensi dari 40 riyal menjadi 36 riyal, kualitas makanan justru dinilai semakin baik. Porsi makanan lebih layak, variasi menu lebih beragam, dan cita rasa khas Indonesia tetap dipertahankan agar jemaah merasa lebih nyaman selama berada jauh dari tanah air.

Menurut Lia Istifhama, kehadiran menu Nusantara menjadi hal penting karena mampu memberikan kenyamanan psikologis bagi jemaah. Banyak jemaah lanjut usia yang tetap dapat menikmati makanan sesuai kebiasaan sehari-hari sehingga kondisi kesehatan dan stamina mereka tetap terjaga selama menjalankan rangkaian ibadah.

Perhatian khusus terhadap jemaah lansia juga menjadi sorotan positif dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Setiap kelompok terbang (kloter) mendapatkan pendampingan sekitar 15 hingga 18 petugas yang siap membantu kebutuhan para jemaah lanjut usia. Pendampingan tersebut mencakup bantuan mobilitas, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan administrasi dan logistik selama berada di Tanah Suci.

Baca juga: Lia Istifhama: Khofifah Indar Parawansa Sosok Inspiratif bagi Masyarakat

Tak hanya itu, layanan distribusi koper jemaah kini juga semakin praktis. Koper para jemaah diantar langsung menuju kamar hotel sehingga memudahkan mobilitas dan mengurangi beban fisik jemaah, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan tenaga.

Lia Istifhama juga menyoroti peningkatan fasilitas hotel yang kini dirasakan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, banyak jemaah reguler mulai mendapatkan fasilitas hotel berbintang lima sebagai bentuk peningkatan standar pelayanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Transformasi pelayanan haji tersebut turut didukung dengan pemanfaatan teknologi digital yang semakin modern. Digitalisasi layanan, sistem fast track atau Makkah Route, hingga penguatan pengawasan pelayanan disebut menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem penyelenggaraan haji yang lebih efektif, cepat, dan tertata.

Baca juga: Senator Lia Istifhama Kritik Pengelolaan MBG: Porsi Besar Tapi Kesiapan SPPG Minim

Menurutnya, inovasi pelayanan yang terus dilakukan pemerintah menjadi bukti bahwa evaluasi terhadap penyelenggaraan haji dilakukan secara berkelanjutan. Fokus utama yang kini terus diperkuat adalah bagaimana menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk.

“Melayani dengan hati dan mengabdi untuk jemaah harus menjadi semangat utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dengan pelayanan yang semakin baik, diharapkan seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan memperoleh pengalaman spiritual yang maksimal,” ujar Lia Istifhama.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru