Pelayanan Samsat Bangkalan, Bantu Warga Disabilitas Urus Pajak dan STNK Hingga Diantar ke Rumah

Reporter : Dani

abadinews.id, Bangkalan - Sikap humanis dan penuh kepedulian ditunjukkan jajaran pelayanan Samsat Bangkalan kepada masyarakat. Hal tersebut terlihat saat seorang warga penyandang disabilitas asal Cokroh, Kabupaten Bangkalan, datang ke kantor Samsat Bangkalan untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraan sekaligus melakukan pergantian STNK.

 

Meski hidup dalam keterbatasan fisik dan menjalani kehidupan sebatang kara, pria tersebut tetap menunjukkan semangat dan tanggung jawab sebagai wajib pajak. Pada Selasa (19/05/2026), di tengah cuaca panas yang cukup terik, ia rela menaiki becak demi bisa sampai ke kantor pelayanan Samsat Bangkalan.

 

Kedatangannya langsung mendapat perhatian dari Kepala Pelayanan (Adpel) Samsat Bangkalan, Ari Iriadi, beserta jajaran petugas lainnya. Tanpa menunggu lama, Ari bersama anggotanya segera memberikan pelayanan prioritas sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

 

Tidak hanya membantu proses administrasi di kantor, Ari juga mengambil langkah yang dinilai sangat menyentuh. Ia menyarankan wajib pajak tersebut untuk pulang ke rumah agar tidak perlu lelah menunggu maupun mengurus seluruh tahapan administrasi sendirian.

 

“Ari menyarankan pulang agar wajib pajak tersebut tidak perlu repot melakukan proses dokumen sendiri, melainkan semuanya akan dibantu oleh petugas Samsat dan kalau sudah selesai akan langsung diantar ke rumah wajib pajak tersebut,” ungkap salah satu petugas.

 

Pelayanan penuh empati tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin baik, langkah yang dilakukan Samsat Bangkalan menjadi contoh nyata bahwa pelayanan bukan sekadar menyelesaikan administrasi, tetapi juga menghadirkan rasa peduli dan kemanusiaan.

 

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami Samsat Bangkalan kepada masyarakat, Mas. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik selama saya di Samsat Bangkalan,” ujar Ari Iriadi.

 

Apa yang dilakukan Samsat Bangkalan dinilai menjadi teladan bagi instansi pelayanan publik lainnya, baik pimpinan maupun pelaksana di lapangan, agar terus menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, dan menyentuh hati masyarakat.

 

Semangat pengabdian seperti inilah yang diharapkan terus tumbuh di lingkungan pelayanan publik, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam membantu dan melayani tanpa memandang kondisi sosial maupun keterbatasan fisik.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru