abadinews.id,Surabaya - Surabaya kembali menunjukkan geliat positif dalam pembinaan olahraga catur usia dini. Ajang turnamen catur Cap Kapal Checkmate yang digelar di BGJ Mall pada 17 Mei 2026 berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian ratusan pecatur muda dari berbagai daerah.
Baca juga: Surabaya Kembali Jadi Pusat Catur Internasional Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess
Tingginya animo peserta membuat panitia pelaksana kewalahan menerima pendaftaran. Lebih dari 250 pecatur junior ambil bagian dalam kompetisi tersebut, bahkan sebagian calon peserta terpaksa ditolak karena keterbatasan kapasitas venue yang tersedia.
Turnamen catur cepat ini menggunakan format pertandingan 15 menit ditambah 10 detik inkremen setiap langkah. Kompetisi mempertandingkan empat kategori usia, yakni U8, U10, U12, dan U15 untuk sektor putra maupun putri.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Surabaya dan sekitarnya, tetapi juga datang dari luar daerah. Sejumlah pecatur muda bahkan rela menempuh perjalanan dari Lombok demi menguji kemampuan dan pengalaman bertanding di ajang tersebut.
Ketua King Knight Creative, Hesnud Daulah, M.Psikolog, mengaku terkejut sekaligus bangga melihat antusiasme luar biasa dari para peserta dan orang tua.
“Jumlah pendaftar kali ini benar-benar di luar perkiraan. Ada lebih dari 250 peserta yang ingin ikut, dan sayangnya kami harus menolak sebagian karena kapasitas ruangan di BGJ Mall sudah tidak memadai,” ujar Hesnud saat ditemui di sela pertandingan, Sabtu (17/5/2026).
Menurutnya, turnamen Cap Kapal Checkmate bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan menjadi bagian dari pembinaan berjenjang bagi para pecatur muda menuju level yang lebih tinggi.
Seluruh juara di setiap kategori nantinya akan mendapatkan tiket menuju ajang Champion Wars yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Dari ajang tersebut, para pemenang kembali berpeluang tampil di turnamen bergengsi FIDE Rated yang akan digelar pada Desember 2026.
Baca juga: Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
“Champion Wars menjadi gerbang menuju level internasional. Kami ingin anak-anak ini merasakan atmosfer pertandingan berstandar dunia melalui FIDE Rated agar pengalaman dan mental bertanding mereka semakin berkembang,” jelasnya.
Tak berhenti sampai di situ, King Knight Creative bersama pihak terkait kini tengah menyiapkan agenda kompetisi yang lebih besar untuk para pecatur muda Indonesia. Salah satunya adalah turnamen Piala Walikota Surabaya yang direncanakan berlangsung di Balai Pemuda pada 22 hingga 25 Juni 2026.
Selanjutnya, pada 27–28 Juni 2026, akan digelar ajang FIDE Rated Rapid & Blitz Open di Ballroom Choice City Hotel BGJ Surabaya yang diproyeksikan menjadi salah satu turnamen bergengsi di Jawa Timur.
Hesnud juga berharap Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya dapat segera kembali aktif guna mendukung perkembangan olahraga catur di Kota Pahlawan. Selain itu, ia mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia Surabaya segera mengeluarkan rekomendasi resmi sebelum pelaksanaan Piala Walikota dimulai.
“Perkembangan catur di Surabaya sebenarnya terus menunjukkan tren positif meski organisasi Percasi belum sepenuhnya aktif. Minat anak-anak untuk belajar dan bertanding sangat tinggi. Momentum ini harus dijaga bersama,” tegasnya.
Ia pun berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya, agar pembinaan talenta muda catur dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.
Panitia pelaksana turut mengimbau para peserta yang belum sempat mengikuti Cap Kapal Checkmate agar terus mempersiapkan diri menghadapi berbagai turnamen berikutnya yang akan kembali digelar dalam waktu dekat.
“Kami berkomitmen menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan berkelanjutan. Kehadiran para pecatur muda serta dukungan semua pihak menjadi kunci lahirnya atlet-atlet catur potensial dari Surabaya,” pungkas Hesnud.(Red)
Editor : Redaksi