Jelang Ramadan–Idulfitri 1447 H, PLN UID Jatim Pastikan Pasokan Listrik Aman

Reporter : Dani

abadinews.id,Surabaya, – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan dalam menghadapi periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H. Melalui berbagai langkah antisipatif, PLN telah menyiapkan personel, infrastruktur, serta sistem pengamanan pasokan listrik guna menjaga keandalan listrik di seluruh wilayah Jawa Timur, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem selama periode tersebut.


Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Timur,Kemas Abdul Gafur, menjelaskan bahwa masa siaga kelistrikan akan berlangsung mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, PLN menyiapkan berbagai langkah pengamanan untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap andal.

Baca juga: PLN UID Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Media melalui Buka Puasa di Bulan Ramadhan 1447 Hijriyah


“PLN UID Jawa Timur telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh. Kami membentuk *National Special Force* yang disiagakan di berbagai lokasi strategis seperti tempat ibadah, bandara, stasiun, terminal, hingga rumah sakit,” ujar Kemas.


Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UID Jawa Timur menyiapkan 562 posko siaga dengan total 5.524 personel yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Personel ini bertugas melakukan pemantauan sistem kelistrikan, penanganan gangguan, serta memastikan pasokan listrik tetap stabil selama periode Ramadan hingga Idulfitri.


Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung operasional, antara lain:92 unit genset,62 unit UPS 234 unit kendaraan operasional untuk mobilisasi teknis,15 unit crane truck,359 mobil operasional,457 sepeda motor operasional


Seluruh peralatan tersebut disiagakan di berbagai titik guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan, terutama saat menghadapi potensi cuaca ekstrem.


PLN UID Jawa Timur juga terus mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik. Saat ini di wilayah Jawa Timur telah tersedia 257 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang siap melayani kebutuhan masyarakat, khususnya pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Baca juga: Semarakkan Ramadhan, PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal


Kemas menyampaikan bahwa penggunaan kendaraan listrik diperkirakan terus meningkat dari tahun ke tahun. “Berdasarkan proyeksi kami, penggunaan kendaraan listrik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan penjualan serta penggunaan kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya.


Dari sisi sistem kelistrikan, PLN memastikan kondisi pasokan listrik di Jawa Timur berada dalam kondisi aman. Saat ini, kemampuan pasokan pembangkit dan sistem transmisi mencapai sekitar 9.000 megawatt, dengan perkiraan kebutuhan beban sekitar 5.000 megawatt . Dengan demikian, sistem kelistrikan memiliki cadangan daya sekitar 4.000 megawatt, yang dinilai cukup untuk menjaga keandalan sistem.


Selama periode Ramadan hingga Idulfitri, PLN memprediksi pola konsumsi listrik akan mengalami penurunan dibandingkan hari normal. Hal ini karena sebagian masyarakat melakukan perjalanan mudik ke luar kota.


“Pada kondisi normal, beban listrik di Jawa Timur berkisar antara 5.000 hingga 6.000 megawatt, Namun saat Idulfitri, biasanya akan turun menjadi sekitar 4.800 megawatt atau sekitar 2 persen lebih rendah dari beban hari normal,” ungkap Kemas.

Baca juga: Cahaya Ramadan PLN Mobile 2026, PLN UP3 Gresik Gelar Buka Bersama dan Berbagi Santunan 


Ia menambahkan bahwa tingkat pemanfaatan kapasitas sistem saat ini masih berada di sekitar 70 persen, sehingga masih tersedia ruang cadangan sekitar 30 persen untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik maupun kondisi darurat.


Dengan seluruh persiapan tersebut, PLN UID Jawa Timur optimistis dapat menjaga keandalan listrik selama Ramadan dan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan nyaman.


“PLN berkomitmen untuk terus memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat. Dengan dukungan personel siaga, infrastruktur yang memadai, serta sistem kelistrikan yang kuat, kami siap menjaga pasokan listrik tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri,” pungkas Kemas.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru