Polres Gresik Gelar Istighosah Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2024

avatar abadinews.id
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama Habib Umar bin Adrusy Al Kirid
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama Habib Umar bin Adrusy Al Kirid

Abadinews.id, Gresik - Polres Gresik menggelar istighosah dan doa bersama dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 yang aman dan sejuk. Kegiatan ini diikuti oleh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota Polres Gresik, dan para tamu undangan. Jum'at malam (08-12).

Kegiatan istighosah dan doa bersama ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan pemilu 2024.

Baca Juga: Latja Diktuk Bintara Polri 2025 di Polres Gresik 50 Siswa Siap Terjun Layani Masyarakat

Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa pengamanan pemilu bukan hal yang mudah. Tanpa kerjasama dari seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Gresik, maka sulit tercapai situasi aman dan kondusif.

"Dalam hal ini, penyelenggara pemilu baik KPU, Panwaslu, partai peserta pemilu, pemilih yang berintegritas, dan segenap masyarakat dituntut untuk mentaati peraturan yang ada," tutur Kapolres Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, mendukung terciptanya pemilu 2024 yang damai. Ia berharap penyelenggaraan pemilu berjalan lancar dan tidak ada gangguan apapun.

Baca Juga: Apel Kebangsaan Polres Gresik Gandeng Buruh Dan Ojek Online 

Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga terselenggaranya pemilu damai 2024.

"Pemilu sudah kita laksanakan berkali-kali, namun dengan adanya saling menghormati pilihan masing-masing maka akan terciptalah pemilu damai," jelas Wabup.

Habib Umar bin Adrusy al Kirid, pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqam, juga mendoakan agar keluarga besar Polres Gresik, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Gresik sukses menjalankan tugas mengamankan pemilu 2024.

Baca Juga: Wakapolres Gresik Tekankan Disiplin dan Integritas Anggota dalam Apel Pagi Jam Pimpinan

Dengan perbedaan yang ada, diharapkan sebagai pemersatu umat untuk terciptanya keamanan.

"Saling menghargai berarti menghormati hak dan pendapat orang lain, serta menerima perbedaan yang ada," pungkas Habib Umar.(4U)

Editor : hadi

abadinews.id horizontal

Berita Lainnya

abadinews.id horizontal