abadinews.id,Surabaya — Menyambut momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif yang menyasar generasi muda. Sedikitnya 109 pelajar dan anak muda di Sumenep, Ponorogo, dan Pacitan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan, pengenalan layanan digital PLN Mobile, hingga penguatan motivasi dan kemandirian.
Baca juga: Momentum HPN,PLTS PLN Membawa Harapan Baru ke Pulau Rengit Belitung Lebih dari Sekadar Terang
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar listrik dapat dimanfaatkan secara aman, mudah, dan produktif.
Di Kabupaten Sumenep, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep berkolaborasi dengan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Sampang melaksanakan program PLN Mengajar bertajuk Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di SMKN 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/8). Sebanyak 34 siswa memperoleh pemahaman mengenai potensi bahaya ketenagalistrikan, penggunaan peralatan listrik secara aman, serta pencegahan kecelakaan listrik di sekolah maupun rumah.
Kepala Sekolah SMKN 1 Kalianget, H. Zainul Sahari, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi langkah PLN dalam memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para siswa, khususnya pelajar vokasi yang memiliki kedekatan dengan dunia teknis dan industri.
“Pemahaman mengenai keselamatan ketenagalistrikan sangat penting bagi siswa vokasi yang proses pembelajarannya bersentuhan langsung dengan aspek teknis dan dunia industri. Kami berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi para siswa di masa depan,” ujar Zainul.
Semangat serupa juga dihadirkan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo melalui kegiatan Srikandi Mengajar dan Berbagi Kebahagiaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Semesta Alam, Ponorogo, Senin (31/8). Mengusung tema “Belajar Berdikari, Terangi Negeri”, kegiatan yang diikuti 25 peserta tersebut menjadi ruang bagi Srikandi PLN untuk berbagi motivasi, pengalaman, dan inspirasi kepada anak-anak agar terus belajar, berani bermimpi, serta membangun kemandirian sejak dini.
Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp,PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi
Selain motivasi, anak-anak LKSA Semesta Alam juga mendapatkan edukasi mengenai penggunaan listrik yang aman, potensi bahaya listrik, serta perilaku yang perlu diterapkan untuk mencegah kecelakaan akibat kelistrikan. Materi disampaikan secara interaktif sehingga mudah dipahami dan dekat dengan aktivitas sehari-hari anak-anak.
Pada hari yang sama, PLN ULP Pacitan juga menggelar edukasi keselamatan ketenagalistrikan dan pengenalan layanan digital PLN Mobile kepada 50 siswa SMKN 2 Pacitan.
Para siswa diajak mengenali berbagai potensi bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, hingga melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan kepada PLN. Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai kemudahan layanan yang tersedia melalui PLN Mobile.
Baca juga: Momentum HPN,Dukung Bekasi Kelola Sampah Jadi Listrik,PLN Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui edukasi dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata.
“Bagi PLN, menghadirkan energi bukan semata menyalurkan listrik, tetapi juga menyalakan pengetahuan, harapan, serta masa depan bagi generasi penerus negeri. Kami berharap berbagai kegiatan ini dapat semakin menumbuhkan budaya keselamatan dan meningkatkan literasi layanan kelistrikan, sehingga energi listrik dapat dimanfaatkan secara aman, bijak, dan produktif,” pungkas Eric.(Red)
Editor : Redaksi