Porbikawa Jatim Target Juara di International Karate Championship Piala Kemenpora

Reporter : Dani

abadinews.id,surabaya — Perguruan olahraga bela diri Porbikawa Jawa Timur (Jatim) membidik prestasi terbaik pada ajang International Karate Championship Piala Kemenpora RI yang akan berlangsung di Yogyakarta, 28–30 Agustus 2026. Lebih dari 100 karateka Porbikawa Jatim dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

 

Ketua Umum Pengprov Porbikawa Jatim, Kandradi Lookman,mengatakan seluruh atlet saat ini terus melakukan persiapan melalui latihan intensif di dojo masing-masing. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan para karateka berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi persaingan di kejuaraan tingkat internasional tersebut.

 

"Kita akan menurunkan sekitar 100 lebih atlet karate dari Porbikawa Jatim pada Kejuaraan International Karate Championship Piala Kemenpora RI di Yogyakarta. Target kita tentu meraih juara. Saat ini para atlet sudah mempersiapkan diri dengan berlatih di dojo masing-masing," ujar Kandradi Lookman, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Pengprov Porbikawa Jatim dalam acara di Empire Hotel Surabaya, akhir pekan lalu.

 

Menurut Kandradi, keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi secara individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama baik perguruan, Jawa Timur, dan Indonesia di kancah internasional.

 

Ia menilai potensi atlet Porbikawa di Jatim cukup besar. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama kepengurusan yang baru dipimpinnya.

 

Selain menargetkan prestasi pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional, Kandradi telah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan dan proses regenerasi atlet di Jawa Timur.

 

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah memperluas keberadaan kepengurusan cabang atau Pengcab Porbikawa di berbagai daerah di Jatim. Saat ini, Porbikawa Jatim telah memiliki delapan Pengcab, masing-masing di Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Jombang.

 

"Kita akan terus mengembangkan Pengcab Porbikawa di Jatim. Selain memperkuat organisasi, kita juga akan meningkatkan pembinaan dengan memberdayakan para pelatih agar mampu membina atlet-atlet yang nantinya bisa meraih prestasi," jelasnya.

 

Kandradi menambahkan, keberadaan pelatih menjadi salah satu elemen penting dalam membangun prestasi atlet. Dengan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan akan semakin banyak atlet muda Porbikawa yang mampu bersaing di berbagai level kejuaraan.

 

Upaya memperluas jaringan organisasi juga diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi proses pembibitan atlet di daerah. Dengan semakin banyak Pengcab yang aktif, potensi atlet dari berbagai wilayah di Jawa Timur dapat teridentifikasi dan mendapatkan pembinaan sejak usia dini.

 

Sementara itu, Ketua PB Porbikawa, Totok Lusida, memberikan dukungan terhadap persiapan para atlet Porbikawa Jatim yang akan tampil pada International Karate Championship Piala Kemenpora RI di Yogyakarta.

 

Ia berharap para karateka yang berasal dari perguruan yang didirikan oleh Tan Sing Tjay (Soetikno) pada 1949 di Surabaya tersebut mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang prestasi dari kejuaraan itu.

 

"Kami berharap para atlet Porbikawa bisa meraih prestasi pada Kejuaraan International Karate Championship Piala Kemenpora RI. Mereka harus tampil maksimal dan membawa nama baik Porbikawa," kata Totok.

 

Menurut Totok, perkembangan Porbikawa tidak hanya diarahkan pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga pada penguatan organisasi secara nasional. Saat ini, Porbikawa telah berkembang dan memiliki kepengurusan di tujuh provinsi di Indonesia.

 

Ke depan, PB Porbikawa menargetkan keberadaan organisasi tersebut dapat semakin luas hingga menjangkau 19 provinsi.

 

"Saat ini Porbikawa sudah ada di tujuh provinsi dan harapan saya bisa berkembang menjadi 19 provinsi," ungkapnya.

 

Pengembangan organisasi ke berbagai provinsi tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembinaan atlet. Dengan jaringan yang semakin luas, Porbikawa memiliki peluang lebih besar untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta karate potensial dari berbagai daerah.

 

Sementara itu, keikutsertaan lebih dari 100 karateka Porbikawa Jatim di Yogyakarta menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menunjukkan kekuatan atlet-atlet Jawa Timur.

 

Dengan persiapan yang terus dilakukan di masing-masing dojo, Porbikawa Jatim optimistis mampu bersaing dan memenuhi target juara pada ajang International Karate Championship Piala Kemenpora RI.

 

Prestasi di Yogyakarta nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian bagi para atlet, tetapi juga menjadi pijakan awal bagi Porbikawa Jatim dalam membangun pembinaan yang lebih kuat, memperluas organisasi, serta melahirkan generasi karateka yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru