abadinews.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput melalui pelaksanaan Musyawarah Kelurahan (Muslur) XI Tahun 2026.Kegiatan yang digelar pada awal Juli ini melibatkan enam kecamatan, yakni Jambangan, Sawahan, Gayungan, Wonokromo, Sukomanunggal, dan Rungkut, dengan total 32 kelurahan yang mengikuti proses musyawarah.
Musyawarah tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal partai sekaligus persiapan menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Mengingat padatnya jumlah peserta, panitia membagi lokasi pelaksanaan menjadi dua ruangan agar proses musyawarah berjalan lebih efektif dan kondusif.
Baca juga: Golkar Surabaya Hadir untuk Masyarakat, Akmarawita Kadir Berangkatkan Wisata Religi Wali Lima
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, senior partai, anggota DPRD, Ketua Pengurus Kecamatan (PK), Ketua Pengurus Kelurahan (PL), organisasi sayap, serta seluruh kader yang hadir mengikuti Muslur XI.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari target konsolidasi yang harus segera dituntaskan sesuai arahan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur.
"Alhamdulillah, meskipun kita menggabungkan enam kecamatan sekaligus, semangat seluruh kader tetap luar biasa. Sesuai arahan provinsi, seluruh Musyawarah Kelurahan harus selesai pada bulan Juli. Setelah seluruh rangkaian selesai, kami akan segera melaporkan hasilnya kepada DPD Partai Golkar Jawa Timur sebagai dasar untuk melanjutkan agenda organisasi berikutnya," ujar Minggu(5/7/26)
Menurutnya, penyelesaian Muslur bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi menjadi pondasi untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat kelurahan. Seluruh kepengurusan yang terbentuk diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menjalankan program-program partai di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Akmarawita mengungkapkan bahwa setelah Muslur selesai, DPD Partai Golkar Kota Surabaya berencana menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda)yang akan melibatkan seluruh pengurus PK maupun PL.
Raker tersebut akan menjadi forum penyusunan strategi organisasi sekaligus penguatan kapasitas kader dalam menjalankan program-program partai.
"Kami berharap Raker bisa dilaksanakan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada 20 Oktober nanti. Namun tentu tetap menyesuaikan arahan dari DPD Provinsi. Yang paling penting, melalui Raker nanti kita memiliki satu visi dan satu langkah dalam menjalankan program kerja di kecamatan maupun kelurahan," jelasnya.
Ia menekankan bahwa setiap program yang dijalankan kader harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat diukur hasilnya. Program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus mampu meningkatkan kedekatan Partai Golkar dengan masyarakat Surabaya.
Menurut Akmarawita, seluruh kader harus mulai membangun pola kerja yang berorientasi pada hasil (outcome), sehingga setiap kegiatan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar.
Baca juga: DPD Partai Golkar Surabaya Tebar 1.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat
"Program kerja harus terukur. Kita harus bisa mengukur apakah kegiatan yang dilakukan mampu menambah simpati masyarakat, memperluas dukungan, dan pada akhirnya meningkatkan suara Partai Golkar. Itu yang akan kita bahas dalam Raker nanti," tegasnya.
Selain penguatan program, Akmarawita juga menyoroti pentingnya publikasi kegiatan partai. Ia meminta seluruh pengurus PK maupun PL aktif mendokumentasikan setiap aktivitas dan menyebarluaskannya melalui berbagai media.
Menurutnya, keberhasilan kader di lapangan harus diketahui masyarakat agar citra positif partai semakin kuat.
"Kami berharap setiap bulan selalu ada informasi kegiatan dari kelurahan maupun kecamatan yang dipublikasikan melalui media online, media sosial, maupun media cetak. Aktivitas kader harus terlihat sehingga masyarakat mengetahui bahwa Partai Golkar benar-benar hadir dan bekerja untuk warga," katanya.
Strategi komunikasi tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mendekatkan partai dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan warga Kota Surabaya yang menjadi sasaran utama program-program kerakyatan Golkar.
Baca juga: Sudarti Resmi Terpilih Pimpin PK Partai Golkar Sukomanunggal Periode 2026–2031
Menutup sambutannya, Akmarawita berharap Musyawarah Kelurahan XI yang melibatkan enam kecamatan dan 32 kelurahan tersebut mampu menghasilkan kepengurusan yang solid, kompak, dan siap menjalankan amanah organisasi.
Ia mengajak seluruh kader menjaga semangat kebersamaan serta terus mengamalkan nilai-nilai perjuangan Partai Golkar melalui "Ikrar Satria Garuda"sebagai pedoman dalam menjalankan tugas organisasi.
"Dengan semangat persatuan dan kekompakan, saya berharap seluruh Pengurus Kelurahan yang terbentuk nantinya mampu menjadi kekuatan utama Partai Golkar di tingkat akar rumput. Mari kita bersama-sama mengambil hati arek-arek Suroboyo melalui kerja nyata, program yang bermanfaat, dan konsolidasi yang semakin solid," pungkasnya.
Musyawarah Kelurahan XI menjadi bukti komitmen DPD Partai Golkar Kota Surabaya dalam memperkuat struktur organisasi hingga level terbawah. Dengan konsolidasi yang matang, partai optimistis mampu membangun mesin organisasi yang lebih solid sekaligus meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat Kota Surabaya.(Red)
Editor : Redaksi