abadinews.id, Surabaya – Provinsi Jawa Timur resmi mengirimkan dua atlet panjat tebing terbaik untuk berlaga pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat nasional yang akan digelar pada September 2026. Mereka adalah Ganendra Giri dari SMAN 4 Blitar dan Chantiqa Athaillah Putri Yuanita dari SMAN 8 Surabaya yang sukses lolos setelah melewati seleksi tingkat provinsi.
Baca juga: Libur Sekolah Bukan Libur Belajar, Kadindik Jatim Minta Guru Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi
Seleksi berlangsung selama dua hari, 24–25 Juni 2026, di Wall Climbing Dispora Jawa Timur, Lapangan Jatim Seger. Para peserta bersaing pada dua nomor yang dipertandingkan, yakni speed dan lead, untuk memperebutkan tiket mewakili Jawa Timur di ajang nasional.
Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur sekaligus Event Delegate O2SN tingkat provinsi, Fatah Raditya, menjelaskan bahwa penentuan atlet dilakukan berdasarkan akumulasi poin dari dua nomor yang diperlombakan.
Pada kategori putri,Chantiqa Athaillah Putri Yuanita tampil sangat dominan. Siswi SMAN 8 Surabaya itu berhasil menjadi juara pertama pada nomor lead maupun speed, sehingga mengoleksi poin tertinggi dan memastikan diri menjadi wakil Jawa Timur.
"Chantiqa berhasil mengumpulkan poin tertinggi setelah menjadi juara pertama untuk kategori lead maupun speed. Otomatis dia yang berhak mewakili Jawa Timur," ujar Fatah, Jumat (26/6/2026).
Persaingan lebih ketat terjadi di kategori putra. Ganendra Giri menempati peringkat pertama pada nomor Lead dan finis di posisi ketiga pada nomor speed. Hasil tersebut membuat poinnya sama dengan Aleandra Putra Asmoro dari SMAN 16 Surabaya yang justru menjadi juara nomor speed dan menempati peringkat ketiga pada nomor Lead.
Dengan perolehan poin yang identik, panitia seleksi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan pembahasan untuk menentukan wakil yang paling layak diberangkatkan ke tingkat nasional.
Baca juga: Bantuan “Magic Hand” dari Jepang Perkuat Pendidikan Inklusif di Lima SLB Surabaya
"Berdasarkan diskusi panitia seleksi dan Dinas Pendidikan Jawa Timur, kami memutuskan Giri yang berhak melaju ke O2SN tingkat nasional," kata Fatah.
Keputusan tersebut juga mempertimbangkan pengalaman bertanding yang dimiliki Ganendra Giri. Atlet asal Blitar itu dinilai memiliki jam terbang lebih tinggi karena telah beberapa kali tampil pada berbagai kejuaraan panjat tebing tingkat nasional. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih berat di O2SN 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi. Menurutnya, O2SN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan pengembangan potensi siswa di bidang olahraga.
Baca juga: Khofifah dan Aries Agung Paewai Tinjau Kesiapan Layanan SPMB di Surabaya
Aries berharap dua atlet yang terpilih dapat memanfaatkan waktu persiapan dengan maksimal agar tampil dalam kondisi terbaik saat mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.
"Kami berharap Ganendra Giri dan Chantiqa Athaillah Putri Yuanita mampu menjaga semangat latihan, disiplin, dan mental bertanding sehingga dapat mengharumkan nama Jawa Timur di ajang O2SN tingkat nasional. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan akan terus mendukung pembinaan atlet pelajar agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Keberhasilan mengirimkan dua atlet terbaik ini menjadi bukti komitmen Jawa Timur dalam membina olahraga pelajar secara berkelanjutan. Melalui sinergi antara Dinas Pendidikan, FPTI Jawa Timur, sekolah, pelatih, dan orang tua, diharapkan lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu menjadi kebanggaan daerah sekaligus mengharumkan nama Indonesia di masa depan.(Red)
Editor : Redaksi