Lia Istifhama: Lindungi Generasi Bangsa, Perangi Narkoba dengan Sinergi dan Kepedulian Bersama

Reporter : Dani

abadinews.id, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2026, Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Menurutnya, peringatan Hari Anti Narkoba Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mempertegas tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman narkoba.

 

Baca juga: Ning Lia: Konektivitas Jalan Buka Peluang Madura Menjadi Motor Ekonomi Baru Jawa Timur

Lia Istifhama menegaskan bahwa bahaya narkoba tidak hanya menghancurkan kesehatan fisik dan mental penggunanya, tetapi juga merusak masa depan keluarga, lingkungan, hingga bangsa. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan memberikan pendidikan moral kepada anak-anak sejak dini.

 

"Hari Anti Narkoba Internasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga generasi dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama. Mari saling mengingatkan, saling menjaga, dan membangun lingkungan yang sehat agar anak-anak kita tumbuh dengan harapan, prestasi, dan masa depan yang gemilang," ujar Lia.Jumat(26/6/26)

 

Menurut Senator asal Jawa Timur Akrab di panggil Ning Lia tersebut menggatakan tantangan penyalahgunaan narkoba saat ini semakin kompleks. Peredaran narkotika telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan generasi muda. Karena itu, dibutuhkan langkah nyata melalui edukasi yang berkelanjutan, penguatan nilai-nilai keluarga, serta peningkatan kepedulian sosial agar masyarakat mampu mengenali dan mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.

 

Lia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan aparat penegak hukum, lembaga pemasyarakatan, dunia pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta partisipasi aktif seluruh warga.

Baca juga: Ketua Baru GP Ansor Terpilih, Ning Lia Tekankan Penguatan Peran Pemuda dan Keutuhan NKRI

 

"Sinergi antara pemerintah, aparat, lembaga pemasyarakatan, keluarga, dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkoba. Semua memiliki peran sesuai kapasitasnya masing-masing. Jika kita bergerak bersama, maka upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba akan semakin efektif," tegasnya.

 

Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan prestasi sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik, bukan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang hanya membawa kehancuran. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.

Baca juga: Bangga Pakai Produk UMKM, Senator Lia Istifhama Promosikan Batik Ngejreng Asli Sidoarjo

 

Melalui peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2026, Lia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman narkoba. Ia mengingatkan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh bangsa.

 

"Lindungi keluarga, sayangi diri sendiri, bangun lingkungan yang sehat, dan jauhi narkoba. Hidup sehat tanpa narkoba adalah investasi terbaik untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih hebat. Mari katakan bersama, "Say No to Drugs"," pungkas Lia Istifhama.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru